
Katakan karena jika tidak Aku akan melepaskan timah panas ini padamu.
" Aku disuruh bos, "
" Oke kamu antar kami ke tempat bosmu karena Aku ingin tahu Apa alasan dia menculik putriku karena Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti keluargaku Apa kamu mengerti? "
laki-laki yang di depan Bima menggangguk perlahan Bondet yang tadinya sangat terkejut melihat kelakuan Bima dan berpikir timah akan membunuh laki-laki yang sedang dia Sandra ternyata hanya ingin menakutnya menarik napas lega dan setelah mendapatkan perintah dari Bima untuk membantu melepaskan ikatan dari tawanan yang sedang mereka tawan dengan cepat Bima meminta Bondet untuk membawa laki-laki itu masuk ke dalam Mobilnya di mana sudah ada mobil di depan rumah tempat mereka menyandra tawanan.
" jangan sekali-kali kamu berbohong pada kami Tunjukkan jalan yang tepat dan benar di mana tempat bosmu berada. "
dengan perasaan takut laki-laki yang sedang disandera oleh Bima dan Bondet mengangguk dengan pasti.
di sepanjang perjalanan laki-laki itu memberikan instruksi pada Bima agar melewati jalan seperti yang diarahkannya hingga mobil Bima memasuki suatu perkotaan yang cukup ramai dan padat penduduk akan tetapi laki-laki itu meminta Bima untuk melewati Jalan Setapak Di mana jalan itu melewati suatu jembatan panjang dan memasuki kawasan hutan di mana di kanan kiri hanya terdapat pepohonan dan lereng-lereng gunung tidak ada satu rumah pun di tempat itu.
" padat yang merasa kesal karena merasa dipermainkan sudah berjalan dan sudah mengemudikan mobil dengan sangat jauh akan tetapi belum sampai pada tujuan yang akan mereka tujuh.
__ADS_1
" Hei kamu jangan macam-macam kamu membawa kami ke mana Awas aja kalau kamu macam-macam dan ingin mencelakakan kami ataupun menjebak kami ancam kepada salah satu laki-laki yang menjadi tawanannya.
" Mana berani aku menjebak kalian apakah aku ingin mati bunuh diri mau menjebak kalian memang jalannya lewat seperti ini kalau kalian tidak percaya kita kembali saja lebih baik tidak usah datang. " seru laki-laki itu dengan sedikit emosi yang mana membuat Bima turun tangan.
" udah jangan pada berisik diam terus aja berjalan Bondet ikuti semua arahannya kalau dia memang mau macam-macam kita bereskan nanti. "
" baik kak,"
Bondet menatap tajam pada laki-laki tawanannya yang ada di belakangnya sambil menggerutu karena kesal.
" Jangan khawatir aku tidak akan menyesatkan kalian kalian bisa pegang ucapanku jalannya memang seperti ini dan melewati jalan ini karena rumah Bos sangat jauh dari perkotaan. "
" Baiklah kali ini kami mempercayaimu lihat saja jika sampai kamu berani bohong membohongi kami ,"ucap Bondet dengan nada yang tinggi karena emosi.
sekitar 2 jam lamanya mobil yang ditumpangi Bondet, Bima dan salah seorang tawanan yang mereka Sandra, Akhirnya sampai di sebuah rumah yang cukup besar dan luas di mana rumah itu seharusnya milik 10 orang warga akan tetapi rumah itu hanya milik satu orang.
__ADS_1
bisa dibayangkan betapa besar dan luasnya rumah dari bos yang disandera oleh Bima dan Bondet.
" kita berhenti di sini saja agar kedatangan kita tidak diketahui oleh mereka, "ucap Bima memberikan instruksi kepada Bondet yang mana Langsung disetujui, mobil berhenti di jarak sekitar 50 m dari rumah tersebut.
" Apa kamu tau di dalam Rumah itu ada berapa orang? "
"Saya tidak tau pasti Akan tetapi Saya tau di dalam Rumah itu ada lebih dari duapuluh orang. "
"Baiklah kita tunggu sampai petang disini, pasti mereka tidak Akan tau Akan kedatangan kita. "
"Aku setuju kak, kita Akan buat kejutan buat mereka. "
Bima melakukan kepala kemudian menyandarkan tubuhnya di kursi mobil Begitu juga dengan Bondet sementara salah satu tawanan yang mereka bawa menatap tajam ke rumah besar yang mana di dalam rumah situlah bosnya tinggal.
" Bagaimana Aku bisa kabur dari kedua orang ini jika Bos sampai tahu aku memberitahu orang ini ,maka tamat telah riwayatku Aku harus kabur dan lari tapi bagaimana caranya keluh salah satu tawanan yang Bondet bawah.
__ADS_1