ARDIAN

ARDIAN
kotak makan


__ADS_3

Matahari sudah mulai memunculkan dirinya dari kegelapan malam,sinar matahari menelusup masuk ke indra pengelihatan sehingga sang empu yang masih asik tertidur akhirnya terpaksa membuka mata nya karena merasa matanya seperti ditusuk.


"huaaaaa,udah jam berapa sih?" ucap yola sambil mengucek ngucek matanya


mata yola tertuju pada jam yang menempel di dinding kamarnya.


"omegaatt udah jam setengah 6,MAMA KENAPA GAK BANGUNIN YOLA?" teriaknya dari dalam kamar.


mama cika yang sedang asik memasak mendengar teriakan dari yola pun segera menghampiri anak gadisnya ke dalam kamar.


"apa sih dek pagi pagi udah teriak teriak malu sama tetangga"


"kenapa mama gak bangunin yola? kemarin katanya mau ngajarin yola masak"


"mama udah bangunin kamu tapi dasar kamunya aja yang males buat bangun pagi"


"au ah gelap" sambil mengerucutkan bibirnya yola berlalu memasuki kamar mandi untuk melaksanakan ritual nya sebelum berangkat sekolah.


•••••


setelah 20 menit yola melaksanakan ritualnya,yola langsung keluar kamarnya tak lupa juga dia menenteng ransel pink favoritnya.


tujuan pertama nya adalah ruang makan,karena sedari tadi cacing dalam perutnya sudah pada demo minta di beri jatah.


"pagi ma,pagi bang"


"pagi juga sayang" ucap mama cika sambil mengoleskan roti dengan selai coklat kesukaan yola


"pagi juga adek nya bang gale yang ganteng kayak justin bieber"


"hahahaha semerdeka nya bang gale aja lah,pusing gue.oh iya bang gue nebeng ya kesekolah"

__ADS_1


meja makan pun hening,semua sibuk dengan makanan nya masing masing.hingga semua makanan habis baru lah yola mulai bersuara.


"yaudah ayo abang sekarang mau berangkat soalnya ada jadwal mata kuliah pagi"


dari arah dapur mama cika membawa tepak kecil,kemudian di sodorkan kepada yola.


"mama tadi coba buat cake,bagiin ke teman kamu nih"


"siap ma,yaudah aku berangkat sekolah dulu assalamualaikum" ucap yola sambil mencium tangan mama nya


"waalaikumsalam"


••••••


Ditengah perjalanan menuju ke sekolah,hening itu lah yang sekarang terjadi didalam mobil hitam tersebut.yola sebenarnya ingin bertanya kepada abang nya tapi dia takut nanti dia bakal di ledekin habis habisan oleh abang nya.tapi akhirnya yola membuang jauh jauh ego nya itu.


"bang adek mau nanya sama abang"


"kok abang tau?"


"dari muka lu aja udah kelihatan"


"jadi gini bang,kemarin gue gak sengaja nabrak cowok dan akhir akhir ini gue sering ketemu sama dia sialnya lagi jantung gue tiba tiba berdetak lebih cepat dari biasanya"


"itu tanda nya lu suka sama tuh cowok bego"


"iya gue tau bang,gue emang suka sama dia"


"lah terus masalahnya dimana dek?"


"masalanya dia tuh orangnya cuek,dingin banget lagi.waktu gue gak sengaja ketemu di mall dan gue mintain id line nya tiba tiba di bilang gini ke gue"jauh hauh dari gue,gue jijik sama lu" kan sakit hati adek bang"

__ADS_1


"wkwkkwkw lagian mana ada yang mau deket sama lu dek,lu kan petakilan kayak nikita mirzani"


seketika mata yola melotot hingga urat urat di matanya terlihat sangat jelas,untung saja bola matanya tidak sampai keluar.yola yang kesal pun membuang muka menghadap ke jalan,abang nya ini memang tidak bisa di ajak serius banget.


Disekolah....


saat yola baru saja melewati gerbang sekolah ada yang memanggil namanya


"woy yol barengan dong ke kelas nya" ucap bimo teman sekelas yola yang terkenal dengan sebutan montu karena badannya yang gemuk dan kulitnya yang hitam maka julukan itu lah yang cocok untuk bimo


"yaudah ayo bim"


sampai dikelas mereka menuju bangku nya masing masing,yola menghampiri nanda dan risma sedangkan bimo setelah meletakkan tas diatas meja nya dia keluar entah kemana.


"hai gaess" sapa yola kepada keduanya


"hai zeyengggg" ucap mereka berdua.merubah sebutan kata sayang menjadi zeyenggg karena katanya biar kayak yang lain.


yola duduk ditempat duduk nya,bersamaan dengan itu bu monika sudah memasuki kelas.


"assalamualaikum anak anak hari ini kelas free karena bapak ibu guru ada rapat.jadi kalian belajar sendiri ya"


kemudian bu monika keluar,murid murid sudah berhamburan kesana kemari,tak terkecuali dengan gadis kuncir kuda tersebut.dia keluar kelas dengan menenteng kotak makan.tujuannya sekarang yaitu ke kelas ardian.


saat akan tiba dikelas ardian,tiba tiba dari arah berlawanan ardian sedang berjalan menuju ke arah nya bersama dengan kedua teman nya.yola pun segera menghampiri ardian dengan senyum yang sangat manis.siapa pun yang melihatnya pasti akan terhipnotis melihatnya.tapi tidak dengan cowok berdarah dingin didepannya sekarang.dia hanya memasang wajah datarnya tapi menurut para kaum hawa itu lah yang membuat tingkat ke gantengan ardian meningkat plus plus.


"hai ardian,ini aku bawain cake buat kamu" ucap yola sambil menyodorkan kotak makan tersebut.


tanpa sepatah kata ardian mengambil kotak makan tersebut dan langsung pergi begitu saja meninggalkan yola.


"yang sabar ya lu ngadepin cowok kayak ardian" ucap audry menyemangati yola yang dibalas dengan senyuman dari yola.

__ADS_1


ditempat lain seseorang yang sedang melihat adegan tadi merasa geram,dia mengepalkan tangannya sambil berkata dalam hati "awas lu cewek sialan,gue bakal bikin perhitungan buat lu awas aja" kemudian berbalik arah dan berlalu begitu saja


__ADS_2