
"Mo-mommy sejak kapan ada disini?" ucap Alex terbata bata dengan mata melotot dan wajah tak kalah kagetnya.
Sedangkan Afifah, dia hanya bisa diam sambil merapikan pakaiannya. Rasanya sangat malu sekali melihat Mommnya memergoki mereka tengah bercumbu.
*Akhhh sialan, kenapa lagi lagi harus ketahuan sih. Kemarin anak anak lihat kissmark di leher gue sekarang giliran Mommy. Kalo begini gue harus apa, rasanya bener bener pengen ilang dari sini. Huwaa.. gue malu sama mommy, tadi dia lihat gue sama Alex ya ampun* batin Afifah menjerit dengan pipi memerah.
Tak jauh beda dengan Afifah, Alex pun juga tampak malu. Bahkan kini pipinya ikut memerah seperti kepiting rebus.
Tidak pernah sekalipun mereka duga jika Mommnya akan datang secara tiba tiba di tengah kegiatannya.
"Aduh maaf maaf sepertinya Mommy datang di waktu yang tidak tepat ya, kalo gitu Mommy pergi dulu ya mau nyamperin Daddy di depan. Kalian selesaikan saja kegiatan tadi" ucap panik Mommy Alex yang langsung bergegas pergi.
Sepeninggal Mommy, baik Alex maupun Afifah keduanya masih tetap berdiri mematung. Rasa kaget, syok, dan gugup dengan kejadin barusan membuat dua orang itu tak mampu berkata kata.
Sampai akhirnya Afifah yang tersadar lebih dulu langsung memukul keras pundak suaminya membuat Alex seketika berjingkat kaget.
Plak!
"Akhhtt.." jerit spontan Alex sambil memegangi dadanya.
"Dasar resek! semua ini gara gara elo, lihat kan akibat ulah lo Mommy jadi lihat kita. Dia memergoki kita dalam keadaan seperti ini, gue malu bego! gue malu. Mau di taro mana muka gue nanti hah!" seru Afifah sambil memukul mukul tubuh suaminya membuat si empu mengaduh sakit.
__ADS_1
"Aduh.. sakit Pai sakit, jangan lo pukul ya ampun. Nanti kalo tulang gue hancur gimana kalo terus lo gebukin" teriak Alex seraya berusaha menghindari serangan demi serangan dari istrinya.
"Ya bagus biar sekalian nggak bisa bangun, suruh siapa lo bikin gue malu hah!" jawab Afifah yang makin memperkeras pukulannya.
"Ya jangan dong, nanti gue nggak bisa lagi dong bikin lo puas. Emangnya lo mau seumur hidup nggak terpenuhi batin lo karena gue nggak bisa bangun hm?" ucap Alex sambil mengangkat dagu membuat Afifah semakin kesal.
"ALEX SAPUTRA!! GUE SERIUS GOBLOK, NGGAK USAH BECANDA" teriak Afifah dengan nafas memburu.
"Iya iya maaf, gue juga nggak tau tadi kalo Mommy bakal dateng" balas Alex.
"Terus ini gimana jadinya?" tanya Afifah dengan wajah bingung dan gugup.
"Yaa mau nggak mau kita harus tetap menemuinya lah" jawab Alex.
"Apalagi gue, tapi mau bagaimana lagi Pai. Mommy sama Daddy ada di depan, masa iya kita sembunyi. Nggak sopan itu namanya" ucap Alex.
Afifah langsung menunduk dan menghela nafas panjang. Melihat wajah istrinya yang tampak gelisah, Alex pun kemudian berjalan mendekat dan memeluk tubuh mungil itu dari samping.
"Udah nggak usah di pikirin, gue yakin kok Mommy nggak bakal ungkit apalagi bahas masalah tadi" bisik Alex berusaha menenangkan istrinya.
"Gue tau Wolf Mommy nggak bakal bahas soal ini cuman gue beneran takut aja. Tadi Mommy melihat semuanya, di-dia dia melihat kita, gue nggak tau harus ngapain nanti di depannya. Untuk pertama kalinya ini adalah kejadian memalukan yang ada di hidup gue, rasanya benar benar ingin menghilang dari sini. Sumpah demi apa gue malu banget" balas Afifah di dalam pelukan.
__ADS_1
"Jangan khawatir, kita hadapi sama sama oke. Ada gue yang akan selalu ada di samping lo, percaya deh semua bakal baik baik aja" ucap Alex.
Afifah mengangguk. Alex kemudian sedikit merenggangkan pelukan mereka lalu tangannya bergerak memegang kedua pipi Afifah yang berdiri menghadap dirinya.
"Sekarang kita kesana ya, nggak enak juga kalo terlalu lama biarin Mommy sama Daddy nunggu kita" ucap Alex sambil menatap dalam mata Afifah.
"Iya"
"Ingat jangan gugup apalagi cemas, bersikaplah biasa aja oke"
"Hmm, akan gue usahain" jawab Afifah.
"Eh tapi gue ganti baju dulu ya. Lihat nih gue hanya memakai crop top, masa iya gue kesana dengan pakaian kayak gini" lanjut Afifah.
"Kagak usah, pakai hoodie gue aja. Kalo lo balik ke kamar nanti malah tambah lama, nih pakai. Ukurannya juga nggak terlalu oversize di badan lo" tolak Alex sembari memberikan hoodie miliknya yang ada di sana.
"Yaudah deh, makasih ya Wolf" jawab Afifah sambil memakai hoodie tersebut.
"Hmm sama sama, udahkan? sekarang ayo jalan" balas Alex dan di iyakan oleh Afifah.
___________________________________
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak.
Like komen vote gitu💙