
Di atas tepatnya di sebuah kamar lantai dua Arina sedang menatap betapa mesranya sahabat karibnya melayani sang suami, meskipun hati Arina sangat sakit dan sedih akan tetapi Apa yang dilakukan Novi dan juga sang nenek yang sangat membenci dirinya Arina memaklumi semuanya. karena semua yang terjadi akibat dari perbuatannya sendiri di mana kala semua orang menyayanginya Arina telah menyia-nyiakan rasa kasih sayang itu demi sebuah cinta dan mengejar cinta yang tak pernah menjadi miliknya.
rasa tidak ikhlas dan kecewa Ketika sang kekasih memilih wanita lain untuk dijadikan istrinya Arina melakukan apa saja demi mendapatkan dan berharap bahwa sang kekasih akan kembali ke padanya. cinta telah membutakan dirinya sehingga langka dan perjalanan hidupnya pun penuh dengan keburukan dan kejahatan yang mana Arina tidak pernah peduli jika dia harus dipenjara demi sebuah cinta.
masih segar dalam ingatan ketika Arina mengetahui bahwa Bima memilih Seila untuk menjadi istrinya dan Bima tidak mau meninggalkan Seila, hal itu membuat Arina sangat sakit hati dan kesal, sehingga terbesitlah sebuah rencana yang sangat jahat di mana ketika Seila sedang sendiri dan sedang pergi dengan mengendarai mobil, Arina menyuruh beberapa orang untuk mencelakakannya dengan membuat rem mobil Seila menjadi blog sehingga mobil sella tidak bisa dikendalikan, selain itu di belakang mobil Seila terdapat dua orang penjahat bayarannya yang kala itu dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke mobil Seila sehingga mobil itu meluncur jatuh ke jurang.
mobil langsung mengeluarkan api dan terbakar pembunuh bayaran di perintahkan Arina agar mencari jenazah Seila atau segala sesuatu yang bisa menjadikan bukti untuk Seila masih hidup atau sudah mati dan para pembunuh bayaran itu mengatakan jika dirinya tidak menemukan jasad Seila mereka menyakini jika Seila sudah ikut mati terbakar dan Arina juga menyetujui dan yakin jika Seila sudah mati. Arina yang telah yakin dengan kesimpulannya jika Seila sudah mati terbakar tersenyum bahagia dan senang akhirnya Arina dapat menyingkirkan orang yang membuat kekasih nya Bima tidak bisa dia miliki.
Kemudian Arina merencanakan rencananya yang kedua yaitu dengan mengoperasi plastik wajahnya merubah dirinya menjadi wajah Seila dan dengan gaya yang sangat lihai terkesan nyata sekali setelah operasi plastik Wajah telah sukses dan selesai Arina datang ke Rumah Bima dan mengatakan jika dia selamat karena diselamatkan orang dan kala itu entah apa yang dia katakan sehingga Bima mempercayai nya dan akhirnya Arina bisa menjadi bagian dari keluarga Bima.
Apa yang dilakukan Arina tidaklah mudah karena dia juga harus menyingkirkan suami yang sangat mencintainya demi sebuah ambisi cinta dengan kejam dan tanpa rasa iba ataupun kasian Arina juga menyuruh orang untuk mencelakakan suaminya maka terjadilah kecelakaan terjadilah sesuatu yang sangat menyedihkan kepada Arya di mana dia juga harus jatuh ke jurang meskipun mobilnya tidak terbakar kala itu dan pada saat itu Novi yang kebetulan lewat di jalan itu menemukan Arya karena Arina sengaja menyuruh Novi untuk melewati jalan itu, sementara Novi tidak mengetahui jika sesungguhnya di jalan itu Arya telah dicelakakan oleh dirinya, mungkin Arina masih memiliki rasa simpati di mana dia tidak ingin suaminya mati atau dia hanya ingin membuat suaminya lumpuh dan cedera untuk selamanya terbukti Arina menelpon Novi dan meminta Novi melewati jalan itu sehingga Novi menemukan keadaan Arya yang kala itu sangat mengenaskan dan pada saat itu Novi menghubungi Arina dan panik akan tetapi Arina dengan sangat ringan dan seolah-olah tidak merasa sedih sedikitpun meminta Novi untuk membawa Arya pergi keluar negeri, Arina memberikan tugas penuh kepada Novi untuk membawa Arya segera berobat ke luar negeri Arina memberikan uang pada Novi agar Arya mendapatkan perawatan dengan baik di luar Negri.
semula Novi sangat kesal dan sangat kecewa dengan sikap Arina yang sangat Acuh dan terkesan tidak peduli pada suaminya yang sangat mencintai dirinya bahkan justru menyuruh dirinya untuk menjaga sang suami sahabatnya karena merasa diancam jika Novi tidak mau melakukan Arina tidak akan memberikan uang pinjaman kepada Novi untuk mengobati sakit ayahnya karena terpaksa dan membutuhkan uang akhirnya Novi menerima apapun yang diperintahkan oleh Arina.
Seperti pepatah jawa yang ada pada umumnya Di mana orang yang sering bertemu orang yang sering berjumpa bahkan orang yang selalu sering bersama lama-kelamaan akan menimbulkan rasa cinta, witing tresno jalaran Soko kulino rasa cinta itu hadir karena kita terbiasa itulah yang terjadi pada Novi lama-kelamaan rasa kasihan kepada Arya karena Arina sebagai sang istri justru tidak memperdulikannya menjadi dan berubah menjadi sebuah cinta, dimana rasa cinta itu kini bukan hanya sekedar untuk dipendam tetapi untuk dia curahkan terlebih setelah Arya mengalami kesembuhan.
Sementara Arina berpikir jika Arya tidak akan pernah sembuh dan dia akan lumpuh untuk selamanya dan akan selamanya tinggal di luar negeri, tapi faktanya Arya bisa sembuh dan pada saat yang bersamaan keadaan mengenaskan terjadi pada diri Arina, dimana Bima juga mengetahui jika yang menjadi istrinya dan yang ada di dalam rumahnya bukanlah Seila Istrinya akan tetapi dirinya Arina mantan kekasih Bima.
Kecewa sakit dan kesal ketika mengetahui bahwa orang yang ada di dalam rumahnya bukanlah istrinya Bima tidak melakukan dengan cara gegabah setelah melakukan beberapa rencana penjebakan dan segala sesuatu yang mana Seila yang sebenarnya Arina yang berada di dalam rumahnya terperangkap dan terbukti melakukan kesalahan sehingga dengan mudah Bima membawa Arina ke kantor polisi, dimana Arina harus mempertanggung jawabkan segala perbuatan nya dan dengan sebuah bukti yang sangat kuat akhinya Bima bisa memasukkan Arina kedalam penjara.
Cinta sejati cinta tulus mungkin itulah yang ada dalam diri Arya sehingga ketika Arya kembali lagi ke kota A, dimana ketika itu istrinya sedang berada di penjara karena telah melakukan perbuatan yang sangat merugikan orang lain tanpa merasa ragu dan dendam Arya mendatangi dan meminta sang istri untuk dibebaskan Arya akan memberikan apapun yang pak polisi inginkan bahkan Arya menawarkan dari sebagian hartanya demi untuk kebebasan sang istri, akan tetapi semua sia-sia karena petugas polisi sudah mengatakan dengan sangat jelas bahwa ada perjanjian tidak ada yang bisa membebaskan Arina dengan syarat apapun tanpa izin dari Bima, sehingga tidak ada pilihan lain bagi Arya selain mendatangi Bima untuk meminta maaf dan memohon agar istrinya bisa dibebaskan.
Ketika itu Bima tidak merespon bahkan sama sekali tidak mengabulkan apa yang diminta oleh Arya karena Bima sudah sangat merasa sakit hati dan kesal kepada Arina karena perbuatan Arina telah membuat istrinya menjadi hilang ingatan dan juga harus mengalami operasi plastik wajah, untuk itu Bima tidak memaafkan sama sekali apalagi membebaskan Arina meskipun Arya menawarkan banyaknya uang ataupun harta.
__ADS_1
putus asa kecewa dan sedih itulah yang terjadi pada Arya ketika itu, entah apa yang membuat Seila iba kepada Arya sehingga Seila berjanji akan membebaskan Arina dan meminta kepada suaminya Bima untuk mencabut segala tuntutan nya.
Bahagia haru dan senang kala itu terlebih Seila yang sangat disayang Bima berjanji menolong dan membebaskan istrinya.
Arina menarik napas panjang dan menghembuskan nya dengan perlahan mengenang semua pengorbanan Arya hingga lambat laun menimbulkan rasa suka dan cinta meskipun itu baru setitik embun, tapi sayangnya setelah Arina memiliki rasa pada Arya sang Nenek yang dulu sangat menyayangi dirinnya kini berubah sangat membencinya, bahkan dengan sangat terang terangan menentang Arina dan meminta pada Novi untuk bisa menjadi istri Arya.
Sungguh menyakitkan melihat kemesraan dari dua orang yang sangat dia kenal mrmbuat Arina tidak tahan melihat nya, dengan cepat Arina menutup kelambu kamar Atas agar dia tidak bisa melihat kemesraan Suaminya dengan wanita lain.
Arya tidak marah bahkan terkesan sangat senang dilayani dan ditemani makan oleh Novi.Tanpa sadar Arina yang merebahkan tubuhnya di atas Ranjang dengan badan tengkurap menitikkan Air mata. hingga sebuah belaian rambut menyadarkan nya, sehingga dengan gerakan refleks Arina membalikkan badan.
"Kau menangis?"
"Tidak," ucap Arina berbohong yang mana dengan buru-buru menyeka sisa-sisa Air mata nya, Arina yang melihat suaminya sudah berada disampingnya tersenyum.
Arya mengagguk.
"Cepat kau ganti baju, ikut Aku keluar hari ini.'
"Mau kemana, ah tidak Aku di Rumah saja Aku harus membersihkan Rumah kamu pergi saja dengan Novi,"
"Arina...! istriku itu kamu apa Novi kenapa sekarang sedikit sedikit kamu selalu meminta Aku pergi dengan Novi, apa kamu tau hari ini Aku kecewa padamu, Aku yang meminta kamu masakin kenapa pula kau suruh Novi."
"Bukan Aku tapi itu kan permintaan dari Nenek.'
__ADS_1
"Aku tau, tapi kenapa tidak kamu tolak, yang jadi istriku itu kamu apa Novi."
"Aku, tapi sebentar lagi Novi yang akan jadi istrimu,'
"Apa kamu , bilang?" mau, kamu Aku hukum, ingat jangan sekali-kali bicara seperti itu lagi karena jika kamu ulangi maka Aku akan menghukum mu, Aku tidak perduli saat ini pagi atau siang karena hukuman mu kamu harus melayaniku di Ranjang apa kamu mau merasakan hukuman ku sekarang juga." ledek Arya sambil memeluk erat sang istri dan mencium tengkuk leher Istrinya yang mana hal itu menimbulkan sensasi geli dan Arian memberontak kecil.
"Iya-iya Aku tidak akan mengulangi, tolong sekarang lepaskan Aku karena Aku mau ganti baju katanya mau diajak keluar."
"Baiklah, cepat ya," Arya melepaskan pelukannya pada sang istri dan membiarkan dirinya untuk berganti baju.
Tidak menunggu lama Arina sudah muncul dengan baju yang cukup membuat Arya tertegun, memang harus Arya akui Arina sangat cantik terlebih setelah operasi plastik yang menggunakan wajah Seila Arina terlihat lebih cantik dan Arya semakin dibuat tergila gila.
Arya dan Arina turun dari atas kamarnya kemudian langsung keluar Rumah dan masuk ke dalam mobil.
"Kau akan membawaku kemana?"
"Nanti kamu juga akan tau, tunggu saja sebentar lagi kita akan sampai," ucap Arya menjelaskan. Tak lama kemudian mobil yang melaju dengan kecepatan sedang berhenti di depan sebuah Restoran mewah.
"Kenapa berhenti disini."
"Karena Aku mau mengajak mu makan, ayo masuk,"
"Tapi...
__ADS_1
Belum sempat Arina menyelesaikan ucapannya Arya sudah menggandeng tangannya dan membawanya masuk kedalam Restoran yang sangat mewah yang mana di dalam nya terlihat sangat indah dan nyaman.