WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 84 : Mantan vs Pacar


__ADS_3

"mil, kenapa lo berhenti? ayo jalan. " ucap afifah saat mila mendadak berhenti disamping lorong.


"hussttt... jangan berisik!!. " ucap mila sambil berbisik.


"ada apaan sih? kenapa lo ngomongnya bisik bisik?." tanya afifah yang ikut berbicara dengan nada berbisik.


"noh lihat, ada yang lagi berantem." ucap mila sambil menunjuk kearah dua gadis yang berada ditaman belakang sekolah tampak sedang adu mulut bahkan juga berkelahi.


terlihat sesekali mereka saling tampar dan saling jambak dan mereka juga berteriak.


"wih, gilaa ampe rontok gitu rambutnya. " ucap afifah saat melihat gadis itu menjambak gadis didepannya dengan sangat ganas.


"kita samperin yuk, gue kepo nih mereka sedang ngrebutin apa sih? sekalian gue mau video in mereka, barang kali jadi viral. hahahaha... " ucap mila sambil tertawa.


"pindah profesi lo!!." cebik afifah.


"maksut nya?. " bingung mila yang tidak mengerti perkataan afifah.


"ya elo sekarang udah nggak jadi playgirl lagi tapi pindah profesi jadi tukang gosip. " ucap afifah.


"ya nggak gitu juga kale." ucap mila.


"lo mau ikut gue kesana atau balik ke kelas?." tanya mila.


"balik kelas aja, ngapain juga gue lihat mereka berantem nggak penting banget!! buang waktu aja. " jawab afifah lalu berbalik dan pergi menuju kelas sambil membawa 2 gelas minuman yang ia pesan dikantin tadi.


sedangkan mila dirinya sedang berjalan memghampiri dua gadis yang sedang berantem tersebut.


setelah sampai disana mila langung mengambil ponselnya lalu memvidio mereka saat mereka adu jambak dan adu mulut.


"Ah, kurang keras lo namparnya."


"jangan banyak omong langsung pukul aja. "


"nah nah, bagus tuh bagus, jambak aja jangan kasih kendor. "


"wihh.. bisa bela diri juga ni bocah."


"jangan mau kalah sama dia, hajar aja mukanya sampe babak belur. "


"lah lo salah, harusnya lo tendang perutnya bukan tendang kakinya. "


begitulah celotehan mila saat dirinya memvidio sambil mengompori dua gadis itu.


setelah cukup lama mila memvidio mereka akhirnya dirinya mematikan ponselnya lalu berjalan mendekat kearah dua gadis tersebut.


"Woyy!! lo berdua berhenti!! nggak capek apa lo dari tadi baku hantam mulu hampir sejam tau!!." ucap Mila sambil mencoba memisah mereka berdua.


"Dia duluan yang mulai. " ucap gadis 1


"enak aja, lo kali yang mulai!! dateng dateng main tampar orang sembarangan. " ucap gadis 2


"elo kali yang mulai duluan!! dasar pelakor." ucap gadis 1


"eh, jaga mulut lo ya!! gue bukan pelakor!! ngertii!!. " ucap gadis 2


"kalo gitu kenapa lo pacaran sama cowok gue!!. " ucap gadis 1


"apa cowok lo? mantan cowok kali, inget ya sekarang dia udah jadi pacar gue jadi lo jangan ganggu dia lagi." ucap gadis 2


"heh! gue sama dia putus juga gara gara lo." ucap gadis 1


"kenapa gue? orang dia duluan kok yang deketin gue jadi bukan salah gue dong." ucap gadis 2.


"eghtt... dasar cewek murahan, sukanya gangguin pacar orang. nggak tau malu, udah jelas dia yang salah eh malah balik nyalahin orang lagi. " ucap gadis 1 yang kembali mulai emosi.


"jaga mulut lo ya!! yang ada itu elo yang murahan, inget lo itu mantan dan gue pacar." ucap gadis 2 yang mulai ngegas.


mila yang sedari tadi hanya jadi penonton dan pendengar menjadi pusing sendiri.


"STOP!!." teriak mila saat dua gadis tersebut akan kembali berkelahi.

__ADS_1


seketika dua gadis itu menoleh kearah mila.


"sebenarnya apa sih masalah lo berdua? kenapa sampai lo berdua ribut kayak gini. gue pusing tau nggak dengerin teriakan lo pada." tanya mila.


"dia rebut cowok gue. " ucap gadis 1


"dia gangguin cowok gue. " ucap gadis 2


mereka berbicara hampir barengan.


"yaelah.. cuman gara gara cowok lo berdua berantem!! ck ck ck.. buang buang waktu tau nggak!!." ucap mila.


"tapi dia sangat berharga bagi gue dan gue nggak rela jika dia pacaran sama ni anak karna gue masih sayang. " ucap gadis 1.


"dan gue nggak akan biarin dia ngambil cowo gue. " ucap gadis 2.


"emang siapa sih cowok yang lo rebutin? seganteng apa dia sampe lo rela berantem kayak gini?." tanya mila penasaran.


"siapa namanya?." lanjut mila


"Diki." jawab dua gadis itu serempak.


*apa diki? jangan jangan diki yang dia maksut itu si playboy cap kadal itu* batin mila


"bentar bentar, diki yang lo maksut itu diki temen sekelas gue?. " tanya mila dan dijawab anggukan kepala oleh dua gadis itu.


"astaga. cowok kayak gitu lo rebutin." ucap heran mila. dua gadis itu hanya mengiyakan.


"ya ampun, gue nggak habis pikir sama lo pada, bisa bisanya berantem hanya karna ngrebutin cowok kayak dia. eh, gue bilangin ya, diki itu cowok playboy jadi lo berdua nggak usah berantem lagi, buang² waktu tau nggak lo, lagian belum tentu diki cinta sama lo, mungkin aja dia punya cewek lain kan lo berdua tau sendiri diki itu palyboy." ucap mila panjang lebar.


dua gadis Itu bukanya berhenti mereka malah kembali adu mulut dan tak menghiraukan ucapan mila barusan.


akhirnya mila memutuskan kembali ke kelas.


****


"lah, kok lo sendiri? mila mana?." tanya iza saat melihat afifah masuk ke kelas sendirian.


"orang berantem? siapa?." tanya iza.


"nggak kenal gue, orangnya nggak populer disekolah ini." jawab afifah.


"wolf, nih gue beliin es jeruk. " ucap Afifah sambil menyodorkan minuman kearah alex.


"thank, kembaliannya mana?." ucap alex.


"nggak ada. " ucap afifah.


"nggak ada gimana sih, bohong kan lo, mana ada es jeruk harganya 300 ribu." ucap alex.


"hehehehe...kembaliannya buat gue ya, ongkir . jalan dari kelas sampai kantin itu kan juga butuh tenaga. " ucap afifah sambil menunjukan uang kembalian didepan alex lalu ia masukan lagi kedalam saku celana jeans hitamnya saat alex ingin mengambilnya.


"weh buset!! dah gila lo!! es jeruknya aja harganya cuman 5000 eh ongkirnya 295.000. itu ongkir apa meres orang. balikin sini." ucap alex sambil mencoba mengambil lagi uang kembaliannya.


"iss.. perhitungan banget sih lo sama gue, inget kata mommy suami itu nggak boleh perhitungan sama istri. " ucap afifah yang berusaha menghindar


"bukan perhitungan, tapi duwit cash gue tinggal itu aja buat beli bensin nanti pulang sekolah, lagian duwit bulanan lo barusan udah gue transfer." ucap alex.


"halah alesan, coba sini liat dompet lo. " ucap afifah.


alexpun mengambil dompetnya lalu memberikannya kepada Afifah.


"kosong. " ucap afifah saat melihat isi dompet alex.


"nggak bohong kan gue, dibilangin kagak percaya sih. Ngeyel mulu. buruan sini uang kembaliannya balikin. " ucap alex.


dengan kesal afifah pun memberikan uang kembaliannya kepada alex dengan kasar.


"nih, makan tu duwit. " ucap afifah lalu pergi menghampiri iza.


"dasar cewe matre. udah dikasih uang bulanan 15 juta eh masih aja kurang, gimana kalo gue kasih 2 juta perbulan pasti udah mencak mencak nggak karuan, apalagi kalo gue nggak kerja dan nggak ngasih dia duwit duh pasti udah jingkrak gulung dilapangan." gumam alex.

__ADS_1


tiba tiba mila datang dengan wajah yang ditekuk karna ia masih kesal dengan dua gadis yang berantem tadi.


"napa tu muka, dateng dateng bawa hawa negatif aja. " cibir mike saat melihat mila.


"gue lagi kesel tau nggak. " ucap mila.


"kesel? kesel kenapa?." tanya mike.


"Tuh gara gara cewe nya si diki yang lagi berantem ditaman belakang." ucap mila yang sengaja mengeraskan omongannya agar diki dengar.


benar saja setelah mila berkata seperti itu diki yang kala itu lagi rebahan langsung bangun.


"Yang bener lo? cewe gue lagi berantem?." tanya diki.


"yaiyalah, ngapain juga gue bohong. " jawab mila.


dengan gerakan cepat diki langsung berlari menuju halaman belakang.


"asikk.. makin seru ni kayaknya kalo diki ikutan, bisa jadi berita hot ni disekolah. gue ikutin aja deh. " ucap mila yang langsung berubah ceria. padahal belun ada 10 menit dia kesel. dasar mila.


"Tunggu, gue juga mau ikut!!." teriak mila.


"kayanya tu anak bener bener udah ganti profesi jadi biang gosip deh. " ucap afifah.


"bagus dong kalo gitu. " ucap iza.


"kok bagus?." tanya afifah.


"yaiya bagus kalo dia jadi tukang gosip daripada jadi playgirl. gue kadang suka kasian sama cowo yang dipermainkan sama mila tapi apa daya orang mila aja kalo dinasehatin nggak mau dengerin malahan dia semakin menjadi jadi. " ucap iza.


"bener juga kata lo, kalo tu bocah jadi tukang gosip palingan cuma kena semprot amarah siswa satu sekolah daripada suatu saat nanti dia kena karma karna suka mainin hati cowo. " ucap Afifah.


"nggak kebayang gue kalo semua cowo yang mila sakitin nyumpahin tu anak, hihh.. amit amit dah. " ucap iza.


tak lama setelah itu terdengar bunyi nontifikasi pesan masuk diponsel semua siswa.


saat dibuka ternyata pesan tersebut dari grub satu sekolah yang meliputi semua anak kelas X - XII. isinya tentang sebuah video yang menampilkan dua orang gadis yang sedang berantem dan ditengah mereka ada satu anak cowo.


ditulis dengan caption


•'MANTAN VS PACAR`•


"aduh..nggak kebayang gue rasanya kek gimana. " ucap aska saat melihat diki yang ditampar oleh dua gadis teesebut.


"kasian amat hidup lo dik, lagian lo main api segala sih. " ucap alex.


"wkwkwwk.. auto bonyok tu muka. " ucap afifah.


"sukurin emang enak." ucap iza.


dan masih banyak lagi hujatan semua siswa saat melihat video tersebut.


.


.


...jgn lupa tinggalkan jejak ya man teman 🤗...


...LIKE.. 👍👍...


...KOMEN.. 💬💬...


...RATE BINTANG LIMA.. ⭐⭐...


...karna itu sangat berharga bagi Author💙...


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2