
Hari ini para guru sedang ada rapat dinas jadi para murid di pulangkan cepat.gue yang hari ini jadwalnya piket kelas terpaksa harus piket dulu.kedua sahabat ku sudah pulang duluan katanya sih udah dijemput.
sekolah sudah sangat sepi,gue pun mempercepat langkah gue menuju halte,saat gue sudah dekat dengan gang kecil gue gak sengaja mendengar suara orang yang seperti nya sedang berantem.gue mendekat dengan mengendap endap.dan betapa kaget nya gue melihat adegan didepan mata gue.seorang siswa sedang di keroyok oleh banyak siswa,menurut gue sih dia satu geng.
"ssssttttttttttooooooopppppppp" teriak ku kemudian dengan reflek gue merangkul cowok tersebut.
seketika para geng tersebut berhenti mengeroyok cowok itu,gue yang sebenernya masih takut tetap merangkul cowok tersebut "kalian pergi atau gue lapor polisi" aku sedikit mengancam mereka agar bubar,sebenarnya aku tidak bersungguh sungguh untuk melaporkan mereka.
"sekarang mungkin lo selamat,tapi lain kali lo bakal habis,cabut men" ucap seseorang di belakang gue"mungkin itu bos nya kali ya?"gumam ku dalam hati.
saat mereka sudah menjauh,tiba tiba cowok yang sekarang masih gue peluk mendorong gue alhasil gue terdorong ke belakang dengan posisi terduduk.
"aaarrrrrdian"
ardian mendekat ke arahku,kemudian dia meraih tanganku dan membangunkan aku.
__ADS_1
"makasih"
"sama sama"
"cuma deket sama lo kayak tadi aja gue udah seneng ar" gue hanya bisa membatin.gue berharap ardian akan secepat nya menyadari kalau gue beneran sayang sama dia.
"lo masih mau tetap di sini apa bareng sama gue?"
gue sedikit tersentak mendengar perkataan ardian,tapi sebelum dia berubah fikiran gue cepat cepat menjawab pertanyaan nya "iya iya yola mau bareng sama ardian"
langit malam ini terlihat lebih cerah dari biasanya.seorang laki laki sedang bersantai di balkon kamarnya di temani dengan segelas susu hangat yang sedang di sesapnya.angin malam ini berhembus sampai menusuk kulit tubuhnya.
"sil tiap hari rasa sayangku ke kamu gak bisa hilang meskipun mustahil buat kita bersatu seperti dulu lagi.semenjak kamu pergi rasanya hatiku enggan untuk mencari pengganti hatiku,hatiku yang dulu berwarna karena kehadiranmu kini telah menghitam.
tapi semenjak cewek itu hadir rasanya ada getaran tersendiri dalam diriku."tadi aku ketemu sama alan sil,rasa benci dia ke aku semakin besar setelah kamu tidak ada di sini"
__ADS_1
ardian kembali teringat dengan kejadian pengeroyokan tadi siang
"untung aja ada cewek itu sil,kalau enggak mungkin aku udah gak disini"
saat gue asik dengan fikiran gue tiba tiba gue mendengar teriakan mama dari dalam kamar
"abangg kamu dimana?"
"kenapa ma?abang lagi di balkon"
"anterin mama ke rumah tante cika mama ada perlu soalnya"
"iya bentar ma"
"kebiasaan banget deh mama,selalu aja bisa mengusik ketenangan gue" gue hanya bisa membatin karena kalau mama mendengar bisa bisa habis gue
__ADS_1
sebenarnya ardian tidak masalah mengantar mama nya,hanya saja karena tujuan nya kerumah tante cika ardian jadi sedikit malas,ardian belum siap bertemu dengan yola setelah kejadian tadi.