Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 39


__ADS_3

citra merasa kesakitan akibat perbuatan yang angel lakukan dan ingin rasanya dia membalas perbuatan angel, angel saja terus menarik rambut citra dan berkata " Kamu itu hanya istri di atas kertas, jadi jangan coba-coba untuk menggoda pacar ku!!"


" Kalau bukan sedang berpura-pura menjadi kakak, sudah aku hajar nih cewek!" ujar citra dalam hati


Citra masih berusaha untuk menahan diri, meskipun dia sangat kesakitan, angel masih terus menarik rambut citra sehingga citra terjatuh kebelakang.


" Ouch!.." teriak citra mengaduh kesakitan


" Nih cewek di biarkan bukan nya berhenti, dia malah semakin menjadi-jadi, ini tidak boleh di biarkan kalau aku masih tetap diam dan tidak melawan yang ada dia akan berpikir kalau aku lemah dan takut dengan dia!" ujar citra dalam hati


Dan saat angel sedang berjalan ke depannya, dengan cepat citra menggerakkan kakinya untuk menjatuhkan angel, tidak butuh waktu lama angel sudah terjatuh, saat angel jatuh, dengan cepat citra berdiri.


" Berani nya kamu ya!" ucap angel kesal dengan ulah citra


" Loh, kamu kenapa?" tanya citra pura-pura tidak tahu


" Oh, kamu jatuh, sakit tidak?" sambung citra


" Nama nya juga jatuh, ya pasti sakit" jawab angel


" rasakan, maka nya jadi orang jangan belagu!" ucap citra


" Baru jadi pacar saja sudah sombong dan belagu, aku saja yang sudah menjadi istri nya biasa saja, tidak sombong dan belagu seperti kamu!" ujar citra


" Tadi kamu bilang apa?" tanya angel kesal


" Tadi aku bilang, kamu baru jadi pacar nya mas vito saja sombong dan belagu!" jawab citra


" Awas saja ya kamu" ucap angel menggertak citra


" Sayang, tolong!" ucap angel meminta tolong kepada vito untuk membantu nya berdiri, dengan nada manja


" Bangun saja sendiri, ngapain meminta bantuan suami orang!" ucap citra sambil menahan tangan vito


" Sayang, tolong dong!" ucap angel masih berusaha untuk meminta bantuan kepada vito

__ADS_1


" Kalau mas vito berani bantu cewek itu berdiri, aku akan menarik kembali kata-kata yang pernah aku ucapkan waktu itu!" bisik citra


" Kata-kata yang mana ya?" batin vito


" Jangan-jangan yang dia maksud itu kata-kata yang di ucapkan saat aku memberikan ijin dia keluar rumah" pikir vito


" Sayang, ayo cepat bantu aku untuk bangun!" ucap angel kesal karena vito bukan nya membantu nya berdiri, tapi vito hanya pun malah melamun saja.


Angel merasa kesal karena mendengar ucapan citra lalu dia mencoba berdiri, tapi usaha nya gagal mungkin karena dia memakai sepatu high heels maka nya dia kesusahan untuk berdiri, dan saat angel sedang mencoba untuk berdiri lagi, tiba-tiba citra melepaskan genggaman tangannya dari tangan vito.


" Aduh, mana ini sakit banget lagi, ini semua gara-gara emak lampir, awas saja ya aku balas kamu!" gumam citra sambil mengusap-usap kepala nya yang rambut nya tadi sempat di tarik oleh angel.


Saat citra melepaskan genggaman tangannya vito penasaran kenapa dia melepaskan genggaman tangannya sedangkan angel masih ada di sini, karena penasaran akhirnya vito menoleh kearah citra, vito terkejut melihat citra sedang bergumam sambil mengusap-usap kepalanya.


" Kasihan juga dia ya" ucap vito dalam hati


" Angel juga keterlaluan!" imbuh vito dalam hati


Citra menghentikan gerakan tangan nya saat melihat angel hampir berhasil berdiri, dan dia kembali menggenggam tangan vito.


Saat angel berhasil berdiri, dia langsung menghampiri vito dan citra dan langsung menarik paksa tangan citra agar genggaman tangannya terlepas dari tangan vito, dan berkata " hey, sadar dong kamu itu cuman istri kontrak!"


" Asal kamu tahu ya, pernikahan aku dan mas vito itu sah menurut hukum dan agama" ucap citra percaya diri


" Jadi, kalau kita mau bermesraan pun itu tidak dosa, berbeda jika kamu dan mas vito yang bermesraan, itu yang dosa karena kalian belum menikah, dan itu nanti jadi nya kalian sama saja berzina" imbuh citra


" Yasudah sih, mending kamu pergi dan mencari pacar yang belum mempunyai istri, sana!" ujar citra


Angel semakin geram dengan ucapan citra, dia pun kembali mendorong tubuh citra agar menjauh dari vito, namun sialnya usaha angel untuk menjauhkan citra dengan vito gagal karena ketika citra jatuh, genggaman tangan nya belum terlepas, hal itu membuat vito ikut terjatuh juga, dan posisi mereka seperti saat mereka jatuh di atas tempat tidur.


Angel terkejut dengan kecerobohan nya sendiri, karena dia tidak memeriksa apakah genggaman tangan mereka sudah terlepas atau belum.


Mata mereka pun saling bertatapan.


" Cantik!" batin vito

__ADS_1


" Kenapa jantung ku kembali berdetak kencang banget ya, wah ini tidak boleh di biarkan, aku harus segera pergi ke dokter!" ujar vito dalam hati


" Iih, sayang!" ucap angel kesal


Dan dia pun menarik tangan vito agar dia tidak bermesraan dengan citra.


Vito pun berdiri, citra pun ikut berdiri dan saat citra hendak mendekat ke arah vito angel dengan cepat memeluk vito.


Saat citra hendak melancarkan aksinya lagi, tiba-tiba handphonenya berdering, hal itu membuat citra menghentikan langkahnya dan berbalik arah untuk mengambil handphone nya.


Saat dia melihat nama yang tertera di layar handphone nya dia langsung mengangkat panggilan tersebut, setelah selesai citra mendekati vito lalu berkata " mas, aku mau pergi sebentar karena ada urusan penting, setelah selesai aku langsung pulang"


Vito hanya menganggukkan kepalanya pertanda bahwa dia berkata " iya", setelah mendapat persetujuan dari vito citra bergegas menuju meja rias untuk mengambil tas nya, setelah mengambil tas citra kembali menghampiri vito dan...


Cup!...


Satu kecupan mendarat di pipi vito, hal itu membuat angel merasa kesal, dia pun mengelap pipi vito dan berkata " Berani nya kamu ya!"


Setelah mencium pipi vito, citra langsung pergi tanpa menghiraukan ocehan angel, tapi saat citra baru akan melangkahkan kakinya keluar kamar tiba-tiba...


" Tunggu!" ucap vito


" Iya, ada apa mas?" tanya citra sambil menoleh kearah vito


Bukannya menjawab pertanyaan dari citra, vito kini kembali bertanya " Kamu mau pergi kemana?"


" Bertemu teman mas" jawab citra


" Kenapa memang mas?" tanya citra penasaran


" Ganti baju!" ucap vito tanpa ekspresi


Citra pun merasa heran kenapa vito menyuruh dia untuk mengganti baju, karena penasaran dia pun melihat kearah baju yang vito maksud.


" Pantas saja, aku di suruh ganti baju, ternyata aku masih memakai baju tidur" gumam citra

__ADS_1


Citra pun berjalan menuju lemari pakaian untuk mengambil baju, vito sempat merasa heran kenapa di berjalan kearah lemari pakaian, vito pun bertanya-tanya dalam hati " Kenapa dia jalan kearah lemari, bukan nya di lemari itu isi nya pakaian ku semua?"


" Atau jangan-jangan?" pikir vito


__ADS_2