Kabut Cinta

Kabut Cinta
Bab 202.KISAH RISMA


__ADS_3

Suasana begitu mendebarkan dan mengkhawatirkan ketika salah satu anak buah suaminya sudah keluar dari dalam kamar Rahasia, sedangkan dirinya tidak tau kapan bisa bebas dan dibebaskan dari ikatan nya.


Sungguh tidak pernah dibayangkan sebelumnya jika kehidupan Risma akan berakhir dengan sangat menderita, dimana sang Ayah yang telah menjodohkan nya dengan seorang laki-laki yang kaya raya yang sudah memiliki tiga istri.


Demi melunasi sebuah hutang dan demi agar laki-laki kaya raya itu mau menerima Risma dengan sangat jahat dan tanpa perasaan, Ayah Risma menyuruh dirinya untuk membuang bayi merahnya yang baru berusia 10 bulan di pantai asuhan, awalnya Risma tidak mau dan tetap mempertahankan bayinya sampai pada satu hari datanglah sekelompok orang yang menagih hutang kepada Ayah, karena tidak bisa membayar pada hari itu dan tidak bisa membujuk aku untuk mau menerima menjadi istri ke empat dari Boss nya maka Ayah mendapatkan pukulan dan siksaan karena aku tidak tega melihat Ayah disiksa maka aku menerima perjodohan ini meskipun dengan terpaksa.


Akhirnya para penagih hutang pergi dan memberitahu Boss nya jika Aku sudah bersedia menerima dan menyetujui menjadi istri ke empat, tak henti-hentinya Ayah mengucapkan trimakasih padaku karena telah menyelamatkan nya.


Tapi kali ini dan saat ini siapa yang akan menyelamatkan diriku dari amukan dan murka Suami yang kejam, sejak mengetahui aku bukan lagi gadis perawan sejak saja itu penderita ku seakan tiada akhir.


Risma tersenyum getir melihat dan merasakan kehidupan yang sangat menyakitkan, jika hari-hari kemarin Suaminya belum bosan dan masih menyukai dirinya maka keadaan nya saat itu masih cukup baik, meskipun dirinya bagaikan pembantu.


Tapi kali ini setelah Suaminya merasa bosan maka penyiksaan dan pukulan dan kerap kali Risma harus terima dan hari ini entah cobaan apalagi yang akan dia alami, andai bukan karena keinginan bisa bertemu dengan sang buah hati tidaklah mungkin Risma mampu bertahan bahkan mungkin akan memilih lebih baik mati.


Beruntung Risma memiliki seorang teman yang sangat baik padanya hingga dengan perasaan percaya yang penuh Risma menitipkan bayinya, awalnya ketika usia pernikahan Risma masih beberapa bulan, Risma masih mendapatkan izin dan kesenangan sehingga Risma bisa memegang sebuah hp dan dari hp itulah Risma bisa menelpon dan bertukar kabar tentang bayinya.

__ADS_1


Bayi kecilnya yang lucu dan menggemaskan dengan rambut keriting dan kulit sedikit gelap karena Ayah dari bayi itu seorang pemuda berkulit hitam. Vira Anastika Putri itulah nama dari bayi kecil nya yang diasuh sahabat nya bernama Seila teman satu sekolah yang sangat baik dan perhatian padanya.


Tanpa ragu dan menolak Seila langsung menerima titipan bayi yang diberikan nya, kala itu masih bisa melihat tawa canda mereka akan tetapi kini jangan kan melihat untuk bisa tersenyum menghadapi hari demi hari sudah terasa susah.


Risma menelan ludahnya hatinya betul-betul hancur.


"Lepaskan ikatan wanita itu."seru laki-laki bertubuh tinggi dan gemuk pada salah satu anak buah nya, mendengar Suaminya memerintahkan orang untuk melepaskan ikatan dirinya, hati Risma begitu bahagia dia berpikir jika suaminya telah memaafkan dan mengampuni nya, tapi ternyata dugaan Risma salah justru setelah ikatan nya dibebaskan penderitaan baru yang dia rasakan dimana dirinya terpaksa harus mau melayani kakak suaminya dan dengan terpaksa akhirnya Risma melakukan meskipun dengan hati yang tersayat sayat, hanya sekeping doa yang Risma pinta smoga dia bisa bersama dengan bayinya.


****


Disisi lain Arina yang juga diajak Arya untuk makan diluar sedikit merasa kesal karena acara makan malam yang seharusnya cuma berdua dengan sang Suami ternyata temannya sang perawat suami ikut juga makan bersama.


Arya mengulum senyum ketika melihat wajah sang istri yang kelihatan nya tidak suka dengan kehadiran Novi.


"Bagus, rupanya dia bisa cemburu juga, " lirih Arya Dengan perasaan senang. Melihat hal itu dengan sangat sengaja Arya justru mencoba juga berbuat manis dan baik pada Novi.

__ADS_1


"Kau mau makan apa?"tanya Arya


"Apa saja,"jawab Novi senang ternyata Arya juga memiliki perhatian padanya.


Sementara Arina mencoba cuek dan menikmati makanannya tanpa bicara sedikit pun, Arya yang melihat itu hatinya bersorak senang.


Arya segera melambaikan tangan nya dan dengan cepat pelayan restoran pun datang menghampiri, setelah memesan makanan untuk Novi yang baru datang Arya mencoba memecah keheningan dengan berdehem.


"Ehem..Sayang habis ini kita jalan-jalan, kau mau kan?"


"Jalan-jalan, kemana?"


"Di alun-alun dekat sini saja tempat nya asik dan romantis.'


"Asik dsn romantis, apa aku ngak salah asik dari mana dan apakah yang jalan-jalan bertiga itu namanya romantis.'

__ADS_1


Ucapan Arina yang tepat sasaran bagaikan seorang pemanah membuat Arya diam tak berkutik, sementara Novi tertawa lebar.


"Arina benar mana ada romantis jalan-jalan bertiga bagaikan punya dua istri saja."cletuk Novi yang sukses membuat wajah tampan Arya memerah.


__ADS_2