
Vito yang mendengar sang mama membongkar rahasia nya kepada citra pun langsung berkata " Ih! Mama, jangan di bongkar dong! Nanti citra tahu semuanya!!"
" Memang kenapa kalau citra mengetahui nya vit?" tanya tante elisa.
" Ya, aku kan malu ma" jawab vito sambil tersipu malu.
Citra yang melihat hal itu langsung tersenyum manis, vito yang melihat citra tersenyum manis semakin membuat dia menjadi salah tingkah.
Pak dimas yang melihat putra nya salah tingkah karena mendapat senyuman dari citra, lalu pak dimas berkata " Bagaimana kalau kita sebaiknya menentukan tanggal yang tepat untuk melangsungkan pernikahan putra dan putri kita pak?!"
" Itu ide yang bagus, mari kita bicarakan sambil duduk di ruang tamu?!" ujar papa.
Pak dimas dan yang lainnya hanya menganggukkan kepalanya, dan mereka semua langsung pergi ke ruang tamu.
Setelah sampai di ruang tamu mereka semua langsung duduk.
" Karena nak citra sudah menerima lamaran putra kami vito, kira-kira tanggal berapa acara pernikahan anak-anak kita akan di laksanakan?" tanya pak dimas membuka pembicaraan.
" Bagaimana jika acara pernikahan anak kita di laksanakan bulan depan saja" jawab papa
" Bulan depan? Saya tidak masalah jika pernikahannya diadakan pada bulan depan" kata pak dimas.
" Bagaimana dengan yang lain? Apakah semua nya setuju jika pernikahan citra dan vito diadakan bulan depan?" tanya pak dimas.
" Kami setuju jika pernikahan mereka diadakan bulan depan" jawab papa nya viona.
" Karena semua sudah setuju pernikahan citra dan vito diadakan bulan depan, sekarang kita bicarakan adat apa yang akan di pakai saat pesta pernikahan dan pestanya seperti apa?!" ujar pak dimas.
" Kalau soal itu, bagaimana kita tanya langsung kepada calon pengantin nya saja, bagaimana?" tanya papa.
" Iya pa, benar yang di katakan oleh pak ardi, lebih baik kita tanyakan langsung kepada vito dan citra saja mereka mau menggunakan adat apa saat acara pernikahan?!" ujar bu elisa membenarkan pendapat pak ardi.
" Yasudah, jika seperti itu" kata pak dimas.
" Jadi kalau mau menggunakan adat apa saat acara pernikahan kalian? Dan pesta pernikahan nya seperti apa?" tanya pak dimas kepada citra dan vito.
" Jika vito terserah citra pa" jawab vito.
__ADS_1
" Ya iyalah vito terserah eca, vito kan bucin ( budak cinta) parah!" ucap viona.
Vito hanya diam saja tidak mengelak ucapan viona.
" Bagaimana sayang, kamu ingin pesta pernikahan nya seperti apa?" tanya mama.
" Sebenarnya dulu citra mempunyai keinginan jika citra menikah, pernikahan citra dilaksanakan dengan sederhana dan hanya di hadiri oleh keluarga dan kerabat terdekat saja" jawab citra.
" Semua orang terkejut dengan jawaban citra.
" Ca, kamu serius ingin pernikahan yang seperti itu?" tanya viona tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
Belum juga citra menjawab pertanyaan viona, bu veronica langsung menimpalinya.
" Sayang, kamu serius ingin pernikahan yang seperti itu, tidak ingin pesta pernikahan yang mewah begitu sayang?!".
" Iya benar ma, aku ingin pernikahan yang seperti itu" jawab citra sambil menganggukkan kepala.
" Ca, pasti kamu diancam oleh vito kan supaya kamu jangan meminta pesta pernikahan yang mewah?!" kata viona menebak.
" Enak saja kamu kalau bicara!" kata vito tidak terima.
" Siapa juga yang marah?!" kata vito.
" Iya kamu lah, memang nya eca!" jawab viona.
Citra yang melihat hal itu pun langsung berkata " Sudah cukup vio!"
" Itu semua adalah keinginan ku jadi, tidak ada hubungannya dengan pak vito" lanjut citra.
" Alasannya apa ca?" tanya viona penasaran.
" Iya karena supaya acara nya itu lebih khusyuk dan hikmat" jawab citra
" Dan yang paling penting, uang yang akan di gunakan untuk membuat pesta bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat" imbuh nya.
" Bagaimana vito, calon istri kamu ingin pernikahan kalian itu di laksanakan secara sederhana?" tanya bu elisa kepada putranya.
__ADS_1
" Sudah jangan di tanya lagi tan, vito pasti menyetujui nya kan tadi viona sudah mengatakan jika vito itu bucin parah kepada citra tan" kata viona menyela.
Kini giliran bu veronica yang bertanya kepada vito " Apakah benar yang dikatakan oleh viona nak vito?".
Vito menganggukkan kepalanya sambil menjawab " Iya benar tan, saya menyetujuinya tante".
" Jika kamu sudah menyetujui nya, berarti pesta pernikahan kalian diadakan secara sederhana" ucap pak dimas.
" Berarti kita harus segera mencari designer untuk merancang gaun pengantin untuk kalian berdua!?" ujar bu elisa.
" Iya benar, citra sayang besok kamu libur kan?" tanya mama.
" Seharusnya besok citra libur tapi.." jawab citra tidak melanjutkan ucapannya.
" Tapi apa sayang?" tanya mama penasaran.
" Tapi besok citra tidak libur ma, soalnya citra menggantikan teman citra yang sedang cuti melahirkan" jawab citra menjelaskan.
" Terus kamu kapan libur nya ra?" tanya vito.
" Kalau di tanya libur nya kapan, jawaban nya kita tidak pernah libur vit" jawab viona.
" Hei! Yang aku tanya itu citra bukan kamu! Jadi kamu diam!!" ucap vito kesal.
" Yang di katakan oleh viona memang benar, soalnya di tempat kerja ku itu masih menggunakan sistem shift, maka nya libur nya tidak pasti" ujar citra membenarkan ucapan viona.
"Kamu minggu ini shift apa sayang?"tanya mama.
" Shift pagi ma" jawab citra.
" Untuk waktu nya bisa kita atur saat sesuai dengan hari libur nya citra. Bagaimana?!" ujar bu elisa.
" Aku setuju tan" jawab viona.
" Bagaimana ra, kamu setuju?" tanya vito.
Citra menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
" Karena semua sudah jelas, kami mohon pamit pulang terlebih dahulu, lain waktu kita sambung lagi obrolan kita" ucap pak dimas pamit.
Setelah berpamitan vito dan keluarga nya pulang, setelah semua orang pulang citra masuk untuk membersihkan dirinya.