
" Pokoknya! Aku harus bisa membuat dia segera pulang ke hotel tempat dia menginap! Tapi bagaimana cara nya ya?"!" kata citra.
Tanpa terasa masakan nya sudah siap untuk di sajikan, citra langsung memindahkan masakan nya ke dalam mangkuk dan langsung membawa nya ke vito.
Sesampainya di depan vito, citra langsung menaruh makanan nya di atas meja dan berkata " Ini makanan nya sudah jadi pak, silahkan dimakan!".
" Terimakasih ra" ucap vito.
Vito pun langsung menyantap makanan yang masak oleh citra dengan lahap.
( Entah karena makanan nya enak atau karena vito kelaparan karena sejak pagi dia belum makan).
Citra yang melihat vito makan pun terheran-heran.
" Ini orang makan nya seperti orang yang tidak pernah makan saja" batin citra.
" Makanan nya masih ada tidak?" tanya vito.
" Hah! Apa pak?" citra terkejut.
" Makanan nya di dapur masih ada tidak?" tanya vito mengulangi pertanyaannya.
" Oh! Makanan nya! Masih kok pak di dapur" jawab citra.
Mendengar jawaban citra, vito langsung pergi ke dapur untuk mengambil makanan yang ada di dapur.
Citra yang melihat vito langsung pergi ke dapur saat mendengar jawaban dari dirinya pun semakin terheran-heran.
Sampai-sampai dia termangu dan geleng-geleng kepala.
" Memang nya sebegitu enak nya makanan ku?! Sampai-sampai dia tanya makanannya masih atau tidak!" ucap citra sambil garuk-garuk kepala nya yang tidak gatal.
" Kamu mau makan tidak ra?" tanya vito saat sudah kembali dari dapur.
" Tidak! Aku tadi sudah makan" jawab citra.
" Kamu yakin ra?" tanya vito sekali lagi.
" Iya, aku sudah makan pak" jawab citra sambil menganggukkan kepala.
Mendengar jawaban dari citra, vito langsung memakan makanan yang tadi dia ambil tadi dari dapur.
" Jangan-jangan orang ini benar-benar kerasukan setan! Bukti tadi dia tiba-tiba tertawa sendiri terus sekarang dia makan nya banyak sekali!" batin citra.
Baru beberapa menit makanan yang ada di depan vito sudah habis, citra yang melihat nya pun hanya geleng-geleng kepala.
Melihat citra yang menatap dirinya sambil geleng-geleng kepala, vito pun langsung bertanya " Kamu kenapa ra?".
Bukan nya menjawab pertanyaan vito, citra malah bertanya kepada vito " Pak vito tidak kekenyangan?".
__ADS_1
" Maksud kamu?" tanya vito tidak mengerti maksud dari pertanyaan citra.
" Maksud ku, pak vito tidak kekenyangan setelah makan dua porsi makanan yang aku masak pak?" jawab citra.
" Tidak ra! Saya tidak merasa kekenyangan sama sekali" ucap vito sambil menggelengkan kepalanya.
Citra langsung membelalakkan matanya saat mendengar ucapan vito.
" Pak vito baik-baik saja kan?" tanya citra khawatir.
" Iya, saya baik-baik saja ra" jawab vito.
" Memang nya saya kenapa ra?" tanya vito penasaran.
" Maaf pak, anda sebenarnya itu belum makan berapa hari sih pak?" tanya citra takut vito akan tersinggung dan marah.
" Baru hari ini sih ra" jawab vito tanpa melihat kearah citra.
Saat vito sedang menjawab pertanyaan dari dirinya, tiba-tiba rasa kantuk menghampiri nya.
Citra terus menguap dan berusaha untuk menahan rasa kantuknya tapi, tetap saja dia tidak bisa.
Dan akhirnya dia tertidur sambil kepalanya dia letakkan di atas meja.
Vito tidak menyadari jika citra sudah tertidur pulas, vito terus berbicara dan berkata " Sebenarnya saya sudah sangat merindukan masakan kamu ra, sejak kamu pergi meninggalkan saya, saya sudah tidak berselera sehingga membuat saya seperti sekarang ra"
Setelah bicara panjang lebar, dia baru menyadari jika citra hanya diam saja dan dia mulai penasaran lalu dia pun melihat kearah citra dan memanggil nya.
" Ra! Citra!"
Tetapi tidak ada jawaban dari citra, lalu vito pun berdiri dan berjalan kearah samping citra dan memanggil nya lagi.
" Ra! Citra!!"
Karena takut terjadi sesuatu dengan citra vito langsung mengecek keadaan citra.
Vito tersenyum lega dan berkata " Syukur lah, tenyata kamu hanya tidur ra".
" Kamu pasti kelelahan karena hari ini kamu banyak melakukan aktivitas" ucap vito sambil tersenyum.
Vito mengambil alat makan yang dia pakai untuk makan ke dapur dan langsung mencuci nya langsung, setelah selesai dia kembali ke tempat duduk nya dan langsung menggendong citra ala bridal style ke mobil nya.
Sebelum pergi ke dapur vito mengirim pesan kepada bawahan untuk membawa mobil nya ke cafe dimana sekarang dia berada.
Vito pun langsung membawa citra ke hotel tempat dia menginap.
Sesampainya di hotel tersebut, vito kembali menggendong citra sampai ke kamar nya.
Sesampainya di dalam kamar nya, vito langsung menidurkan citra di atas tempat tidur dengan sangat hati-hati agar citra tidak! terbangun dari tidurnya.
__ADS_1
Setelah menidurkan citra, vito langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah selesai, vito langsung berjalan menuju tempat tidur dan langsung berjongkok di depan citra yang sedang tertidur.
" Ra, aku harap kamu jangan pergi jauh dariku lagi ya" ucap vito sambil merapikan rambut yang menutupi wajah citra.
" Setelah kamu lulus kuliah aku akan langsung datang ke rumah kamu untuk melamar kamu ra, untuk menjadi istri ku yang sebenarnya, karena aku tidak mau kamu bersama pria lain ra" lanjut vito.
" Selamat malam ra" ucap vito sambil mencium kening citra.
Setelah itu, vito berjalan menuju sofa yang ada di kamar itu, dia langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk vito menyusul citra ke alam mimpi.
Sinar matahari pagi menyapa, dan penghuni kamar masih belum ada tanda-tanda ingin bangun dari mimpi mereka yang indah.
Saat mereka dua anak manusia sedang asik dengan mimpi mereka, tiba-tiba...
Drrrttt!.... Drrrttt!!...
Handphone vito bergetar, tapi hal itu tidak membuat sang pemilik handphone tidak merasa terganggu sama sekali.
Berbeda dengan citra, dia langsung meraba-raba sekeliling nya untuk mencari handphone tersebut.
Bukan handphone yang dia temukan, saat dia meraba-raba sekeliling nya untuk mencari handphone nya, tetapi hal lain yang dia pegang saat meraba-raba sekeliling nya.
Citra pun langsung terbangun saat tangan nya meraba sesuatu yang lain saat dia sedang mencari handphone nya.
Citra mengerjapkan mata nya berkali-kali untuk menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam mata nya.
Dan betapa terkejutnya citra saat penglihatan nya sudah bisa melihat dengan jelas, dia melihat ada orang asing yang tidur di sebelah nya.
" Aaaaaa!!!..." teriak citra sambil menendang orang asing tersebut.
Citra langsung menarik selimut nya dan turun dari tempat tidur.
" Aw!" Orang tersebut mengaduh kesakitan karena jatuh dari atas tempat tidur.
" Kamu siapa?" tanya citra sambil memegangi selimut nya.
Orang tersebut berdiri sambil memegangi punggung nya yang terasa sakit akibat tendangan dari citra.
" Ini saya ra, vito!" jawab orang tersebut sambil kesakitan.
" Pak vito?!" ujar citra sambil melihat apakah benar orang itu adalah vito.
" Iya saya vito ra, si manusia kutub ra" jawab orang tersebut.
Setelah merasa cukup jelas, citra pun langsung bertanya kepada orang tersebut " Anda kenapa ada di kamar ku??!"
Ya! Orang tersebut adalah vito. Orang yang semalam sudah membawa citra pergi dari cafe.
__ADS_1