
"Siapa nih yang lempar batu."ucap salah satu anggota Syubband yang kaget dengan lemparan batu cukup besar dan keras mengenai rebana yang ia pegang.
"Woi keluar kamu. "ucap Ali dengan nada menantang.
Beberapa lemparan batu semakin banyak menyerang mereka. Para anggota Syubband berusaha menghindar untung saja diantara mereka tidak ada yang terluka.
Para anggota Syubband semakin lelah mencoba menyelamatkan diri mereka dan juga rebana yang sudah mulai rusak kena lemparan batu beberapa kali.
Disisi lain ada 8 orang pelempar batu yang bersembunyi di balik pepohonan.
"Heh gimana sih kalian masa gitu aja gk kena ,lempar dong yang keras sampai kena."ucap ketua geng.
Salah satu anggota geng tersebut mengambil batu yang cukup besar ingin menepatkan batu itu ke arah Aban yang ada di pinggir dan sangat mudah untuk di kenai.
"Oke, gue akan ngelempar batu ini ke tubuh bocah itu pasti kena."salah satu anggota sembari menepatkan batu itu ke arah Aban.
Dan...... Mulailah ia melempar batu itu. Dengan cepat batu itu tepat mengenai sebelah mata kiri Aban. Seketika Aban merasa kesakitan memegangi pinggiran matanya yang terkena lemparan batu cukup keras. Aban terus memegangi pinggiran matanya sembari meringis kesakitan.
"Asekkk ...Berhasil, rasain itu."ketua geng band tersebut.
Mereka saling tos melihat Aban yang terluka.
Melihat itu Azmi merasa khawatir ia segera menghampiri Aban dan mencoba memeriksa pinggiran mata Aban tetapi Aban terus menutupi pinggiran matanya dengan tangannya.Anggota Syubband yang lain segera membantu Aban mereka sangat khawatir. Dengan cepat Azmi mengambilkan Aban obat yang tidak jauh dari tempat latihan.
Perlahan Azmi mengobati luka Aban. Azmi sangat tidak tega melihat Aban ia mulai emosi ia berdiri dan meneriaki siapa yang dari tadi menyerang mereka dengan cara yang licik.
"Keluar mas... Beraninya nyerang sembunyi-sembunyi lihat sahabat saya sampai luka gitu ,keluar cepat! cemen banget sih."ucap Azmi berteriak sesekali ia memandang Aban yang di obati oleh Ahkam.
"Wahh, bocah nantangin."ketua geng.
"Hajar kalau gitu bro."salah satu anggota.
"Oke, ayo guys."ketua geng itu.
Bersama-sama mereka melangkah menuju para anggota Syubband yang mengkhawatirkan Aban ada juga yang minta bantuan satpam yang tengah berjaga di dalam pesantren. Para anggota band itu berdiri tepat dihadapan Azmi yang sedari tadi meneriaki mereka.
"Jadi kalian yang nyerang kita pakai batu tadi ."Azmi.
"Berani juga ni bocah ,nantangin kita ya gk guys."ketua Band.
__ADS_1
"Minta dihajar tuh..Sikat!."salah satu anggota Band.
Ketua geng tersebut mendekati Azmi yang mundur dengan cepat satu pukulan berhasil di hadang Akmal.
Ketua geng itu tertawa licik menatap tajam Akmal yang dengan berani menghadangnya.
"Jangan macam-macam kamu ,beraninya sama anak kecil."Akmal.
"Oh ada pahlawan disini mau jadi jagoan lo hah? ."ketua anggota Band itu melepas genggaman tangan Akmal.
"Dengar ya ,aku gk takut sama kalian semua."sentak Akmal.
"Oke, kalau gitu kita lawan aja berani gk lo."ketua band.
"Siapa takut?."Akmal.
"Mal,jangan Mal ,bahaya mending kita latihan aja."Muhklis.
"Bilang aja takut kan."ketua Band.
Para anggota Band itu tertawa didepan Akmal.
"Enggak. Aku gk takut ayo kita mulai."Akmal.
Tempat latihan mulai rusak parah beberapa rebana hancur dilempar-lempar anggota band yang sangat rangas itu.Serangan demi serangan mereka berikan kepada Akmal, Ali, Firman dan Udin.
Ahkam mengajak Azmi pergi menemui satpam pesantren mereka berlari ingin memberi tahu keadaan ricuh yang terus berlangsung.Ada dua anggota Syubband yang melangkah bersama satpam dan K.H. Hafidz Noer (pemilik Syubbannul muslimim).Ahkam dan Azmi segera mempercepat langkah mereka dan menyalam tangan K. H. Hafidz sembari mengucap salam.
"Wa'alaikumsalam, gimana Ahkam masih ada anggota band yang menyerang tempat latihan."K.H.Hafidz.
"Iya Kyai mereka menyerang Akmal dan teman-temannya."Ahkam.
"Ya sudah kalau gitu ayo cepat kita kesana."K.H.Hafidz.
Mereka pergi bersama menuju tempat latihan. Sampainya disana pertengkaran masih sengit anggota Syubband yang lain hanya bisa duduk menyaksikan pertarungan itu karena tidak bisa berbuat apa-apa.
"Berhenti!. "ucap Kyai tegas.
Seketika Akmal yang melihat kedatangan Kyai menghentikan pukulannya begitu juga dengan teman Akmal yang lain.
__ADS_1
"Ini siapa sih ganggu aja?."ketua band dengan lagaknya yang sombong.
"Heh ,yang sopan dong kamu kalau ngomong."Ali.
"Ya elah pak ,mau marahin kita udah lah kita ini mau duel bapak ganggu aja."salah satu anggota Band.
"Iki benar-benar ra iso di jogo lambemu iku lo, iki Kyai ."Udin hendak memukul salah satu anggota band yang tidak sopan itu.
"Udin.Sudah jangan mulai lagi."Kyai.
"Tapi Kyai mereka tidak sopan sekali."Udin.
"Sudah-sudah.Kenapa kalian nyerang mereka ?kalian punya masalah dengan anak didik saya."Kyai.
"Yah pakek nanya, ya iyalah gue gak suka kalau mereka berisik dengan tabuhan rebana mereka yang kampungan ini."ketua Band.
Mendengar ucapan ketua Band itu membuat Kyai mengelus dadanya mencoba bersabar sembari tersenyum.
"Eh .Kamu gk sekolah apa? ngomong sama yang lebih tua kok pakai gue."Firman .
"Baik, baik ,saya mengerti masalah kalian .Kalian tidak suka dengan suara rebana yang dimainkan mereka begitu."Kyai.
"Iyalah, gk jelas gitu."ketua Band.
"Benar tuh ,bagusan suara gitar kita ya gk."salah satu anggota.
"Benar, benar."anggota Band yang lain
"Kalau kalian tidak suka jangan kalian nongkrong dekat sini. Ingat semua wilayah disini milik pesantren termasuk warung yang kalian tongkrongi itu, lebih baik kalian hargai mereka jika kalian tidak suka jangan sampai menyerang seperti ini .Saya bisa saja melaporkan ini ke polisi karena apa yang kalian lakukan termasuk kriminal apalagi kalian telah melukai santri saya."ucap Kyai tegas kepada seluruh anggota Band itu.
Seketika mereka terdiam mendengar kata polisi. Ketua band itu menatap Kyai dengan penuh rasa benci.
"Anak muda ,minta maaf ayo."satpam yang sedari tadi ada di belakang Kyai.
"Udah bro ,kita minta maaf aja gue gk mau masuk penjara. "bisik salah satu anggota itu pada ketua Band.
"Malah diam, buruan minta maaf."Akmal.
"Ah gue gak mau minta maaf sama kalian, ayo guys pergi dari sini."ketua Band.
__ADS_1
Mereka pergi meninggalkan tempat latihan dengan cara yang tidak punya sopan santun.
Bersambung.......