WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 79 : persiapan kejutan ulang tahun


__ADS_3

sejak kemarin alex terus mendiami afifah bahkan dia juga cuek terhadap apa yang afifah lakukan. sebenarnya alex sendiri tidak tega untuk melakukan semua itu, tapi apalah daya dia hanya ingin rencana kejutan ulang tahun afifah berjalan sesuai keinginannya.


seperti sekarang ini saat afifah mencoba mengajaknya berbicara alex malah menutup telinganya dengan Headset bahkan dia juga menggeser duduknya agar tidak berdekatan dengan afifah.


"wolf, lo kenapa sih? dari kemarin lo diemin gue bahkan lo juga cuek sama gue. " ucap afifah namun tak mendapat jawaban dari alex.


"lo masih marah ya soal kemarin malam, kalo gitu sekali lagi gue minta maaf, gue ngaku gue salah maka dari itu gue minta maaf sama lo dan gue bener bener tulus dari hati gue yang paling dalam ingin meminta maaf sama lo. " ucap Afifah.


Alex tetap diam.


"wolf, jangan diemin gue kek gini dong, gue kan udah minta maaf masa lo nggak mau maafin gue." ucap afifah dengan memasang ekspresi sedih.


alex yang sedari tadi hanya diam sambil memandang kearah afifah lama kelamaan jadi merasa tak tega jika harus terus mendiaminya.


*tahan lex tahan, lo nggak boleh luluh sama dia, ingat nanti malam adalah kejutan ulang tahun buat dia jadi lo harus tetap diam dan cuek sama dia suapaya rencana lo berhasil* batin alex menyemangati dirinya sendiri.


afifah terus menerus merengek untuk minta maaf sehingga membuat alex semakin tidak tahan jika terus berdekatan dengan afifah, akhirnya dia memutuskan untuk pergi keluar rumah.


*ck, kalo kayak begini terus yang ada nanti semua rencana akan gagal, mending gue pergi keluar aja deh sekalian cari kado dari pada disini terus* batin alex sambil berdiri lalu pergi dari rumah dengan menaiki mobilnya.


"kayaknya alex bener bener marah sama gue." ucap afifah setelah alex pergi meninggalkannya.


-_-


alex melajukan mobilnya menuju kearah mall karna dirinya ingin mencari kado buat afifah nanti malam.


setelah sampai dimall alex langsung berjalan menuju lantai tiga yang disana terdapat banyak macam toko yang menjual barang barang wanita. seperti baju, sepatu, tas, dll. disana juga terdapat toko yang menjual barang unik dan lucu.


"beli kado apa ya enaknya buat afifah!!." ucap alex setelah dirinya sampai dilantai tiga.


kemudian alex berjalan menyusuri setiap toko untuk melihat kado apa yang cocok dia berikan pada istrinya itu. sekitar hampir satu jam alex berjalan namun dirinya belum juga mendapat kado yang pas untuk afifah.


"hah! capek banget gue, sejam muter muter tapi nggak dapet dapet." gerutu alex sambil mendudukan dirinya dikursi yang ada didepan salah satu toko dimall tersebut.


alex mengedarkan pandangannya dan tak sengaja dirinya melihat sebuah toko yang menjual sebuah cangkir couple yang menurutnya itu sangat lucu dan cocok jika ia jadikan sebagai kado buat afifah.


"nah, kayaknya itu bagus kalo gue jadiin kado, gue yakin pasti afifah bakal suka kalo gue kasih cangkir itu. " ucap alex.


dia berjalan menuju toko tersebut dan membeli cangkir couple itu. setelah itu alex pergi ke toko perhiasan karna dirinya melihat sebuah jam tangan yang pingirnya dikelilingi banyak berlian terpajang disana.


"mbk, saya mau lihat jam tangan itu dong mbk. " ucap alex pada pegawai toko perhiasan tersebut.


"iya mas bentar saya ambilin dulu. " balas pegawai itu sambil tangannya meraih jam itu dan meletakkannya diatas etalase.


"berapa mbk harganya?." tanya alex setelah dirinya melihat jam tangan tersebut.


"harganya lumayan cukup menguras kantong mas karna jam tangan ini merupakan produk terbatas dan hanya tinggal satu ini saja ditoko kami. " ucap pegawai toko itu.


"nggak papa mbk sebutkan aja, berapa pun harganya saya bisa membayarnya. " balas alex.


"harganya sekitar 50 juta rupiah mas. " jawab pegawai itu.


"yaudah mbk jam tangannya saya beli dan ini kartu debit saya dan tolong bungkuskan sekalian ya mbk soalnya itu buat kado istri saya. " ucap alex seraya memberikan kartu debit miliknya kepada pegawai toko itu.


"baik mas. " jawab pegawai itu sambil berlalu pergi untuk membungkus jam tangan tersebut.


setelah membeli kado alex kemudian memutuskan untuk pergi kerumah mommy dan daddy nya karna disana juga ada mama dan papa afifah yang sedang mempersiapkan kejutan ulang tahun afifah.


setelah sampai dirumah mommy daddy nya alex langsung masuk kedalam dan bisa dilihat disana mama sama mommy nya tengah sibuk membuat kue ulang tahun sedangkan papa dan daddy nya tengah sibuk membuat hiasan yang nantinya akan mereka pasang dirumah alex saat afifah sudah tertidur.


"lex, kok kamu kesini?. " tanya papa afifah saat alex ikut duduk bergabung bersama mereka.


"iya pa, soalnya kalo alex dirumah terus nanti yang ada rencana kejutannya jadi gagal." jawab Alex.


"oh gitu, yaudah kalo gitu kamu bantuin papa pasang ini supaya cepat selesai. " ucap papa afifah.

__ADS_1


"iya pa. " jawab singkat alex.


mereka pun sibuk dengan urusan mereka masing masing, sekitar hampir dua jam akhirnya semuanya telah selesai dan tinggal dibawa kerumah alex dan afifah.


"apa semuanya sudah siap?. " tanya daddy alex.


jam sudah menunjukkan pukul 10 malam dan saat ini mereka sedang berkumpul didepan halaman rumah orang tua alex karna mereka akan pergi menuju rumah alex dan afifah.


"sudah kok dad, tadi aku sudah memasukkan semuanya kedalam mobil." jawab alex.


"kalo gitu ayo kita berangkat. " ucap daddy alex.


lalu mommy daddy alex masuk kedalam mobil mereka sendiri dan mama papa afifah juga masuk kedalam mobil mereka sendiri, sedangkan alex dia juga masuk kedalam mobilnya.


setelah sampai rumah pribadi alex dan afifah mereka semua langsung masuk kedalam karna mereka yakin saat ini afifah sudah tertidur lalu mereka pun mulai menghias ruangan.


-_-


sedangkan saat ini afifah sedang tertidur pulas karna tadi dirinya habis menangis. namun tiba tiba afifah merasa sangat haus sehingga membuat dirinya terpaksa bangun untuk minum.


"yah..gue lupa mengisi air lagi, mana haus banget . " keluh afifah saat tau bahwa air yang ada diatas nakas sudah habis dan dia lupa untuk mengisinya.


dengan langkah malas afifah berjalan keluar kamar dan turun menuju dapur untuk minum.


"hustt..afifah bangun afifah bangun. " ucap berbisik mommy alex saat melihat afifah menuruni tangga.


"kalo gitu kita mulai sekarang ya kejutannya." ucap mama Afifah dan dijawab anggukan kepala oleh semua orang.


mama Afifah pun berjalan dengan hati hati menuju saklar lampu yang letaknya ada disamping tangga dan setelah sampai disana mama afifah langsung memencet tombol off pada saklar tersebut sehingga membuat seluruh ruangan yang ada dilantai bawah itu mati.


"eh, kok mati lampu. " ucap afifah saat dirinya hendak menaiki tangga.


"aduh mana gue nggak bawa ponsel lagi. " gumam afifah lalu dirinya kembali berjalan menuju dapur dengan langkah perlahan karna suasana yang gelap untuk mencari lilin namun sayang didapur tidak ada lilin.


"ma pa mom dad, bagaimana kalo kita kerjain afifah sekalian aja biar makin seru. " usul alex.


"daddy juga setuju. "


"mommy juga. "


"kalo papa mah ikut aja yang penting jangan terlalu berlebihan."


"oke kalo gitu, nanti mama sama papa harus buat suara berisik dan mommy sama daddy nanti nyalain kipas dan hadapkan pada afifah sama nyalain suara hantu biar ada kesan horornya, lalu aku nanti akan colek colek tangannya biar suasananya makin memyeramkan." ucap alex dan semuanya menyetujui ide Alex tersebut.


"kalo gitu ayo kita mulai." ucap alex dan mereka pun memulai aksinya.


Bruak


Bruak


mama papa Afifah memukul meja dan kursi sehingga membuat afifah yang kala itu hendak berjalan menuju tangga menjadi berhenti.


"siapa disana. " ucap Afifah


Bruak


"maling ya!!. " ucap afifah.


Bruak


wushh ( suara kipas angin yang sedang dinyalakan)


"woii, siapa sih itu? jangan main main ya sama gue!!. " ucap afifah


tiba tiba ada yang mencolek tangan dan kaki Afifah.

__ADS_1


"Akkhhh. " ucap kaget afifah karna dicolek.


"Woii jangan main main lo ya sama gue!! lo pikir gue takut!!." ucap afifah.


hihihihii ( suara hantu dari ponsel daddy alex )


wushh


Bruak


"Kalo berani keluar!! jangan jadi pengecut lo!!. " ucap afifah yang semakin ketakutan.


Wushh


hihihihi


alex kembali mencolek afifah.


"siapa sih yang colek colek gue. " gumam Afifah


alex pun kembali mencolek afifah bahkan kali ini dia mencolek dagu dan telinga afifah sehingga membuat Afifah semakin merinding dan ketakutan.


"Woii, sini kalo berani hadapin gue!! gini gini gue juga bisa bela diri jadi jangan macem macem lo sama gue. " ucap afifah.


semua orang yang ada disitu berusaha menahan tawanya karna memdengar teriakan ketakutan afifah tersebut.


Brak


Sreek


"Gue bilang keluar kalo berani!! jangan jadi pengecut lo!!. " teriak afifah.


oh ya kalian pasti tau kan kenapa sifat alex dan afifah itu barbar, ya karna keturunan dari orang tua mereka masing² lah, liat aja mama dan papa afifah yang dengan semangat memukul mukul meja padahal mereka sudah tua tapi masih aja suka jahil ke anaknya dan mommy sama daddy alex yang mau mau aja disuruh buat ngerjain afifah malahan mereka sangat senang karna sudah berhasil membuat menantu mereka teriak ketakutan. hadeuhh.. dasar keluarga aneh, udah tua masih aja kayak anak tk.


kemudian alex berjalan mendekati afifah sambil memakai kain putih yang baru saja dia ambil dari almari.


"Aaaaaa.. " teriak afifah saat melihat putih putih yang sedang berjalan mendekatinya. meskipun keadaan sedang mati lampu tapi afifah samar² masih bisa melihat bayangan putih putih tersebut.


"pergi lo pergi, jangan ganggu gue, dasar hantu jelek, tidak tahu diri, kalo nggak punya rumah ya kerja biar bisa beli bukan malah numpang dirumah orang udah gitu bukannya bilang terima kasih malah nakutin yang punya rumah. " rancau afifah berkata ngawur karna dirinya benar benar ketakutan. dan alex malah semakin berjalan mendekat.


reflek afifah langsung jongkok menyembunyikan kepalanya diantara lutut lalu dia membaca doa.


"bismillahirohmanirohim, allahumma laka tsumtu, eh salah. allahumma barik lana, aduh salah lagi. allahumma inni audhubika minal khubutsi, lah itukan doa masuk wc. aduh kenapa salah terus sih dari tadi." ucap afifah yang berusaha membaca doa namun salah terus.


*Hahahaa.. gue suka kalo liat ni anak ketakukan. lucu* batin alex


"anak gue gini amat, mana ada hantu numpang dirumah orang pake bilang dulu yang ada sebelum dia ijin udah diusir duluan sama yang punya rumah* batin mama Afifah.


*mantu siapa sih ini, kelakuannya barbar banget* batin mommy alex.


*untung mantu gue, kalo bukan udah dari tadi gue karungin. bikin orang greget aja* batin daddy alex


*gigit boleh nggak sih, dari tadi bikin orang gemes aja* batin papa afifah.


itulah yang mereka batin saat mendengar afifah salah membaca doa.


Klak


tiba tiba lampu kembali menyala lalu afifah perlahan membuka matanya dan -


"HAPPY BIRTHDAY AFIFAH. " teriak semua orang yang ada disitu.


.


.

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ya man teman 🤗


__ADS_2