Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 30


__ADS_3

Vito kini sudah sampai di kantor nya, dia langsung masuk ke ruang kerja nya. Dan saat vito memasuki ruangan nya dia melihat ada banyak dokumen di atas meja.


" Huh kenapa banyak banget pekerjaan yang harus di kerjakan padahal belum ada satu hari aku pergi" ucap vito


" Pasti ini karena riko juga ikut nonton pertandingan tadi, maka nya banyak banget berkas yang harus di periksa" sambung vito


Vito berjalan menuju kursi kebesarannya, dan dia mulai membuka dan membaca berkas yang ada di depan nya satu persatu, tetapi tiba-tiba terlintas dipikiran nya tentang citra yang sedang berpelukan dengan dava.


" Kenapa aku memikirkan citra yang berpelukan dengan pria lain, dia kan bukan siapa-siapa bagi ku" ujar vito


Vito kembali fokus pada berkas yang sedang dia baca,


Tetapi bayangan citra yang sedang tersenyum manis terlintas dipikiran nya.


" Aku ini kenapa sih?" tanya vito pada diri nya sendiri.


" Dan kenapa bayangan citra selalu hadir di pikiran ku, entah itu saat dia tersenyum manis atau pun saat dia sedang berpelukan dengan pria lain" ujar vito


Saat vito sedang bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya karena dia terus memikirkan citra tiba-tiba...


Tok tok tok


Terdengar suara seseorang mengetuk pintu.


" Masuk!" ucap vito mempersilakan seseorang yang berada di depan pintu untuk masuk


" Kamu kenapa vit?" tanya riko saat baru memasuki ruangan vito


" Pusing, gara-gara kamu ikut nonton pertandingan, pekerjaan ku jadi banyak banget!" jawab vito


" Iya sorry vit, inikan pertandingan orang yang aku suka masa aku tidak nonton" ujar Riko


" Lagipula kan baru kali ini aku bisa nonton pertandingan dia secara langsung" sambung Riko


" Iya aku maafkan, terus kamu ngapain kesini?" ujar vito


" Oh iya hampir saja lupa, aku kesini mau bilang kalau akan ada rapat dengan perusahaan X sekitar 30 menit lagi" ucap riko


" Oke!" ucap vito sambil terus fokus pada berkas yang ada di depan nya.


" Vito aku mau tanya boleh tidak?!" ucap riko


" Mau tanya apa?" ucap vito

__ADS_1


" Kamu kan sudah menikah sama kakak nya citra, jadi kamu kan sekarang sudah jadi kakak ipar nya dia" ujar Riko sambil duduk di depan vito


" Hm, terus kenapa?" tanya vito


" Bantu aku, supaya aku bisa lebih dekat sama citra dong" jawab riko


" Percuma" ujar vito


" Percuma kenapa vit?" tanya Riko yang penasaran dengan ucapan vito


" Iya percuma, karena dia sudah mempunyai pacar, dan setelah citra lulus kuliah bahkan jika citra setuju untuk menikah muda, pacar nya siap untuk melamar dia" jawab vito


" Pacar kamu bilang!" ucap riko terkejut mendengar jawaban dari sahabat nya yang mengatakan bahwa citra sudah punya pacar


" Iya" ucap vito


" Tidak mungkin citra punya pacar vit, karena aku sudah menyelidiki dia sedetail mungkin" ujar Riko yang tidak percaya dengan perkataan dari vito


" Iya sudah kalau kamu tidak percaya, yang penting aku sudah memberi tahu kamu" ucap vito


Tanpa terasa waktu berlalu begitu saja, kini saatnya vito untuk meeting dengan cleint.


Vito dan riko bersiap untuk pergi meeting dengan cleint dari perusahaan X. Saat meeting berlangsung tiba-tiba terlintas bayangan citra yang sedang berpelukan dengan dava.


Di saat vito sedang fokus mendengarkan penjelasan dari cleint tentang kerjasama antara perusahaan milik nya dan perusahaan X, tiba-tiba vito kembali teringat dengan ucapan dava yang mengatakan bahwa dia akan melamar citra setelah dia lulus kuliah.


Hal itu membuat vito kembali merasa kesal, lantaran dia kembali teringat kejadian citra yang sedang berpelukan dengan dava.


" Kenapa hati ku terasa sakit, saat mendengar dava dan citra akan menikah" ujar vito dalam hati


" Padahal dia itu kan hanya adik ipar sementara ku, dan kita baru bertemu beberapa kali saja" pikir vito


" Pasti ada yang tidak beres dengan aku nih, vito kamu harus sadar kamu itu sudah mempunyai pacar dan kalian akan segera menikah, setelah mendapat restu dari papa dan mama, ingat itu!" ucap vito dalam hati memperingatkan diri sendiri untuk tidak memikirkan hal lain lagi yang berhubungan dengan citra.


Saat vito sedang memikirkan cara agar dia tidak memikirkan hal yang berhubungan dengan citra, tiba-tiba seseorang menepuk bahu nya, hal tersebut membuat vito tersadar dari lamunannya.


" Ada apa?" tanya vito kepada asisten pribadi nya


" Maaf pak, handphone anda sejak tadi berbunyi mungkin ada sesuatu yang penting" jawab riko sambil menunjuk ke arah handphone vito yang ada di atas meja.


" Oh iya" ucap vito


Vito melihat siapa yang menghubungi dirinya disaat jam kerja, saat dia melihat nama angel yang tertera di layar handphone nya dia segera meminta ijin untuk menerima telepon.

__ADS_1


Setelah mendapat persetujuan dari cleint nya, vito langsung keluar dari ruang meeting untuk mengangkat telepon dari kekasihnya.


* mode telepon on *


" Halo ada apa sayang?" tanya vito


" Sayang temani aku shopping dong" jawab angel dengan suara manja


" Iya tapi nanti ya, soal nya aku sedang meeting nanti kalau sudah selesai aku langsung jemput kamu" ucap vito


" Oke sayang, aku tunggu!" ucap angel dengan suara manja nya


* mode telepon off *


Baru saja vito akan berkata lagi, tapi angel sudah menutup sambungan telepon secara sepihak.


Vito pun langsung kembali ke ruang meeting untuk melanjutkan meeting.


Tanpa terasa sudah dua jam berlalu, dan meeting pun selesai, setelah cleint nya pergi vito langsung bergegas pergi untuk menjemput sang kekasih tanpa bilang terlebih dahulu kepada riko.


Setelah menjemput angel, mereka langsung bergegas menuju tempat perbelanjaan yang paling terkenal di kota ini.


Dan mereka langsung menuju salah satu butik yang ada di tempat tersebut, saat vito sedang menunggu angel yang memilih pakaian dia melihat seseorang yang dia kenal.


Dan vito pun bergegas menuju tempat dimana orang yang dia kenal, saat hampir sampai dengan orang tersebut vito melihat wanita yang ada di samping pria tersebut bukan citra, melainkan wanita lain. Hal tersebut membuat vito emosi dan dia langsung melayangkan pukulan keras kepada orang tersebut.


Bugh... Bugh..


Satu pukulan keras melayang tepat mengenai wajah pria tersebut.


Karena serangan vito begitu mendadak sehingga membuat pria itu jatuh terduduk.


Aw...


Terdengar suara pria itu mengaduh kesakitan akibat mendapat pukulan keras dari vito.


" Mas dava!" teriak wanita yang ada di samping pria itu saat melihat suami nya terjatuh.


Ya, pria yang terkena pukulan keras dari vito adalah dava, seseorang yang telah membuat vito emosi dengan ucapan nya saat berada di restoran tadi siang.


" Vito!" ucap dava saat mengetahui siapa yang telah memukul dirinya hingga dia terjatuh ke lantai.


" Kenapa kamu tiba-tiba memukul aku?" tanya dava saat dia sudah berdiri

__ADS_1


Bukan nya menjawab pertanyaan dari dava, vito malah kembali bertanya kepada dava sambil menunjuk kearah seseorang yang ada di samping nya " Siapa wanita ini?"


__ADS_2