
Lapangan basket
"Nih makan" ucap ardian sambil melempar kotak makan ke arah audry dan fian
"wih dapet makanan gratis kita dry"
"yoi yan,lumayan lah buat ganjal perut"
fian membuka kotak makan dari ardian,dia mengambil satu potong cake kemudian memasukkan kedalam mulutnya dan mulai mengunyahnya,1 detik 2 detik
"hemmm cake dari yola enak banget sumpah,pokoknya lu harus cobain ar ya gak dry?"
audry hanya mengangguk anggukan kepalanya tanda setuju.karena mulutnya masih penuh dengan makanan.
ditengah lapangan ardian mulai mendrible bola basket,kemudian mulai melempar ke arah ring dan gooooooooooollllll.dari kejauhan banyak pasang mata yang memandang nya dengan pandangan yang memuja.bagamana tidak ternyata selain ganteng ardian juga jago main basket.
••••••••
__ADS_1
Dari lantai atas terlihat seorang laki laki yang sedang asik bermain basket di tengah lapangan,sedari tadi seorang cewek masih setia mengawasi setiap gerak gerik cowok tersebut.
cewek yang sedari tadi asik melihat permainan dari cowok tersebut memutuskan untuk melangkahkan kaki nya ke arah kantin untuk membeli air mineral.setelah itu dia menuju ke arah lapangan dan menghampiri cowok tersebut.
"ardian" panggil seorang cewek dengan menampakan senyuman yang paling manis.
yang merasa dipanggil pun menoleh kesumber suara.
"ardian,ini yola bawaan minum buat ardian"
ardian yang dari tadi merasa haus pun dengan senang hati menerima,tetapi belum sempat ardian mengambil,air mineral tersebut sudah beralih tangan ke orang lain.
"eh kak itu minuman aku ngapain di ambil?" ucap yola kepada cewek yang sedang di samping dirinya.
cewek tersebut bukannya menjawab pertanyaan dari yola,dia malah membuka tutup botol tersebut sedetik kemudian langsung mengguyur air tersebut ke tubuh yola.yola yang takut hanya bisa berdiam diri dan pasrah.dengan menahan air mata yang sudah ingin keluar yola bertanya kepada kepada kakak kelasnya dengan kepala yang masih tertunduk.
"apa salah yola sama kak siska?kenapa kakak tiba tiba nyiram aku?"
__ADS_1
"lo nanya salah lo apa?salah lo karena udah berani dekat dekat ardian" ucap siska yang dapat didengar oleh ardian.
ardian terlalu malas menanggapi masalah yang gak penting menurut nya langsung berlalu meninggalkan keduanya.belum 2 langkah ardian melangkah siska memanggil nya.
"ardian ini aku bawain minum buat kamu"
ardian pun berbalik dan menerima minuman dari siska,dia membuka tutup botol tersebut dan langsung mengguyurkan air ke atas kepala siska dengan berkata.
"impas" dan langsung meninggalkan siska yang masih terdiam ditempat.
•••••••••
yola berlarian di sepanjang koridor menuju ke toilet,dia sangat malu dengan apa yang sudah dilakukan siska kepadanya.sesampai di toilet yola mengunci pintu toilet,sedik kemudian air mata yang sudah mati matian di tahan sudah tidak bisa dibendung lagi.yola berniat untuk bolos di pelajaran terakhir dia tidak mungkin ikut pelajaran dengan keadaan nya sekarang.mata yang sembab habis menangis dan seragam nya yang basah.
yola memutuskan pergi ke rooftop,dia ingin menenangkan diri.disana dia mendudukan di salah satu bangku,setidak nya di sini yola merasa sedikit tenang.rambut panjang nya yang semula dikuncir kini sudah tergerai di biarkan tertiup angin.
" gue harus gimana biar lo bisa deket sama gue ar?" ucap yola kepada dirinya sendiri.
__ADS_1