
2 minggu kemudian.
Kini citra sudah mulai bekerja di salah satu rumah sakit swasta di kota tempat tinggal nya. Selama hampir dua minggu dia disibukkan dengan pekerjaan nya di rumah sakit.
" Selamat sore dok!" sapa salah satu perawat sambil tergesa-gesa.
Belum sempat citra menjawab sapaan dari perawat tersebut, kini perawat tersebut sudah bertanya "Dokter sudah mau pulang?". saat melihat citra sudah mengemas barang.
" Iya ini saya sudah mau pulang sus" jawab citra sambil tersenyum.
" Ada apa sus?" tanya citra penasaran saat melihat perawat tersebut datang dengan tergesa-gesa.
" Itu dok, ada pasien yang baru saja datang tapi dokter yang shift malam belum datang" jawab perawat tersebut.
" Dokter tolong periksa pasien tersebut ya dok, soal nya sejak tadi pasien tersebut marah-marah kepada kami dok!" pinta perawat tersebut.
Mendengar hal itu, citra merasa tidak tega dia pun langsung bertanya " Pasien nya sekarang di rawat dimana sus?"
" Pasien masih berada di ruang IGD dok" jawab perawat tersebut.
Setelah mendengar jawaban perawat tersebut, citra langsung mengambil stetoskop dan baju dinas nya.
" Ayo sus!" ajak citra sambil memakai baju dokter nya.
" Baik dok" ucap perawat tersebut.
Mereka langsung pergi ke ruang IGD dimana pasien tersebut dirawat.
Citra terkejut saat melihat para perawat berada di luar ruangan.
" Kenapa kalian semua berada diluar?" tanya citra bingung.
" Kami di usir dok" jawab salah satu perawat tersebut.
" Di usir??" tanya citra terkejut.
Mereka semua menganggukkan kepala.
" Memang nya dia siapa sih? Apa mungkin dia orang yang sangat penting di kota ini sampai-sampai membuat para perawat di rumah sakit ini takut semua?!" pikir citra.
Karena penasaran, citra pun masuk kedalam untuk melihat sebenarnya siapa pasien yang sedang berada di ruang IGD.
" Kenapa rasa nya orang ini terlihat tidak asing lagi bagi ku ya?!" batin citra saat melihat seseorang yang sedang terbaring di hospital bed sambil memegangi perutnya.
Perlahan citra mulai melangkahkan kakinya mendekati pasien tersebut.
" Selamat sore, perkenalkan saya adalah dokter di rumah sakit ini" ucap citra.
Saat mendengar citra mengatakan jika dia adalah dokter di rumah sakit tersebut, seseorang tersebut langsung melihat ke arah sumber suara.
Betapa terkejutnya citra saat mengetahui siapa yang sedang terbaring di atas hospital bed.
" Manusia kutub!!" kata citra keceplosan.
Citra langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan nya.
" Pantas saja semua perawat di usir, orang pasien nya manusia kutub!" batin citra.
Setelah mengetahui bahwa yang sakit adalah vito, citra langsung mendekat.
Bukan menanyakan dia sakit apa, citra malah mengomel.
__ADS_1
" Maka nya jadi orang jadi gila kerja, jadi lupa makan kan!" ucap citra memarahi vito.
Mendengar itu vito langsung menengadah untuk melihat siapa yang berani memarahi dirinya.
" Citra!!" kata vito lirih sambil menahan rasa sakit.
Tanpa berkata apapun citra langsung memeriksa vito.
Dia juga menyuruh perawat tersebut untuk memberikan obat agar rasa sakit nya berkurang.
Saat seorang perawat akan menyuntikkan obat melalui infus, citra langsung berkata " Sus, tolong pasien ini di suntik saja!" ucap citra.
" Di suntik dok?" tanya perawat tersebut.
" Iya di suntik sus" jawab citra.
" Baik dok" ucap perawat tersebut.
" Iya sus, bila perlu perut nya di operasi biar tidak makan sekalian!!" ucap citra kesal.
Perawat tersebut terkejut saat mendengar ucapan citra.
" Sudah tahu ada penyakit lambung, masih saja jarang makan!! Anda sudah bosan dengan hidup anda?!" kesal citra.
Vito yang merasa dirinya salah pun hanya diam saja tanpa berani berkata apapun.
" Sudah berapa hari tidak makan?" tanya citra ketus.
Saat citra sedang bertanya kepada vito, tiba-tiba riko datang.
" Bos dokter nya belum datang" ucap riko tidak melihat kearah depan.
Citra yang mendengar suara riko pun langsung membalikkan tubuhnya kearah riko sambil memasang wajah garang.
Sebelum riko bicara, citra langsung bertanya " Sudah berapa hari bos anda tidak makan?".
" Eca!!" riko terkejut.
" Iya, aku eca" kata citra ketus.
" Kok kamu bisa ada disini?" tanya riko bingung.
" Aku bekerja di rumah sakit ini" jawab citra.
" Bos anda sudah tidak makan berapa hari?" tanya citra.
" Dia setiap hari makan, tapi tidak tepat waktu" jawab riko.
" Lain kali kalau makan nya tidak tepat waktu, mending jangan makan sekalian!" ujar citra.
" Dari makan nanti ujung-ujungnya sakit, mending jangan makan sudah jelas!" ucap citra datar.
" Iya ra, lain kali saya akan makan tepat waktu" ucap vito pelan.
" Sekarang bagaimana? Sudah membaik?" tanya citra.
Vito menganggukkan kepalanya.
" Yasudah, karena sudah membaik aku pergi dahulu" ucap citra.
" Mau pergi kemana ra?" tanya vito sambil memegang tangan citra.
__ADS_1
" Mau pulang, karena jam kerja ku sudah habis sejak tadi" jawab citra.
" Kalau anda tidak mengusir semua perawat di rumah sakit ini, aku sudah pulang dan tidur dirumah" ujar citra.
" Iya maaf, aku mengaku salah. Soalnya perut saya sangat sakit jadi saya emosi" ucap vito.
" Akibat dari ulah anda tadi adalah semua perawat tidak ada yang berani masuk kedalam ruangan ini" ujar citra.
" Pantas saja, di luar ruangan banyak perawat ca!" ujar riko.
" Itu karena ulah bos anda" jawab citra.
" Ra, kamu jangan pulang ya!" pinta vito.
" Jam kerja ku sudah selesai" ucap citra.
" Dan aku harus pulang, karena aku sudah ada janji dengan seseorang" imbuh nya.
" Janji dengan siapa?" tanya vito dingin.
" Amel" jawab citra singkat.
Mendengar jawaban citra, vito merasa lega.
" Berarti kamu besok berangkat kan?" tanya vito.
Citra menggelengkan kepalanya sambil menjawab " Tidak, aku besok libur".
" Kalau kamu libur, aku tidak mau di rawat!" ucap vito merajuk.
" Kenapa tidak mau dirawat?" tanya citra penasaran.
" Ya karena dokter nya bukan kamu" jawab vito.
Mendengar jawaban vito, citra langsung menepuk dahi.
" Dasar anak kecil!" gumam citra.
" Pak! Infus nya jangan di lepas pak!" kata perawat tersebut.
Citra yang mendengar perkataan perawat tersebut pun langsung melihat ke arah vito.
" Jika anda berani melepas infus itu, besok aku tidak akan datang kesini untuk menjenguk anda!" ancam citra.
Mendengar itu vito langsung menghentikan kegiatan.
Citra yang melihat nya pun langsung bertanya " Kenapa berhenti?".
" Kata kamu kalau saya melepaskan infus ini katanya besok kamu tidak akan datang" jawab vito.
" Anda harus berjanji dengan ku, kalau anda harus menuruti perintah dokter dan perawat di rumah sakit ini dan jangan lupa minum obat nya!" ucap citra.
" Iya, tapi kamu harus janji dengan saya kalau kamu besok akan datang kesini!" ujar vito.
" Iya, aku janji" kata citra.
" Yasudah, sekarang anda minum obat" kata citra.
Vito menuruti perintah citra dan langsung minum obat.
Setelah selesai meminum obat, citra berkata " Sekarang aku pulang dahulu, besok aku datang kesini lagi".
__ADS_1
" Iya ra" jawab vito.
Setelah berpamitan citra langsung keluar dari ruangan itu dan langsung pulang ke rumah karena dia sudah ditunggu oleh amel.