
Citra seharian penuh berhadapan dengan banyak klien papa nya, Sehingga dia tidak pergi ke rumah sakit, setelah semua urusan pekerjaan nya selesai, citra langsung pulang istirahat.
Beberapa hari kemudian
Saat pulang dari rumah sakit, citra terkejut saat melihat banyak mobil yang terparkir di depan rumah nya.
" Kenapa ada begitu banyak mobil di sini ya? Kira-kira ada apa ya?!" pikir citra.
" Perasaan tadi pagi saat aku berangkat semua baik-baik saja tapi, kenapa sekarang ada banyak mobil disini?!"pikir citra.
Setelah memarkirkan motornya, citra turun untuk mencari tahu kira-kira mobil siapa yang terparkir di depan rumah nya.
" Kenapa mobil ini terlihat tidak asing lagi ya?!" batin citra sambil melihat mobil yang ada di samping dia memarkirkan motor.
" Seperti nya aku juga pernah melihat mobil ini deh! Tapi dimana ya? Aku lupa!" ujar citra saat melihat mobil sport mewah.
Karena penasaran citra langsung masuk kedalam rumah, dan betapa terkejutnya dia saat melihat vito dan keluarga nya di rumah nya.
" Manusia kutub!!" batin citra.
" Kenapa dia ada disini? Dan kenapa ada viona dan orang tua nya juga disini?!" batin citra.
" Ada apa ya?" pikir citra.
" Citra!!" panggil vito saat melihat citra berdiri di depan pintu.
__ADS_1
Semua orang melihat kearah pintu saat mendengar vito menyebut nama citra.
" Sayang, kamu sudah pulang?!" ujar mama.
Citra masih sibuk dengan berbagai pertanyaan di otak nya, sehingga dia tidak mendengar jika dia di panggil oleh vito dan mama nya.
Karena tidak mendapat respon dari sang putri, bu veronica langsung berdiri lalu beliau berjalan mendekati citra.
" Sayang, kamu kenapa?"tanya mama sambil menepuk bahu citra.
" Hah! Apa?" citra terkejut saat bahu nya di tepuk oleh seseorang.
" Mama!" kata citra saat melihat sang mama ada di samping nya.
" Mama sejak kapan ada di samping ku?" tanya citra bingung.
" Oh!" kata citra.
" Ma, memang di rumah ada acara apa, kenapa banyak orang?" tanya citra penasaran.
" Mereka hanya silaturahim saja sayang" jawab mama.
Mendengar jawaban sang mama citra hanya mengangguk-anggukkan kepala.
" Ayo! Ikut mama, tidak baik anak gadis melamun di depan pintu!" kata mama.
__ADS_1
" Iya ma" jawab citra sambil mengikuti kemana mama nya pergi.
Citra bersalaman dengan para tamu, saat citra akan duduk, viona berkata " Duduk disini ca!" sambil menepuk-nepuk kursi antara dia dan vito.
Dengan terpaksa citra menuruti keinginan viona.
" Kamu pulang dari rumah sakit nya jam segini terus ca?" tanya viona saat citra sudah sampai di samping nya.
" Tidak juga sih vio, kadang pulang pagi, kadang siang, kadang sore tergantung shift" jawab citra sambil duduk.
" Hai! Ra, apa kabar?" tanya vito.
" Alhamdulillah kabar ku baik, pak vito sudah sembuh?" jawab citra.
" Iya saya sudah sembuh ra" ucap vito.
Setelah citra duduk, baru lah pak dimas mengutarakan maksud kedatangan nya bersama keluarga nya ke rumah orang tua nya citra.
" Pak ardi dan bu veronica kedatangan kami sekeluarga selain untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga bapak dan ibu, kami sekeluarga bermaksud ingin melamar putri anda citra untuk anak kami vito" ucap pak dimas.
Deg!!
Citra sangat terkejut mendengar ucapan pak dimas.
" Apa!! Jadi, manusia kutub serius dengan perkataan nya?!" ujar citra dalam hati.
__ADS_1
Citra tidak mendengarkan apa yang sedang di bicarakan oleh papa nya vito, dia sibuk dengan pemikiran nya sendiri.
" Aku bingung harus bagaimana? Disatu sisi aku senang karena vito menepati janjinya dia saat kami masih kecil dan di sisi lain aku juga merasa sedih karena farel yang sudah aku anggap seperti kakak ku sendiri sekarang dia entah berada dimana" batin citra.