Kabut Cinta

Kabut Cinta
15. Badmood


__ADS_3

Mariska duduk dengan wajah seperti kesal di sebelah tempat tidur di mana kini Temmi terbaring dengan wajah babak belur karena dipukuli Yoga pagi tadi,


Perempuan itu seperti hampir kehilangan seluruh kata-kata saat pertama kali melihat keadaan sang suami yang sampai berdarah-darah oleh saudaranya sendiri,


Ia benar-benar tak mengerti, bagaimana bisa kedua kakak beradik ini terlibat keributan di pagi hari sampai salah satunya babak belur seperti itu,


Dan, apa sebetulnya yang mereka ributkan, sampai akhirnya berakhir dengan adu jotos hingga Temmi harus berdarah-darah,


"Nyonya, Pak Sulton sudah datang,"


Kata Husin, sang asisten rumah tangga di rumah Temmi dan Mariska yang kini masih berada di rumah orangtua Temmi,


Husin bicara dari arah pintu kamar Temmi yang daun pintunya memang dibiarkan terbuka,


Mariska menoleh ke arah Husin,


"Suruh tunggu sebentar,"


Kata Mariska,


Husin mengangguk, lalu beranjak dari sana untuk menemui Pak Sulton, sang supir pribadi keluarga Mariska,


Supir dari rumah orangtua Mariska,


Isteri Temmi itu tadi meminta supir pribadi keluarganya datang untuk menjemput dirinya dan juga Temmi yang akan pulang ke rumah mereka sendiri,


"Pak Sulton sudah datang, ayo kita pulang,"


Kata Mariska membangunkan Temmi yang sejak tadi memilih tidur atau lebih tepatnya pura-pura tidur karena malas bicara dengan Mariska yang pasti malah ujung-ujungnya hanya jadi ribut,

__ADS_1


"Mas, ayo pulang, kamu mau tetap di sini dan dipukuli lagi oleh Mas Yoga,"


Ketus Mariska menepuk-nepuk lengan Temmi,


Tampak Temmi membuka kedua matanya, lalu memandang Mariska, sang isteri yang kini sudah berdiri dengan ekspresi cemberut,


"Kenapa wajahmu seperti itu?"


Tanya Temmi seraya bangun dari posisinya sambil meringis menahan sakit di sekujur tubuhnya,


Mariska tampak menghela nafas,


"Harusnya aku yang tanya, kamu itu kenapa sampai ribut separah ini dengan Mas Yoga,"


Mariska kali ini benar-benar terlihat kesal,


Mariska meraih tas kecilnya, lalu berjalan cepat menyusul Temmi yang keluar dari kamar lebih dulu,


"Aku mau bicara dengan Mama dulu,"


Kata Temmi begitu sampai di dekat tangga,


Mariska tak menyahut, ia hanya memandang ke arah lantai dua di mana kamar Ibu mertuanya berada,


Sejak tadi Mariska datang karena ditelfon Husin yang memberitahukan Temmi terluka hingga sempat tak sadarkan diri karena terlibat perkelahian dengan kakaknya, Mariska memang sama sekali belum menemui Ibu mertuanya,


Selain karena Ibu mertuanya berada di kamarnya di lantai dua, Mariska memang sedang benar-benar badmood,


Setelah kemarin Temmi memutuskan tidak pulang karena Kakaknya katanya mengamuk, lalu akhirnya Temmi meminta Husin datang untuk membantu bebenah, kini pagi-pagi tiba-tiba saja kabar tak sedap didengar Mariska lagi,

__ADS_1


Semua itupun tentu saja langsung membuat mood Mariska semakin berantakan saja, dan rasanya makin malaslah dia jika harus dipaksa basa-basi di depan sang Ibu mertuanya,


Mariska menatap Temmi yang kini berjalan naik ke lantai dua untuk menuju kamar Mamanya,


Yoga sendiri sekarang entah ke mana lagi, karena menurut Husin, begitu dokter tiba pagi tadi untuk membantu Temmi, laki-laki itu sudah pergi tanpa bicara sepatah kata pun pada Husin,


"Tuan Yoga bahkan masih terlihat berjalan sempoyongan saat keluar dari rumah, tapi saya tak bisa bicara apa-apa, karena saya terlalu sibuk harus mengurus Tuan Temmi dan juga Ibunya yang tak sadarkan diri,"


Tutur Husin tadi,


"Jangan terlalu lama, aku tunggu di mobil,"


Kata Mariska pada Temmi, sebelum kemudian ia berjalan menjauh untuk keluar dari rumah mertuanya dan langsung menuju mobil di mana Pak Sulton dan Husin tengah mengobrol di dekatnya.


"Pulang sekarang Non Riska?"


Tanya Pak Sulton pada Nonanya,


Ya Nona, karena Mariska adalah anak majikannya, di mana Pak Sulton telah mengabdi sejak Mariska masih kecil.


"Nanti Pak, Mas Temmi masih di dalam, sedang bicara dengan mamanya,"


Kata Mariska,


Pak Sulton pun mengangguk,


Mariska masuk ke dalam mobil, lalu duduk dengan malas dan memilih menyibukkan diri main smartphone nya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2