WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 13 : Hari Pernikahan


__ADS_3

hari ini adalah hari pernikahan alex dan afifah, pernikahan ini dilaksanakan dengan sederhana dan dihadiri oleh kedua keluarga dan kerabat dekat, karna mengingat status calon pengantin masih berstatus seorang pelajar.


disebuah kamar yang bernuansa warna merah ada seorang gadis yang sedang duduk dipinggir jendela sambil melamun.


Ceklek


pintu kamar dibuka oleh seseorang,


"fah, kok belom mandi sekarang udah jam tujuh, kan acaranya jam sepuluh."ucap mama afifah


"afifah nggak mau nikah. " tegas afifah


"nggak ada penolakan, Sekarang kamu buruan mandi. " ucap mama afifah sambil mendorong tubuh afifah kedalam kamar mandi


30 menit kemudian


afifah keluar dari kamar mandi dengan wajah yang cemberut


lalu afifah duduk dipinggir tempat tidur sambil mendengar lagu dari ponsel nya


tepat pukul setengah sembilan, mama afifah masuk dengan seorang perias.


afifah yang saat itu masih menggunakan jubah mandi dan tenggah rebahan sambil memainkan ponsel pun terkejut saat malihat mamanya dan seorang perias masuk kedalam kamarnya


"Ya allah, ni anak dibilangin suruh bersiap malah rebahan nggak jelas." ucap mama afifah sambil menjewer telinga afifah


"Ampun ma.. ampun." mohon afifah yang memegangi telinganya yang merah akibat dijewer mamanya


"nih, kamu pakai kebaya ini terus pakai make up. " ucap mama afifah


"ngapain pake baju ginian, orang cuman nikah bohongan. "ucap afifah dan berhasil memdapat jeweran dari mamanya

__ADS_1


"aduh sakit ma, nanti kalo telinga afifah makin panjang dan lebar gimana. " seru afifah


"ya kayak telinga gajah, udah cepetan pakai jangan banyak protes dan nurut saja apa kata mama. " ucap mama afifah lalu pergi dari kamar afifah


pukul setengah sepuluh


keluarga alex tiba dirumah afifah, lalu mereka duduk dikeruang tamu sambil menunggu acara ijab kabul dibacakan


alex disuruh menunggu dikamar tamu yang ada disamping kamar afifah, ia disana tidak sendirian melainkan ada kedua sahabatnya yang menemani


"aduh gue kok jadi deg degan gini ya." ucap alex gelisah


"ya wajar lah, lo kan mau nikah." ucap diki


"ngomong² lo udah hafal belum." ucap aska


"udah gue hafalin dari kemarin sore, sampai² kebawa mimpi tadi malam." ucap Alex


"lo butuh sesuatu nggak buat ntar malem. " tanya diki


"ya itu masak lo nggak tau. " ucap diki


"apaan sih, kalo ngomong tu yang jelas. "ucap alex


"buat malam pertama. " ucap diki


plak dugh


alex memukul tangan dan menendang kaki diki


"otak lo perlu masuk bengkel deh, sempet²nya lo mikirin begituan."ucap aska

__ADS_1


diki pun hanya cengengesan


lalu terdengar suara pintu diketok dari luar


tok tok tok


"masuk aja nggak dikunci. " ucap aska


"maaf den, aden disuruh turun sama nyonya. " ucap seorang pelayan


"iya nanti saya turun, bibi duluan aja. " ucap diki


"baik den, saya permisi dulu. " ucap pelayan dan menutup pintu kamar kembali


"woe bro, ayo turun udah mau mulai tuh. "ujak aska


"deg deg an gue."ucap alex


tanpa bicara diki dan aska langsung menarik tangan alex dan menyeretnya untuk turun keruang tamu


sesampainya disana alex langsung duduk didepan pak penghulu.


pak penghulu kemudian membacakan ikrar ijab qobul dan dijawab alex dengan sangat lantang dan keras sehingga terdengar sampai kekamar Afifah.


dikamar afifah


afifah yang saat itu sudah memakai kebaya warna biru muda pun kaget saat mendengar alex mengucapkan ijab qobul dan diselengi ucapan sah dari para tamu undangan


"et dah, tuh mulut lantang banget ngucap ikrarnya, duh kok gue makin deg degan ya.. aaa gimana ni. " ucap afifah didalam kamar.


.

__ADS_1


jangan lupa LIKE KOMEN nya🤗


jangan cuman baca doang, tanpa meninggalkan jejak💙


__ADS_2