Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 221


__ADS_3

" Apa mungkin dia adalah eca!" ucap farel sambil berdiri.


Farel pun langsung berjalan mendekati citra, tetapi sayangnya belum juga sampai, citra sudah tancap gas motor nya meninggalkan TPU tersebut.


" Aaarrrggghhh, Sial!!" teriak farel sambil mengacak rambutnya.


" Kenapa dia pergi sih! Aku kan belum tahu dia eca atau bukan!!" ucap farel frustasi.


Karena masih penasaran, farel pun langsung berlari kearah mobil nya untuk menyusul orang tersebut.


" Semoga orang itu adalah kamu ca" ucap farel sambil mengemudi.


Tetapi sayangnya saat di pertigaan jalan, farel salah mengikuti orang.


Kini citra sudah sampai di depan rumah sakit, sebelum dia keluar mobil dia memakai kacamata agar mata nya yang bengkak tidak terlalu terlihat.


Setelah masuk rumah sakit dia berusaha bersikap profesional.


Hingga malam hari citra masih disibukkan dengan pekerjaan di rumah sakit, karena hari ini ada pasien orang kecelakaan.


Setelah semua pekerjaan nya selesai citra langsung pulang, dia sampai di rumah hampir tengah malam.


" Assalamualaikum" ucap citra sambil mengetuk pintu rumah.


" Walaikumsalam" jawab seseorang dari dalam rumah sambil membuka pintu.


KREEK...


Saat pintu terbuka, tiba-tiba...


GREP....


Bu veronica langsung memeluk citra dengan erat, citra yang mendapat pelukan mendadak dari sang mama pun hampir terjatuh.


" Mama kenapa ya? Tidak seperti biasanya!" pikir citra bingung.


Karena penasaran citra langsung bertanya kepada sang mama.


" Mama kenapa?"


Bukan nya menjawab pertanyaan dari citra, bu veronica malah menangis di pelukan citra.


Hal itu semakin membuat citra bingung.


" Sebenarnya apa yang terjadi sih? Kenapa mama tiba-tiba memeluk aku dan sekarang mama malah menangis!" ucap citra dalam hati.


Citra hanya diam saja sambil menunggu mama nya berhenti menangis.

__ADS_1


Setelah. sang mama merasa lebih tenang, baru lah citra melepaskan pelukannya.


" Duduk dahulu ma!" kata citra menyuruh sang mama untuk duduk.


Mereka pun langsung duduk.


" Sebenarnya ada apa ma, kenapa mama tadi tiba-tiba memeluk aku?" tanya citra lembut.


" Hampir saja tadi aku jatuh" imbuh nya.


" Sejak tadi pagi mama dan papa mencari kamu ra" jawab mama.


" Mencari aku? Untuk apa ma, mencari aku?" tanya citra bingung.


" Bukan nya hari ini kamu berangkat kerja nya itu siang kan ra?!" ujar mama.


" Iya, hari ini citra berangkat kerja nya siang. Memang kenapa ma?"jawab citra bingung.


" Terus kalau kamu berangkat kerja nya siang, kenapa kamu tadi pagi pamit sama mama mau pergi ke rumah sakit ra?!" ucap mama.


" Oh! Masalah itu. Citra tadi sengaja berangkat pagi karena citra ingin menenangkan diri ma" kata citra.


" Menenangkan diri? Maksud kamu?" kata mama tidak mengerti maksud perkataan citra.


" Bukan apa-apa ma, citra hanya ingin menenangkan diri citra saja" jawab citra bohong.


" Iya tidak apa, yang penting sekarang kamu kan sudah pulang dalam keadaan baik-baik saja ra" jawab mama.


" Kamu sudah makan sayang?" tanya mama.


" Aku sudah makan tadi ma" jawab citra sambil menganggukkan kepala.


" Mama sudah makan?" tanya citra.


" Mama juga sudah makan sayang" jawab mama.


" Yakin? Mama tadi sudah makan! Jangan berbohong?!" tanya citra meragukan jawaban dari sang mama.


" Iya citra sayang, mama sudah makan. Kalau kamu tidak percaya kamu tanya bi sum saja" jawab mama.


" Kalau mama memang sudah makan, sekarang waktunya mama istirahat karena ini sudah tengah malam" kata citra sambil melihat jam di dinding.


" Iya, kamu juga harus istirahat" ucap mama.


" Siap ma" kata citra sambil tersenyum manis.


Mereka pun langsung berjalan menuju kamar nya masing-masing untuk istirahat.

__ADS_1


Setelah masuk kamar citra langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai mandi dia langsung tidur.


Sedangkan setelah masuk kamar bu veronica langsung membangunkan suaminya.


" Pa, papa bangun!!" kata bu veronica sambil menggoyangkan tangan suaminya.


" Hmm! Ada apa ma?" tanya pak ardi sambil mengerjapkan mata nya.


" Citra sudah pulang pa" jawab bu veronica.


Mendengar hal itu pak ardi langsung bangun dan berkata " Yang benar ma?!".


" Iya pa" jawab bu veronica sambil menganggukkan kepala.


" Alhamdulillah jika citra sudah pulang, kata nya dia tadi pergi kemana ma?" ucap pak ardi


" Tadi sih dia bilang nya menenangkan diri pa" jawab bu veronica.


" Yasudah, yang penting citra sudah pulang ma, ayo tidur sudah malam" kata pak ardi.


" Tunggu dulu pa, mama mau menghubungi farel dan vito untuk memberitahu jika citra sudah pulang" kata bu veronica.


" Yasudah, setelah itu mama tidur ya!" kata pak ardi.


" Iya pa" jawab bu veronica.


Bu veronica langsung menghubungi farel dan vito untuk memberitahu jika citra sudah pulang.


Setelah itu beliau langsung meletakkan handphone nya di atas meja dan langsung tidur.


Disisi lain.


Farel yang di hubungi oleh bu veronica langsung merasa lega.


" Alhamdulillah, kamu sudah pulang ca" ucap farel setelah sambungan telepon dengan bu veronica berakhir.


" Sekarang aku sudah merasa lega setelah mendengar kamu sudah pulang dan baik-baik saja" lanjut farel.


" Dan sekarang aku sudah bisa pergi meninggalkan negara ini dengan tenang ca, semoga kamu bisa bahagia bersama dengan vito ya ca" ucap farel.


Setelah mengatakan itu farel langsung berangkat ke bandara untuk berangkat ke luar negeri.


Sementara vito setelah mendapat kabar jika citra sudah pulang dan panggilan telepon tersebut sudah berakhir pun langsung berteriak.


" Yeah!! Alhamdulillah akhirnya kamu pulang juga ra!!" teriak vito sambil melompat-lompat kegirangan.


" Besok aku harus pergi ke sana untuk melihat citra" ucap vito.

__ADS_1


Setelah memastikan citra baik-baik saja, vito langsung tidur.


__ADS_2