Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 121


__ADS_3

" Apapun resiko nya, aku tetap harus membongkar rahasia ini, agar citra mau pulang ke rumah!" ucap papa dalam hati


Huft....


Papa menarik napas panjang dan membulatkan tekad nya.


" Saya akan menerima apapun yang akan anda lakukan nanti, setelah anda mendengar apa yang akan saya katakan kepada anda!" ucap papa pasrah.


" Memang apa yang akan katakan kepada saya sehingga membuat anda bicara seperti itu?" tanya vito penasaran.


" Hal yang ingin saya katakan kepada anda itu adalah sesuatu yang menurut saya sangat penting untuk anda ketahui" jawab papa.


" Karena sebenarnya wanita yang menikah dengan anda waktu itu bukanlah devina yang sekarang ada di hadapan anda" kata papa.


" Tunggu dulu, tadi maksud nya apa ya anda bicara seperti itu?" ucap vito.


" Bukan apa-apa kok mas, tadi papa cuman asal bicara saja!" kata devina mencoba meyakinkan vito bahwa tadi papa salah bicara.


" Iya nak vito, papa nya devina tadi cuman asal bicara saja" ucap mama membenarkan perkataan devina.


" Mama dan devina bilang kalau tadi papa cuman asal bicara saja. Maksud mama seperti itu!?!" ujar papa tidak terima jika istri dan anaknya menganggap kalau dirinya hanya asal bicara saja.


" Apa yang tadi papa katakan itu semua nya benar ada nya ma, mama kan tahu kalau wanita yang di nikahi vito waktu itu bukanlah devina yang sesungguhnya!" ucap papa.


" Iya pa, mama tahu kalau waktu itu memang bukan devina anak kita yang di nikahi oleh vito pa!" ucap mama.


" Yasudah! Biarkan saja pa! Papa tidak perlu menceritakan semuanya!" kata mama mencoba mencegah suaminya menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada vito.


Vito yang melihat perdebatan itu, semakin membuat vito ingin mengetahui rahasia apa yang selama ini mereka sembunyikan dari dirinya.


" Stop!!" ucap vito menghentikan perdebatan ayah dan ibu mertua nya.


" Pak ardi, sebenarnya maksud dari perkataan anda tadi itu apa yang mengatakan kalau wanita yang saya nikahi waktu itu bukanlah devina yang sedang ada di depan saya?" tanya vito dengan nada dingin.


Baru saja devina akan menjawab pertanyaan vito, vito langsung berkata " Saya hanya ingin mendengar jawaban dari papa kamu bukan dari kamu!!".


Mendengar hal itu membuat devina langsung terdiam.

__ADS_1


Melihat anak nya di bentak oleh vito membuat mama veronica ketakutan.


" Maksud dari perkataan saya tadi adalah wanita yang anda nikahi waktu itu bukanlah devina tetapi wanita itu adalah..." ucap papa tidak menyelesaikan ucapannya.


" Jadi, siapa wanita itu waktu itu menikah dengan saya?" tanya vito dingin.


" Dia adalah... Wanita yang saya suruh untuk berpura-pura menjadi devina" jawab papa.


" Beritahu saya siapa wanita itu!?" kata vito tegas.


" Wanita itu adalah... Citra" jawab papa.


Deg!...


Vito terkejut mendengar jawaban dari ayah mertua nya.


" Citra?" batin vito.


" Citra? Citra siapa?" tanya vito penasaran.


" Citra putri saya sendiri pak, saya memaksa dia untuk berpura-pura menjadi devina" jawab papa.


Mendengar jawaban itu membuat vito kembali terkejut.


" Memaksa? Saya tidak habis berpikir anda tega memaksa putri anda sendiri untuk berpura-pura menjadi kakak nya untuk menikah dengan saya!" sindir vito.


" Saya terpaksa melakukan itu karena saya tidak ingin membuat anda sekeluarga malu karena mempelai wanita nya kabur tepat di hari pernikahan" jawab papa.


Vito kembali di buat terkejut dan marah dengan jawaban papa mertua nya.


Melihat perubahan ekspresi wajah vito menjadi marah, membuat pak ardi langsung berkata " Silahkan jika anda ingin memukul saya atau mungkin anda ingin langsung melaporkan kejadian ini kepada polisi, saya sudah pasrah dan tidak peduli dengan hal itu semua"


" Karena orang yang melarang saya untuk tidak mengatakan semua ini kepada anda sudah pergi dan meninggalkan saya" lanjut papa.


" Siapa yang melarang anda?! " tanya vito dingin.


" Citra. Dia yang selalu melarang saya untuk mengatakan hal ini kepada anda, karena dia khawatir dan takut jika anda sedang dalam keadaan emosional anda tidak bisa mengontrol diri dan bisa melukai orang lain" jawab papa.

__ADS_1


Vito tersentak saat mendengar jawaban dari pak ardi.


" Citra khawatir jika papa nya bicara jujur kepada anda, anda pasti akan sangat marah, dia tidak ingin anda melukai orang lain" ucap papa.


" Wanita itu takut aku tidak bisa mengontrol emosi dan aku bisa melukai orang lain " batin vito.


" Aku bahkan sering sekali memarahi dia, saat dia sedang berpura-pura menjadi kakak nya" ucap vito dalam hati.


Vito berusaha meredam emosi nya agar dia tidak melukai orang lain.


" Sejak kapan mereka berdua bertukar posisi?" tanya vito dingin.


" Mereka berdua bertukar posisi setelah oma nya meninggal" jawab papa.


" Dia juga memutuskan untuk melanjutkan pendidikan nya di luar negeri" lanjut papa.


Mendengar jawaban itu membuat vito teringat sesuatu.


" Pantas saja, saat aku berada di dekat devina aku merasakan seperti ada sesuatu yang berubah dari nya"


batin vito.


" Entah itu dari cara bicara nya, sikap nya, cara dia memeluk aku bahkan sampai cara dia mencium aku pun sangat berbeda dengan wanita itu" batin vito.


Kini vito benar-benar sudah tidak fokus mendengarkan penjelasan dari pak ardi, di karenakan dia sedang mengingat keanehan yang terjadi pada saat itu.


" Dan saat anniversary saya dan istri saya, dia berniat memberikan kejutan kepada kami tetapi, dia malah terluka akibat ulah dari orang suruhan dari kekasih nya devina yang berusaha melukai saya dan istri saya" ucap papa.


" Bahkan saat dia sedang terluka dan dia mengetahui jika kakak nya kabur dari rumah lagi, dia mau berpura-pura menjadi devina kembali hanya karena dia tidak ingin membuat anda curiga" imbuh nya.


Dan saat vito kembali fokus mendengarkan penjelasan pak ardi, vito terkejut saat mendengar ucapan beliau.


" Apa!!" vito terkejut saat mendengar ucapan pak ardi tadi.


" Jadi maksud anda wanita yang pulang dari luar negeri setelah citra pergi itu adalah citra bukan devina?!" ujar vito.


Papa hanya menganggukkan kepala sambil berkata " Iya, dia memang citra yang merubah penampilan nya dan berdandan menjadi seperti devina".

__ADS_1


" Ya tuhan. Berarti waktu itu aku hampir saja merenggut kesucian nya citra, hanya karena ingin membuktikan kebenaran devina benar-benar masih perawan atau tidak" ucap vito dalam hati penuh penyesalan.


" Untung saja hal itu tidak sampai terjadi, kalau hal itu sampai terjadi aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan nya, perasaan pasti akan sangat hancur" ucap vito dalam hati.


__ADS_2