
" Citra!" panggil rama
" Iya kak" jawab citra
" Ada apa kak?" tanya citra
Bukannya menjawab pertanyaan citra, rama kini malah kembali bertanya kepada citra " Kamu sudah punya pacar belum ra?".
" Belum kak" jawab citra
" Memang ada apa kak?" tanya citra
" Masa sih, kamu belum punya pacar?" kata rama tidak percaya dengan jawaban citra
" Ya memang aku belum punya pacar kak, memang kenapa kak?" kata citra
" Kalau cowok yang kamu suka kriteria nya seperti apa, apa kriteria cowok yang kamu suka seperti dokter raka mungkin?" tanya rama
" Kalau untuk kriteria cowok aku sih tidak ada kak " jawab citra
" Kenapa kak rama bilang kriteria yang aku suka seperti dokter raka?" tanya citra penasaran
" Ya tidak apa-apa sih ra, kan dokter raka dia ganteng ra, dan Aku perhatikan seperti nya dokter raka suka deh sama kamu" jawab rama
" Masa sih kak?" tanya citra bingung
" Iya ra, bahkan aku saja bisa melihat nya ra" jawab rama
" Sekarang giliran aku yang tanya sama kak rama!" ucap citra
" oke!" jawab rama
" Kak rama sudah punya pacar?" tanya citra
" Belum" jawab rama singkat
" Masa sih kak, kak rama belum punya pacar?" tanya citra tidak percaya dengan jawaban yang di berikan oleh Rama
" Padahal ya kak, di kampus banyak banget cewek yang suka sama kak rama" ujar citra
" Iya memang benar aku belum punya pacar ra" jawab rama
" Tunggu dulu, kamu tahu dari mana kalau banyak cewek di kampus yang suka sama aku!" ucap rama dengan tatapan menyelidik
" Aku tahu dari amel lah kak, dia kan juga suka sama kak rama" kata citra
" Dia siapa?" tanya rama
" Amel " jawab citra
" Dia suka sama kak rama sejak awal masuk kuliah, dia juga yang bilang kalau di kampus banyak cewek yang suka sama kak rama, maka nya aku kak" ucap citra
" Amel yang tadi jalan bareng kamu?" tanya rama
" Iya kak" jawab citra
__ADS_1
" Kalau amel tidak cerita tentang hal apa saja yang terjadi di kampus, aku tidak akan pernah tahu di kampus terjadi apa saja kak" ujar citra
" Kok bisa tidak tahu, memang kamu jarang masuk kuliah?" tanya rama
" Aku sering ke kampus kok kak, hanya akhir-akhir ini saja aku jarang ke kampus" jawab citra
" Kok aku tidak pernah melihat kamu di kampus?!" ujar rama
" Mungkin karena setiap kelas selesai aku langsung pergi kak, maka nya kak rama tidak pernah melihat aku di kampus" jawab citra
" Oh! begitu" kata rama
Citra hanya mengangguk-anggukan kepalanya
" Kok jadi aku yang di tanya-tanya sama kak rama, kan sekarang giliran kak rama yang tanya-tanya!" ucap citra
" Hehehe, ternyata kamu masih ingat saja!" ucap rama sambil tertawa
" Ingat lah kak" ucap citra
" Oke! Sekarang lanjut kita ke pertanyaan selanjutnya!" kata citra
Rama hanya menganggukkan kepalanya
" Ada tidak kak kriteria khusus untuk jadi pacar kak rama?" tanya citra
" Tidak ada sih ra" jawab rama
" Masa sih kak tidak ada kriteria khusus untuk jadi pacar kak rama, kan kak rama ganteng pasti ada dong kak kriteria khusus untuk jadi pacar nya kak rama" ucap citra
" Tunggu dulu, tadi kamu bilang aku ganteng atau jangan-jangan kamu mau daftar jadi calon pacar ku ya!" ucap rama
" Ya kan, kak rama cowok pasti akan di bilang ganteng kan tidak mungkin kan kalau kak rama di bilang cantik" ucap citra
" Nah, kalau cewek baru di bilang cantik" ucap citra
" Iya juga sih" kata rama
Tanpa disadari mereka kini sudah sampai di depan toko buah, citra langsung memilih buah apel yang di inginkan oleh sang oma.
Selain membeli buah apel pesanan sang oma, citra juga membeli buah yang lain.
Setelah membeli buah mereka memutuskan untuk kembali lagi ke rumah sakit, di karenakan citra khawatir kalau oma nya menunggu terlalu lama.
Baru saja beberapa langkah, rama berhenti dan berkata " Ra, kamu tunggu dulu disini sebentar ya!"
" Memang nya kak rama mau kemana?" tanya citra
" Aku mau pergi sebentar saja kok" jawab rama
" Yasudah, iya kak" ucap citra
Setelah citra bilang iya, rama langsung pergi tapi, baru beberapa langkah dia berjalan dia berhenti dan menoleh ke belakang sambil berkata " Janji loh, jangan kemana-mana!"
" Iya kak, aku tidak akan kemana-mana" ucap citra
__ADS_1
Setelah mendengar ucapan citra, rama kembali melanjutkan jalannya. Sembari menunggu rama kembali citra kembali mencoba mencari informasi tentang keberadaan kakak nya melalui media sosial.
Saat citra membuka media sosial ( Instagram) dengan akun yang lain, dia melihat akun media sosial nya kakak nya, citra pun langsung melihat instastory kakaknya untuk mengetahui keberadaan kakak nya saat ini.
Akhirnya usaha nya tidak sia-sia, ternyata informasi yang dia dapat hari ini benar, karena lokasi kakak nya berada sekarang sama seperti lokasi yang di berikan oleh informan tadi.
" Alhamdulillah, ternyata kak devina masih ada di sana" ucap citra dalam hati
Citra masih terus melihat akun Instagram milik kakak nya untuk melihat apakah ada sesuatu yang menarik lain nya.
Akhirnya usaha nya tidak sia-sia, citra menemukan sesuatu yang menarik sekaligus membuat dirinya geram dengan kelakuan kakak nya sendiri.
" Bisa-bisa nya kakak berbuat seperti itu!" gumam citra
" Di saat aku sedang menggantikan posisi nya, dia di sana malah asyik berbuat hal seperti itu" gerutu citra
" Awas saja kalau besok aku ketemu sama kakak, aku akan membawa dia pulang ke rumah manusia kutub!" gumam citra
Tanpa terasa 15 menit telah berlalu, citra mengalihkan pandangannya sejenak dari handphone nya untuk melihat apakah rama sudah kembali atau belum.
" Kok kak rama belum kelihatan batang hidungnya ya?!" ujar citra
" Pergi kemana sih orang itu, kok lama banget!" ucap citra
Setelah melihat sekeliling dan tidak menemukan orang yang sedang dia cari, citra kembali fokus ke handphone nya.
Saat citra sedang fokus melihat handphone nya, tiba-tiba di hadapan nya ada bunga mawar dan coklat, hal itu membuat citra terkejut.
" Astaghfirullahalazim" ucap citra terkejut sambil mendongakkan kepalanya.
" Kak rama!" ucap citra
Rama hanya tersenyum melihat citra yang terkejut dengan kedatangan.
" Sejak kapan kak rama ada disini?" tanya citra
" Sudah lumayan lama" jawab rama
" Kok aku tidak tahu, kalau kak rama datang!?" ucap citra
" Waktu aku datang kamu masih serius banget lihat handphone nya jadi, kalau aku sudah datang" ujar rama
Citra hanya mengangguk-anggukan kepalanya sambil berkata " Maaf ya kak"
" Iya santai saja lagi ra" ucap rama
" Oh! jadi, kak rama tadi pergi buat beli ini!" ujar citra
" Iya ra" jawab rama
" Bagus tidak ra?" tanya rama
" Bagus banget kak bunga nya" jawab citra
" Kalau bagus nih buat kamu ra!" ucap rama sambil memberikan bunga mawar dan coklat
__ADS_1
" Bunga sebagus dan se cantik ini buat aku kak?" tanya citra tidak percaya