ARDIAN

ARDIAN
Tebengan


__ADS_3

"*bagaimana jika seseorang yang selama ini aku suka dalam diam ternyata juga menyukaimu juga?


"terdengar sangat mustahil bukan?


tapi siapa yang tahu*?"


•••••••••


Ardian pov


selesai latihan basket tadi gue pamit pulang duluan pada fian dan audry,tadi mama gue telfon nyuruh pulang cepat.


gue berjalan menuju parkiran tempat dimana motor ninja gue terparkir.setelah sudah memasang helm gue mulai menjalankan sepeda menuju kerumah.saat mau melewati gerbang gue melihat anak anak dari SMA pelita sedang melihat ke arah sekolah gue.gue pun berhenti tepat di gerbang,gue menoleh ke arah kanan.ternyata disana ada yola tapi dia sepertinya tidak menyadari keberadaan gue.


saat mereka semua pergi dari sana gue mulai mengikuti mereka,gue mengepalkan tangan rasanya gue pengen nonjok mereka semua, "cih beraninya cuma main keroyokan" batinku.


wajahnya terlihat jelas kalau sekarang dia benar benar ketakutan,gue cuma mengawasi dari kejauhan.gue melihat yola yang melangkahkan kakinya sedikit cepat tiba tiba membelokkan arah ke arah minimarket."syukur lah lo ternyata gak bego bego banget" gumamnya dalam hati dan secara tidak sadar menyinggingkan senyum masih dengan mengawasi cewek tersebut.


"nanti kalau telat pulang bisa bisa diomeli sama mama"gue pun memutuskan kembali melajukan motor gue pulang kerumah.


•••••••••

__ADS_1


"gara gara orang orang gak jelas tadi uang jajan gue jadi habis semua" yola ngomel ngomel sendiri kepada dirinya.karena dia yang sudah terlanjur masuk minimarket akhirnya dengan berat hati mengambil minuman"masa sudah masuk tapi tidak jadi beli?mau di taruh mana muka gue."


gue berjalan menuju kasir untuk membayar minuman yang gue ambil tadi,dari arah belakang tiba tiba ada yang menepuk bahu gue


"hai yol"


"eh kak raihan,ngapain disini kak?" ucap gue dengan spontan,yang di balas dengan cekikian oleh kakak kelas gue dan juga pegawai yang di kasir.


yola yang merasa ditertawai hanya bisa menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.


"gue kesini lagi beli makanan ringan,tadi disuruh mama"


setelah bayar,gue langsung keluar minimarket,kemudia disusul oleh kak raihan "yol mau bareng gak?kita kan searah"


"mau aja lah,uang saku gue kan udah habis,jadi gak bisa naik angkot" gumam yola dalam hati


"boleh deh kak,gak ngerepotin kak raihan kan?"


"enggak kok,yaudah yuk keburu malam nanti"


author pov

__ADS_1


yola sudah menaiki motor raihan,raihan melajukan motornya dengan kecepatan yang bisa dibilang diatas rata rata."kak rai jangan ngebut,yola takut" teriak yola tepat di sebelah wajah raihan.raihan yang mendengar perkataan yola pun berkata "ini udah gak ngebut kok.yola hanya bisa pasrah,dia tak mau nanti raihan tiba tiba menurunkan nya ditengah jalan kan gak lucu kalau yola harus jalan kaki.


"rumah lo dimana?"


"nanti ada perempatan belok kanan,lurus dikit rumah warna putih yang ada pagarnya kak"


beberapa menit kemudian mereka berdua berhenti di depan rumah besar tersebut,yola turun dari motor raihan "makasih kak rai tumpangan nya,mau mampir dulu?"


"gausah yol mama gue pasti udah nungguin"


"oh yaudah kak,hati hati ya dijalan"


yola melambaikan tangan ke arah raihan,setelah raihan berlalu dan sudah tidak terlihat lagi,yola berbalik memasuki rumahnya.


"assalamualaikum"


yola memasuki rumahnya betapa kagetnya yola dengan apa yang sedang dilihat oleh indra pengelihatannya.


kira kira apa ya yang dilihat yola dirumahnya?


jangan lupa coment dan pencet tombol jempol ya gais.

__ADS_1


__ADS_2