Kabut Cinta

Kabut Cinta
Bab.206. DI BAWA KE HUTAN


__ADS_3

Wajah Seila yang bersemu merah membuat Bima merasa gemas, rasa panik dan kekhawatiran nya kini telah reda akan tetapi, di dalam hati yang paling dalam Bima sedang berfikir dan mencoba mengingat ingat sesuatu akan tetapi semua serasa sia-sia, Bima tidak ingat apapun.


"Sayang, kamu pulang dulu bersama Vira ya?"pinta Bima pada Seila.


"Kenapa menyuruh ku pulang lebih dulu, emang Kak Bima mau kemana?"


"Tidak kemana-mana, cuma mau mencari tau siapa orang yang telah berani menculik Vira,"


"Ngak usah Kak, itu sudah tidak penting lagi kan Vira sudah Aman mungkin orang yang iseng saja kak, mana ada orang mau menculik anak berkulit hitam begini apalagi ini Rambutnya Vira keriting begini, ngak ada bagus bagusnya kurasa tidak akan berminat.


"Apapun itu, kamu pulang sendiri ya Aku tetap akan mencari tau, Aku tidak mau mrnggambil resiko lengah dalam melindungi keluarga ku."


"Baiklah, terserah kak Bima Aku cuma bisa bilang hati-hati."


"Jangan khawatir, Aku akan selalu berhati-hati, Kak Bima juga hati-hati, jaga diri baik-baik."


Bima menggaggukkan kepala, Seila pergi bersama Vira dan Bik Ijah, Sementara Bima segera langsung melakukan panggilan telepon.


Setelah memencet nomor terdengarlah suara dari sebrang.

__ADS_1


"Halo...!"


"Hallo, Ndet kamu cepat pergi ke jalan xx lihat plat motor No 137 ikuti kemana arahnya, Aku akan datang juga menemuimu."


"Siap, kak!". bergegas Bondet melakukan apa yang di perintahkan Bima dengan gerakan cepat Bondet segera pergi ke tempat yang di katakan Bima


Begitu juga dengan Bima, dia segera pergi mengunakan motor nya.


Suasana mulai sore ketika Bondet mampu melacak dan menemukan pengendara motor dengan Nomor yang sama dengan Nomor yang telah Bima berikan kepada nya.


Ada perasaan aneh dalam diri Bondet ketika si pengendara motor justru berhenti dan tidak melajukan motornya lagi, dengan sangat cermat Bondet menggawasi segala gerak gerik yang dilakukan di pengendara motor dan kali ini Bondet melihat si pengendara motor mulai melakukan panggilan telepon terbukti si pengendara mendekatkan telinganya pada sebuah benda pipih, sangat terlihat jelas jika si pengendara mobil sedang melakukan sambungan telpon yang tak lama kemudian setelah sang pengemudi motor mematikan sambungan telpon dia duduk dengan santai sambil menggeluarkan sebatang rokok.


"Bruugh...!" dengan beberapa tendangan dari dua orang Asing secara tiba-tiba sang pengemudi motor pun meringis kesakitan.


"Kurang ajar siapa kalian, kenapa memukul ku?"


"Kami di tugaskan Boss untuk menghajar mu karena kamu telah gagal melakukan tugas."


"Gagal apa dan Boss mana yang kau maksud itu, Aku tidak mengenal Boss mu jadi lepaskan dan jangan pukul Aku lagi jika kalian masih memukul ku Aku akan berteriak dan orang orang di tempat ini akan menghajar kalian."

__ADS_1


"Hahaha, apa kau pikir kami takut, kami tidak takut, "


Bondet yang mengawasi mereka dan si pengendara motor sedikit binggung pasalnya siapa orang yang sedang memukul sang pengendara motor.


" Apakah kedua orang Asing itu musuh dari si pengendara motor juga " gumam Bondet dalam hati.


Belum juga kebingungan dari mendapatkan jawaban tiba-tiba kedua orang Asing itu langsung membawa paksa si pengendara motor.


"Hei, lepaskan apa yang kau lakukan,"


"Ikut kami, kau akan tau apa yang kami inginkan.


"Hei, jangan kurang ajar kau,"


Dengan paksa kedua orang Asing itu telah membawa si pengendara motor masuk ke dalam mobilnya dan dalam hitungan menit mereka sudah meninggalkan tempat itu.


Bondet yang di tugaskan Bima untuk melacak dan menggikuti si pengendara mobil dengan cepat mengirimkan pesan pada Bima sebelum memutuskan menggikuti mobil yang membawa si pengendara motor.


Mobil terus melaju dengan kecepatan tinggi memasuki kawasan hutan, Bondet sedikit bingung kenapa mereka membawa si pengendara motor ke tengah hutan, terlihat mobil yang di tumpangi si pengendara motor mulai berhenti dengan cepat Bondet pun menghentikan laju motor nya dengan jarak sdikit jauh dari tempat berhenti nya mobil yang membawa si pengendara motor, semua Bondet lakukan agar mereka tidak tau dan tidak curiga dengan kehadiran Bondet di tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2