Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 104


__ADS_3

Karena kesal dengan citra, angel pun langsung menarik tangan angel lalu menggigit nya.


Aaaaa!!!!!


Teriak citra kesakitan.


Saat angel sedang menggigit citra, tiba-tiba....


BRAK!!!!..


Terdengar suara seseorang mendobrak pintu kamar.


Saat pintu kamar berhasil terbuka, papa dimas langsung menghampiri angel dan langsung menarik paksa angel agar jauh dari citra.


Mama Veronica langsung berlari menghampiri citra, dan beliau langsung memeluk putri nya dengan erat sambil berkata " Mama minta maaf ya sayang".


" Sshh! Sakit ma!" ujar citra meringis kesakitan.


Mendengar anak nya mengaduh kesakitan mama veronica pun langsung melepaskan pelukannya dan langsung memeriksa lengan citra.


" Ya ampun! Kenapa tangan kamu bisa seperti ini sayang?" mama veronica terkejut saat melihat lengan citra berdarah.


Begitu pula dengan mama elisa yang langsung berlari menghampiri citra sambil bertanya " Devina! Tangan kamu kenapa?"


" Devina kemarin jatuh ma, terus lengan devina tergores sesuatu" jawab citra bohong.


" Terus dahi kamu kenapa berdarah juga?" tanya mama veronica khawatir.


" Tadi terbentur meja ma" jawab citra sambil menahan sakit di lengan nya.


Mendengar jawaban citra, vito langsung mengalihkan pandangannya dari lengan citra berpindah ke dahi nya.


" Devina sayang pipi kamu kenapa merah? Apa tadi kamu di tampar oleh wanita itu?!" tanya mama elisa sambil menunjuk ke arah angel.


Citra hanya diam.


" Kita pergi ke rumah sakit sekarang!" kata vito


Vito yang melihat keadaan citra pun berinisiatif untuk membawa citra ke rumah sakit, tapi baru saja dia akan melangkahkan kakinya, tiba-tiba citra berkata " Stop!!"


Mendengar suara citra, vito pun langsung menghentikan langkahnya.


" Kenapa kamu menghentikan saya, saya kan mau membantu kamu untuk pergi ke rumah sakit??" tanya vito bingung.


" Kamu tidak perlu repot-repot untuk mengantar aku ke rumah sakit!" jawab citra sambil menahan sakit


" Kenapa?" tanya vito penasaran.


" Karena aku tidak mau pergi bersama mas vito!" jawab citra ketus.


" Kenapa?" tanya vito penasaran


Citra mencoba untuk berdiri dan dia di bantu oleh kedua mama nya.


" Kamu mau kemana sayang?" tanya mama veronica ketika melihat anaknya akan pergi.


Citra tidak menjawab pertanyaan dari mama nya, dia terus berjalan menuju vito sambil berkata " Mas vito tanya kenapa aku tidak mau pergi ke rumah sakit bersama mas?!"


Vito hanya menganggukkan kepalanya.


" Itu karena aku ingin meminta cerai dari kamu mas!" kata citra.


Jgeeerrr!!!!


Bagaimana tersambar petir di siang bolong, vito membatu mendengar perkataan citra.

__ADS_1


Seketika suasana pun menjadi hening akibat perkataan citra.


" Kenapa wanita itu tiba-tiba meminta cerai?!" batin vito.


" Dan kenapa aku merasa kesal saat dia bilang kata cerai, bukan nya seharusnya aku senang karena aku bisa bersama dengan angel" pikir vito.


" Sayang, kenapa kamu bicara seperti itu, itu pamali sayang tidak boleh mengatakan kata-kata seperti itu!" ujar mama elisa


" Kamu pasti hanya hanya bercanda kan sayang? Kamu tidak serius meminta pisah dengan suami kamu kan!" kata mama sambil berjalan mendekati citra.


" Tidak ma, devina tidak bercanda ma! Devina memang mau meminta cerai dari mas vito!" kata citra.


" Devina tidak mau menjadi penghalang untuk kebahagiaan mas vito dan kekasih nya ma" ujar citra.


" Maksud kamu apa sayang?" tanya mama elisa penasaran.


" Selama ini mas vito tidak pernah mencintai devina ma, begitu pun sebaliknya ma, devina tidak pernah mencintai mas vito" jawab citra


" Jadi, untuk apa hubungan ini di pertahankan jika kita berdua tidak saling mencintai sama lain, cepat atau lama hubungan antara kami juga akan berakhir. Bukan kah begitu mas?!" ujar citra.


Vito hanya diam saja mendengar ucapan citra.


" Lagipula angel juga sedang mengandung anak nya mas vito jadi, devina rasa anak yang sedang di kandung angel lebih membutuhkan mas vito, daripada aku!" imbuh nya.


Setelah mengatakan itu, citra langsung pergi tapi, baru beberapa langkah dia melangkah, tiba-tiba dia terjatuh.


" Devina!!" teriak mama elisa saat melihat citra pingsan.


Baru saja vito akan berlari kearah citra, tiba-tiba ada seseorang yang berlari ke arah citra dan langsung menangkap tubuh citra sehingga citra tidak jatuh ke lantai.


" Kamu!!!" papa ardi terkejut melihat seseorang yang sedang menangkap tubuh citra.


" Saya minta ijin untuk membawa devina ke rumah sakit om" ucap seseorang tersebut.


Papa ardi hanya menganggukkan kepalanya.


" Axel" gumam mama veronica saat melihat laki-laki yang membawa citra ke rumah sakit.


Ya! Orang itu adalah axel, kekasih devina.


Saat melihat axel sudah pergi jauh, kedua orang tua citra pun langsung menyusul.


" Kamu urus nih kekasih kamu yang sudah mencelakakan istri kamu!" ucap papa dimas sambil mendorong angel ke arah vito.


" Kalau sampai terjadi sesuatu dengan devina, mama akan sangat marah sama kamu vito!" ucap mama elisa


" Ayo pa! Kita susul devina ke rumah sakit!" ajak mama elisa.


Mereka pun langsung pergi meninggalkan vito dan angel di kamar tersebut.


Melihat kedua orang tua vito pergi, angel pun langsung mencari cara agar vito percaya dengan dirinya.


" Ini kesempatan ku untuk membuat vito, jatuh ke pelukan ku seutuhnya nya" batin angel.


" Sayang, kejadian tadi itu tidak seperti yang kamu lihat kok!" ucap angel sambil memeluk vito.


" Aku harus membuat vito percaya kalau aku tidak bersalah, tetapi wanita itu lah yang bersalah!" ucap angel dalam hati


" Yang salah wanita itu, dia yang sudah membanting aku sampai aku terjatuh sayang" imbuh nya.


"Untung saja anak kita kuat jadi, dia baik-baik saja" kata angel.


Vito mulai muak dengan semua sandiwara yang di lakukan oleh angel pun langsung melepaskan pelukannya.


" ANGEL CUKUP!!" bentak vito

__ADS_1


" Kamu kira aku bodoh!! Yang bisa kamu bohongi" bentak vito lagi


" Aku harus segera mencari cara agar vito tidak salah paham!" batin angel


" Aa.. Aku tidak bermaksud seperti itu sayang" ucap angel terbata-bata.


" Aku sudah melihat semua nya dengan mata kepala ku sendiri!" kata vito dengan nada tinggi.


" Maksud nya vito bicara seperti itu apa ya??" angel bertanya-tanya dalam hati.


" Apa mungkin vito mengetahui yang telah terjadi sebenarnya!" batin angel.


" Tidak mungkin, lagipula di kamar ini kan tidak ada cctv nya, darimana vito bisa melihat semua nya sedangkan, pintu kamar pun sudah aku kunci" ucap angel dalam hati


" Aku benar-benar tidak berbuat salah, please kamu percaya sama aku" ucap angel mulai risau.


" Kamu bilang, devina yang membanting kamu?!" kata vito


Angel langsung menganggukkan kepalanya.


" Heh! Bagaimana mungkin orang yang sedang tidur bisa membanting orang, jika orang tersebut tidak mencari masalah terlebih dahulu!" ujar vito sambil menyeringai.


Karena terkejut dengan ucapan vito, angel pun langsung bertanya kepada vito tanpa berpikir panjang " Kamu tahu darimana kalau wanita itu sedang tidur"


" Kenapa kamu terlihat sangat terkejut saat aku bilang kalau devina sedang tidur, padahal aku hanya asal bicara saja" kata vito.


" Bodoh!! Kenapa aku tidak berpikir dahulu sebelum bicara sih!!" rutuk angel dalam hati


Angel hanya bisa diam dan merutuki kecerobohan nya yang tidak berhati-hati dalam bicara.


" Kenapa kamu diam?" tanya vito heran


" Ti... Ti.. Tidak apa-apa kok" jawab angel terbata-bata.


" Asal kamu tahu, aku paling benci dengan orang yang selalu bersandiwara di depan ku!!" kata vito


" Maksud kamu apa sayang? siapa yang selalu bersandiwara di depan kamu?" tanya angel mulai takut.


" Orang itu adalah kamu. Devina!!" jawab vito dengan nada tinggi.


" Maksud kamu apa bicara seperti itu sayang? Aku tidak pernah bersandiwara di depan kamu!" ucap angel sambil memegang tangan vito.


" Heh! Kamu bilang, kamu tidak pernah bersandiwara di depan aku, lalu apa yang kamu katakan tadi itu bukan sedang bersandiwara?!" kata vito sambil tersenyum sinis.


" Maksud kamu apa vito?" tanya angel bingung.


" Kamu tadi bilang, kalau anak yang sedang kamu kandung itu adalah anak ku, apa itu yang tidak termasuk kamu sedang bersandiwara angel?!" jawab vito.


" Ini memang anak kamu! Ini adalah buah cinta kita berdua vito" kata angel sambil memegangi perutnya.


" Kamu masih saja bersandiwara, jelas-jelas anak yang sedang kamu kandung bukan lah anak ku tapi, anak dari kekasih kamu yang lain!" kata vito.


JGEEERRR!!!


Angel terkejut dengan perkataan vito.


" Darimana vito bisa mengetahui soal siapa ayah biologis dari anak yang sedang aku kandung" batin angel.


" Pasti vito hanya asal bicara saja sama seperti tadi!" batin angel.


" Kali ini aku tidak asal bicara, aku punya bukti kalau anak yang sedang kamu kandung itu bukan lah anak ku!" ucap vito.


" RIKO! BAWA ORANG NYA MASUK!!" ucap vito memanggil asisten nya masuk.


Tidak lama kemudian riko pun masuk, sambil menyeret seseorang.

__ADS_1


" Kenapa riko bisa membawa dia kesini?!" angel terkejut saat melihat seseorang yang di bawa masuk oleh riko.


__ADS_2