WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 74 : Rindu


__ADS_3

alex baru saja pulang meeting dari restoran bersama sekertaris daddy nya. lalu ia langsung bergegas masuk kamar untuk mandi. setelah selesai mandi alex duduk diatas ranjang sambil memainkan ponselnya.


Ting


terdapat notif pesan dari aska saat alex baru saja mengaktifkan ponselnya setelah ia matikan daya beberapa saat lalu.


💬 Aska : [ 🖼 ]


💬 Aska : [ Bini lo ngambek nih ]


"foto apaan ini. " ucap alex saat melihat isi chatnya dengan aska.


alex pun memencet gambar tersebut dan berisi sebuah foto seorang gadis yang sedang berdiri menunduk sambil memanyunkan bibirnya dengan bersedekap dada.



"inikan afifah? kenapa dia? kok cemberut gitu mukanya. " ucap alex saat melihat kiriman foto dari aska. lalu dia membaca pesan tulisan yang ada dibawah foto tersebut.


"oh ngambek!!." ucapnya setelah melihat pesan yang ada dibawah poto itu.


"kalo diperhatiin selain cantik ternyata afifah manis dan imut juga, ih.. jadi gemes gue sama dia!! mukanya baby face banget dan nggak ngebosenin kalo dipandang malah bikin kecanduan." puji alex saat memperhatikan muka afifah.


"kira kira tu cewek lagi ngapain ya?." ucap alex.


lalu dia berniat untuk menghubungi Afifah namun ia urungkan karna melihat jam sudah menunjukkan pukul 23.15 wib. sesaat kemudian saat alex hendak mematikan ponselnya tiba tiba terdapat sebuah notif jika Afifah sedang online.


tanpa menunggu lama alex langsung menghubungi afifah menggunakan via video call.


****


diki, aska, mila, afifah, dan iza tampak keluar dari salah satu ruangan dilantai bawah. mereka baru saja menonton sebuah film dibioskop mini yang ada didalam rumah pribadi afifah dan alex.


didalam rumah pribadi Afifah dan alex memang terdapat banyak ruangan diantaranya 4 kamar dilantai bawah, 1 ruangan untuk bioskop mini, 1 ruangan untuk ruang gym, 1 ruangan untuk ruang karaoke, 2 ruangan untuk ruang kerja afifah dan alex, dan 5 kamar dilantai atas.


bisa dibilang itu bukan sebuah rumah melainkan seperti sebuah mansion mini.


"lo berdua tidur dikamar yang ada disebelah ruang gym dan kita bertiga tidur dikamar ini. " ucap afifah pada para sahabatnya itu.


aska dan diki pun langsung bergegas pergi menuju kamar yang sudah afifah tunjukan.


disusul mila, iza, dan Afifah yang juga masuk kedalam kamar.


"gue ditengah ya. " ucap mila yang sudah terlebih dahulu merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


"terserah lo. " ucap iza yang juga ikut naik ke atas ranjang.


"gue ke balkon bentar ya." pamit afifah pada mila dan iza.


setelah sampai dibalkon afifah lalu duduk diatas sofa berukuran sedang. kemudian ia membuka ponselnya untuk mengecek apakah ada pesan dari alex atau tidak.


belum sempat afifah mengecek tiba tiba terdengar bunyi telpon via video call dari ponselnya dan tertera nama


'Serigala Hutan_🐺'.


"baru juga mau ngecek, eh udah nelpon duluan. " ucap afifah sambil memencet tombol hijau yang ada dilayar ponselnya.


"ngapain lo tengah malem nelpon orang, kurang kerjaan banget." ucap Afifah setelah panggilan video call tersebut tersambung dan menampilkan wajah alex dari balik ponselnya itu.


"nggak papa, gue cuman rindu sama lo makanya gue telpon. " ucap alex sambil tertawa karna melihat pipi afifah yang semula putih berubah menjadi merah.


*duh, ni jantung kenapa pake deg degan segala sih* batin afifah

__ADS_1


"apaan sih lo!! nggak usah sok romantis deh, pake gombal segala lagi." balas afifah sambil membuang mukanya ke arah samping.


"muka lo kenapa tu? kok merah?. " goda alex yang masih tertawa.


"mana? nggak kok! muka gue biasa aja. " bantah Afifah sambil menjauhkan layar ponsel dari mukanya.


"biasa aja tapi kok merah kayak udang yang lagi direbus aja!! hahahahaa... " alex sudah tidak dapat menyembunyikan tawanya saat melihat ekspresi afifah ketika dia menggodanya.


"sialan!! untung lo jauh sama gue, kalo lo ada disini udah gue gulung lo pake selimut lalu gue iket dipagar balkon." ucap Afifah


"dih, emang lo berani ngiket gue?. " tanya alex.


*nggak sih sebenarnya, tapi bersikap sok berani nggak papa lah biar tu cowok nggak semakin kepedean* batin afifah


"siapa bilang gue takut!! gue berani kok. " ujar afifah dengan gaya sok belagu.


sebenarnya afifah itu takut sama alex karna alex itu galak, dia selalu menghukum dan menyuruh afifah. maka dari itu afifah takut sama alex tapi dia bersikap sok berani agar alex tidak makin seenaknya aja dan agar dia tidak mengetahui kalo dirinya takut padanya.


tapi kalo dipikir pikir, gimana alex nggak sering marahin afifah orang afifahnya aja nakal dan suka buat ulah. terus kalo dibilangin suka ngebantah dan hal itu yang membuat alex emosi.


"kenapa belom tidur?." tanya alex dari seberang video call tersebut.


"lo juga kenapa belom tidur?." tanya balik afifah.


"ditanya malah balik tanya. " ucap alex


"gue sama temen² baru aja selesai nonton film diruang bioskop, lah kalo lo sendiri kenapa belom tidur?. " tanya afifah


"gue habis pulang meeting sama sekertaris daddy." jawab alex


"hah! malam malam gini baru pulang!!." ucap kaget afifah


"hmmm.. tadi meeting sama dua perusahaan makanya sampai larut malam. " ucap alex


"udah. " jawab alex singkat.


mereka pun mengobrol sampai jam menunjukkan pukul 00.13 wib. tiba tiba Afifah merasa merinding.


"kenapa lo?." tanya alex yang melihat afifah seperti sedang gelisah.


"kok gue tiba tiba merinding ya. " jawab afifah


"perasaan lo aja kali." ucap alex mencoba menenangkan afifah.


"mungkin aja. " balas afifah


saat hendak bicara tiba tiba alex melihat seseorang yang tengah berdiri disamping kiri afifah.


"AKHHH!!! HANTU!!. " teriak alex lalu ia menyembunyikan kepalanya didalam selimut.


"woii!! jangan nakut nakutin gue lo!!. " ucap afifah yang semakin merinding setelah alex berteriak.


"di be-belakang lo ada ha-hantu." ucap alex dibalik selimut.


afifah mendengar kata hantu pun spontan langsung melihat ke arah samping kanan.


"mana? nggak ada kok? lo jangan bohongin gue dong!! gue beneran merinding nih. " ucap afifah


"gue nggak bohongin lo!! hantunya ada disebelah kiri lo bukan sebelah kanan. " ucap alex yang masih menutupi tubuhnya dengan selimut.


dengan jantung yang semakin berdebar tidak karuan, Afifah pun memberanikan dirinya menengok ke arah samping dan benar saja disampingnya ada sosok seorang wanita dengan rambut panjang terurai sedang melotot kearahnya.

__ADS_1


"AAAA... SETANN!!. " teriak afifah lalu dia melemparkan ponselnya kesembarang arah. lalu dia berlari masuk kedalam kamar.


Bruk


afifah menabrak pintu balkon saat hendak masuk kedalam, sehingga dia jatuh kebelakang.


"hahahahhahaha." terdengar orang yang sedang tertawa setelah afifah jatuh.


"suara itu!!." gumam Afifah lalu dia melihat hantu yang berdiri disampingnya tadi dan ternyata itu adalah iza dan mila yang sedang memakai topeng yang mereka ambil dari dalam kamar afifah.


"Kalian ngerjain gue!!. " pekik afifah setelah ia berdiri.


"eh, jangan marah dong, ini tu idenya iza. " ucap mila saat melihat afifah berjalan mendekat ke arahnya.


"ya sorry, lagian lo itu bukanya tidur malah main HP dipojokan!! lagi liatin apa sih lo? khusuk banget kayaknya?." tanya iza


"nih, gue lagi video call sama suami gue. " jawab afifah sambil mengarahkan kamera ponselnya ke arah mila dan iza.


"ngapain lo ngumpet dibalik selimu." ucap iza yang melihat gundukan sebuah selimut dari balik layar ponsel.


"ya ini gara gara lo, gue takut tadi makanya gue ngumpet didalam selimut. " ucap alex seraya membuka selimutnya sehingga nampaklah wajah alex.


"woi tidur woi tidur!! udah malem nih, berduaan mulu!!. " seru mila saat melihat wajah alex dari layar ponsel.


"biarin, sirik aja jadi orang, makannya cari pacar sono, jomblo mulu. " ucap alex yang membalas perkataan mila.


"gue single bukan jomblo. " balas mila


"serah lo deh. " ucap alex


"buruan pergi, gangu momen orang lagi kangen kangenan aja lo. " ucap afifah pada mila dan iza.


"dih, kita diusir. " ucap iza


"memang iya, udah buruan pergi, gue mau berduaan sama suami gue doang. " ucap afifah sambil mendorong kedua tubuh mila dan iza.


setelah mila dan iza pergi afifah lalu kembali menatap layar ponselnya.


"kenapa senyum²!! gila ya lo?. " ucap Afifah yang melihat alex tersenyum lebar ke arahnya.


"enak aja, gue masih waras!! gue cuman seneng aja. " ucap alex


"seneng kenapa?." tanya afifah


"karna ternyata lo juga kangen sama gue, makanya gue seneng." ucap alex dan membuat afifah salah tingkah.


*****!! gue lupa lagi kalo tadi video callnya masih nyambung, aaa.. gue malu* batin afifah


"nggak, jangan kepedean lo. " elak afifah


"gue nggak kepedean kok, orang tadi gue denger sendiri." ucap alex.


"tau ah, males gue!! bye~." ucap afifah lalu dia menghakhiri panggilan videonya secara sepihak. lalu pergi kedalam kamar dan tidur disamping mila.


.


.


.


jgn lupa tinggalkan jejak ya man teman🤗

__ADS_1


.


.


__ADS_2