WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 99 : Musik Dj


__ADS_3

Sesampainya di sekolah, Alex segera memarkirkan mobilnya. Setelah itu mereka berjalan beriringan setapak demi setapak melewati beberapa lorong dan koridor untuk sampai didalam kelas.


Suasana disekolah lumayan rame karna memang lima menit lagi bell masuk berbunyi dan tentunya banyak siswa yang sudah berangkat.


"EMAK BAPAK..." Terdengar suara teriakan yang sangat kencang dari arah belakang, lantas mereka berdua pun berbalik untuk melihat siapa yang memanggilnya.


"Kenapa lo manggil manggil gue?. " tanya Alex dengan nada cuek.


"Yaelah si bapak, pagi pagi udah kusut aja tu muka. " balas orang itu yang tak lain adalah Siska, teman sekelas mereka.


"Bodo amat. " sahut Alex lalu berjalan pergi meninggalkan Afifah dan Siska disana.


"Lah lah kok gue malah ditinggal!! Woyy.. tungguin gue." ucap Afifah lalu berlari menyusul Alex.


"Dasar emak kampret!! kenapa gue juga lo tinggal. " teriak Siska lalu segera berlari.


-_-_-_-


"Eh, suara apaan ini berisik berisik?." tanya Afifah saat mereka sampai didepan kelas dan mendengar suara gaduh didalam kelas mereka.


"Iya, suara apaan ya ini? kayak musik Dj gitu." tanya Alex yang juga mendengar suara tersebut.


"Halah, ini mah pasti ulahnya si curut. " sahut Siska.


"Mike? emang Mike kenapa?. " tanya Afifah.


"Mak nggak tau ya, kan si curut itu kalo tiap pagi emang selalu nyalain musik Dj didalam kelas. " jawab Siska.


"Serius lo?. " tanya Alex.


"Dua rius malah, makanya mak pak, kalo berangkat sekolah itu pagi bukan siang biar tau kondisi kelas kita itu kayak gimana. " jawab Siska.


"Lo nggak bohongkan?." tanya Afifah.


"Ya allah, enggak mak suer dah, gue nggak bohong. Kalo nggak percaya mending emak lihat sediri sono." jawab Siska.


Alex pun membuka pintu kelas mereka dan benar saja didalam kelas terlihat sebagian teman teman mereka tengah berjoget ada pula yang menyanyi.


Dug jedug jedug


Begitulah kira kira suara musik Dj nya.


"Bener bener Sarap emang tu anak, bukanya jadi ketua kelas sebagai contoh yang baik malah ngajakin maksiat." gerutu Afifah saat melihat Mike sedang berdiri diatas meja lalu berjoget bersama Angga dan Agung.

__ADS_1


Klik


Afifah mematikan musik itu dan membuat semua teman temannya berhenti berjoget. Mereka pun lantas menengok kearah pintu yang disana terlihat Alex yang sedang membawa sapu dan Afifah yang berkacak pinggang.


"Yah emak, kenapa dimatiin sih?. " protes salah satu siswa.


"Mak, nanggung nih. Gue udah keburu joget nih." ucap Siswa lain.


"Elah si emak mah ganggu momen aja. " ucap Siswa lain.


"Nyalain atuh mak, lagi asik nih. " sahut Siswa lainnya.


"Asik asik pala lo itu. Yang ada malah bikin kelas berisik tau nggak. " Cibir Alex menyahuti.


"Lah kan emang kelas kita udah terkenal sebagai kelas paling berisik diantara semua kelas. Jadi wajar aja kita bertingkah kek gini, guru juga udah maklumin." ucap Mike.


"Lo jadi Ketua kelas kenapa malah ngasih contoh jelek sih sama kita? harusnya lo itu jadi panutan yang baik buat kita. " nasehat Afifah.


"Alah mak mak, jangan nasehatin gue?! harusnya lo itu nasehatin diri lo sendiri. Lo kan emak nya kelas XII-3 kenapa malah sering bolos dan berangkat telat dan lo juga pak, kenapa lo juga sama kayak emak. gimana kita mau bener kalo emak sama bapaknya barbarnya naudhubillah begini. " ucap Mike.


"Iya, jadi jangan salahin kita kalo kelakuan kita gesrek begini. Ini kan juga ikut sifat emak sama bapak." timpal siswa lain.


"Suruh siapa lo ngangkat gue jadi emak dan Alex jadi bapak lo pada. Udah tau kita itu barbar, eh malah lo Pilih. Jadi jangan nyalahin kita, salahin tu diri lo sendiri kenapa mau jadi anak gue. " balas Afifah tak mau kalah saat teman temannya memojokkannya.


Seketika mulut para siswa itu pun langsung bungkam karna yang dikatakan Afifah memang benar adanya jika merekalah yang dulu memanggil dan menjadikan Afifah dan Alex sebagai emak bapak kelas XII-3 ini.


"Diam lo, jangan ikut ikutan. " seru Angga yang kebetulan sedang berdiri disamping Siska.


"Terserah gue lah, orang ini mulut juga mulut gue sendiri." balas Siska.


"Lagian ya, lo semua tau kan kalo emak itu punya julukan Ratu nyolot + debat. Eh malah lo ajakin adu mulut, ya pasti kalah lah. Emak itu baru kalah kalo lawan debatnya itu si bapak. Mereka berdua kan lawan seimbang kalo urusan adu mulut, nggak ada yang menang dan nggak ada yang kalah, jadi impas. " tambah Siska.


"Sekarang Lo pada turun nggak dari atas meja?!." perintah Afifah pada semua temannya.


Namun bukanya turun mereka semua malah tetap berdiri diatas bangku.


"Gue bilang turun nggak." perintah Afifah kembali.


"Nggak mau mak." jawab serentak mereka.


"Turun atau gue pukul pake sapu. " ancam Afifah sambil membawa sapu ditangannya lalu dia arahkan kepada teman temannya.


"Yaelah, nggak asik lo mah mak." protes Agung yang masih tetap berdiri diatas bangku.

__ADS_1


"Iya nih, ngapain sih pake acara berangkat pagi segala, kanapa nggak nanti siang aja berangkatnya kan biasanya juga suka telat. Bikin kita gagal konser aja. " gerutu Angga.


"Gue hitung sampai tiga kalo lo pada belum pada turun juga, oh jangan nyalahin gue kalo pipi mulus lo semua pada gosong kena sapu yang gue bawa ini." ancam Afifah kembali.


"Satu.. dua.. ti--. "


belum sempat Afifah selesai menghitung para siswa itu langsung loncat turun karna takut.


"Nah, gitu kan bagus." ucap Afifah.


"Yaudah yok kita duduk." ajak Alex pada Afifah dan dijawab anggukan kepala.


Mereka berdua pun lalu duduk dibangku mereka masing masing yang letaknya bersebelahan.


"Assalamualaikum. " Ucap salam Bu Rini yang tiba tiba datang masuk kelas dan berjalan kearah meja guru.


Para siswa siswi pun langsung kocar kacir berlari menuju bangku mereka lalu duduk disana.


"Waalaikumsalam Bu. " jawab Serentak mereka semua.


"Loh? kalian berdua kenapa bisa ada disini? ." ucap Bu Rini ketika melihat Afifah dan Alex.


"Ya bisa lah buk, kan kita punya kaki. Lagian kita kan murid sekolah ini kalo nggak disini Terus mau dimana lagi? Bu Rini gimana sih?." jawab Afifah.


"Enggak, maksut ibu itu kenapa kalian pagi pagi gini sudah berangkat sekolah. Biasanya kalian kan berangkatnya setelah jam istirahat. Apa kalian habis jatoh dari kendaraan ya makanya otak nya jadi waras kayak begini." ucap Bu Rini.


"Ya allah buk ngomongnya gitu amat!!." seru Alex.


"Iya nih, kita berangkat siang salah eh giliran kita berangkat pagi juga masih salah. Mau nya gimana sih?." timpal Afifah.


"Bukan gitu, habisnya ibu heran aja lihatnya. " ucap Bu Rini.


"Pertahankan ya, besok berangkat pagi lagi jangan sekali ini doang. " lanjut Bu Rini.


Afifah dan Alex hanya diam tanpa menjawab.


"Yaudah lah, mending sekarang kita langsung mulai aja belajarnya." ucap Bu Rini lalu memulai mengajar pelajaran seperti biasanya.


.


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙

__ADS_1


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂


See You Next Episode 😘


__ADS_2