Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 43


__ADS_3

Setelah memberitahu kekasih nya untuk pulang, vito langsung pergi tanpa mempedulikan betapa terkejutnya angel saat vito berkata seperti itu.


Selama di perjalanan menuju kantor bayangan citra yang tiba-tiba mencium bibir nya terus saja muncul, sehingga tanpa sadar vito memegang bibir nya sendiri sambil tersenyum.


Riko yang melihat bos nya terus tersenyum pun merasa keheranan, sehingga membuat vito bertanya-tanya dalam hati " Vito kenapa yah, kok kelihatan nya bahagia banget?"


" Apa karena si angel itu ya" pikir riko


Karena penasaran akhirnya riko pun bertanya kepada vito " Kamu kenapa vit, dari tadi aku perhatikan kamu tersenyum terus?"


" Apa karena si angel itu?" imbuh riko


Namun sayangnya, vito tidak mendengarkan pertanyaan dari riko, di karenakan dia terus saja membayangkan tingkah laku citra sejak tadi pagi yang membuat vito terheran-heran.


" Wanita itu kenapa ya, tidak biasa nya dia berinisiatif untuk mencium aku terlebih dahulu?" tanya vito dalam hati


" Tapi, bibirnya manis banget" ucap vito dalam hati


Saat vito sedang melamun, tiba-tiba....


Drrtttt drrttt....


Handphone nya bergetar, hal itu membuat vito tersadar dari lamunannya, dia pun segera mencari dimana handphone nya berada, setelah menemukan handphone nya, vito melihat nama yang tertera di layar handphone nya dan langsung mengangkat telepon tersebut.


Di sisi lain citra merutuki tindakan yang tadi dilakukan oleh nya " Kenapa aku tadi tiba-tiba mencium bibir nya ya, kan bibir ku jadi tidak perawan lagi"


" Tidak apa-apa deh, bibir ku tidak perawan lagi yang penting aku puas banget saat melihat emak lampir itu tidak bisa berkata-kata lagi" ucap citra

__ADS_1


" Siapa suruh tadi dia membuat aku marah!" ucap citra lagi


" Tapi kejam juga ya, kalau saja tadi aku tidak segera berdiri, mungkin aku akan berakhir di rumah sakit, manusia kutub itu juga tega banget masa dia tidak menghentikan pacar nya yang sedang menganiaya istrinya sendiri" ucap citra kesal saat mengingat kejadian saat angel sedang menarik rambut nya, dan vito hanya diam saja tanpa berbuat apapun.


" Awas saja, aku pasti akan membuat perhitungan dengan manusia kutub itu!" ucap citra dengan penuh amarah


" Omong-omong, sekarang aku mau kemana ya?" ucap citra bingung


" Kalau aku mengganti penampilan menjawab diriku sendiri, takut nya manusia kutub itu menyuruh seseorang untuk membuntuti ku, kan kalau sampai ketahuan kalau aku bukan kak devina, bisa bahaya!" ujar citra


" Yasudah lah, mending aku pergi jalan-jalan saja biar suntuk" ucap citra


Sepanjang perjalanan citra terus saja berbicara sendiri, sampai dia akhirnya dia sampai di suatu tempat yang sudah lama tidak dia kunjungi.


Citra pun langsung memarkirkan motornya, setelah itu dia langsung berjalan melewati gang kecil hingga akhirnya dia sampai di sebuah tempat yang bisa membuat dia bisa menghilangkan semua masalah yang sedang dia hadapi.


" Daripada aku pergi honeymoon dengan manusia kutub, lebih baik aku menikmati keindahan alam yang indah ini" ujar citra.


Citra pun kini mulai merebahkan tubuhnya di atas padang rumput yang indah, serta angin yang sepoi-sepoi semakin membuat citra merasa nyaman, tanpa terasa rasa kantuk menghampiri citra, dan tidak butuh waktu lama untuk citra pergi ke alam mimpi.


Citra terbangun dari tidurnya dan mendapati bahwa hari sudah mulai sore, citra pun berniat untuk pulang, tapi niat nya dia urungkan karena dia ingin menikmati keindahan sunset saat dia masih berpura-pura menjadi kakak nya.


Saat citra sedang menikmati keindahan sunset yang indah, ternyata ada seseorang yang diam-diam mengambil foto nya.


Dugaan citra benar, ternyata ada seseorang yang mengikuti dirinya pergi, entah itu orang suruhan vito atau orang suruhan angel, citra tidak tahu.


* Flashback on *

__ADS_1


Saat citra sedang mengendarai motor menuju tempat tujuan nya, citra menyadari bahwa ada seseorang yang diam-diam mengikuti kemana dia pergi.


" Kenapa orang itu terus mengikuti kemana aku pergi ya" batin citra


" Atau jangan-jangan, itu orang suruhan nya si manusia kutub untuk mengawasi ku, apa jangan-jangan orang itu mulai curiga kalau aku bukan kak devina" pikir citra


" Atau mungkin saja orang itu adalah orang suruhan dari emak lampir, supaya orang itu memberi pelajaran kepada aku karena aku sudah membuat dia marah" batin citra


" Terus sekarang aku harus bagaimana ya, apa aku langsung menghindar dari orang itu, atau aku berpura-pura tidak tahu kalau ada yang mengikuti aku" ucap citra dalam hati


" Yasudah deh, mending aku pura-pura tidak tahu saja, lagipula aku juga sudah bilang sama orang itu kalau aku tidak bisa bertemu dengan dia" batin citra


Citra pun kembali fokus ke jalan, dan dia terus melajukan kendaraannya dengan kecepatan rata-rata menuju ke tempat tujuan nya.


Orang itu tenyata masih terus mengikuti kemana dirinya pergi, dan saat citra sampai di tempat tujuan nya, orang itu pun langsung mengambil foto nya, begitu pun saat citra sedang menikmati keindahan sunset, tapi citra menebak orang itu tidak mengambil foto nya saat dia sedang tertidur, karena sebelum tidur dia mendengar orang itu sedang berbicara dengan seseorang melalui sambungan telepon, dan seseorang Yang menelepon orang itu mengatakan bahwa orang itu tidak boleh menganggu citra yang sedang tertidur, hal itu membuat citra yakin jika orang yang sejak tadi mengikuti kemana dirinya pergi itu adalah orang suruhan manusia kutub (vito).


* Flashback off *


Setelah puas menikmati keindahan sunset, citra melihat jam ternyata waktu nya masih cukup untuk dia jika pergi ke satu tempat lagi, citra pun langsung berjalan menuju tempat dia memarkirkan motor nya, setelah sampai di samping motor nya, citra langsung mengendarai motor nya untuk pergi ke tempat yang lain sebelum dia pulang.


Setelah 10 menit perjalanan, kini citra sudah sampai di tempat tujuan nya, citra pun langsung turun dari motor nya dan langsung menuju kursi yang ada di sana, sebelum dia duduk citra memesan bakso terlebih dahulu.


Yah, tempat tujuan citra selanjutnya adalah penjual bakso yang ada di pinggir jalan, tempat favorit nya dia.


Tidak lama kemudian bakso pesanan dia pun datang, saat pesanan nya datang, citra membawa baki/ nampan yang berisi dua porsi bakso tersebut menuju seseorang yang sedang berada di atas motor.


Sesampainya di samping seseorang yang sejak tadi terus mengikuti kemana dirinya pergi.

__ADS_1


" Ayo makan dulu, saya juga sudah memesan dua porsi bakso!" ajak citra sambil membawa baki/nampan


__ADS_2