Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 55


__ADS_3

" Mama tadi tanya sejak kapan manusia kutub itu bersikap baik sama aku?!" kata citra mengulangi pertanyaan mama nya


" Iya ra" ucap mama


" Manusia kutub bersikap baik sama aku baru-baru ini saja ma, biasa nya ya seperti yang tadi mama dan papa lihat" ucap citra


" Baru-baru ini?" tanya mama


" Iya ma, lebih tepatnya setelah mama nya dia minta tolong agar aku bisa membuat manusia kutub itu melupakan pacar nya yang cuman menjadikan dia sebagai ATM berjalan saja ma" jawab citra


" Jadi, citra berpikir kenapa citra tidak buat si manusia kutub itu suka dengan kak devina, agar nanti saat kak devina pulang, manusia kutub itu sudah suka dengan kak devina dan tidak bersikap dingin seperti sekarang ma" ucap citra


" Terus, apa kalian sering tidur bersama seperti semalam?" tanya mama


" Tidak juga sih ma, hanya dua/tiga kali saja ma" jawab citra


" Apa kalian sudah pernah melakukan itu?" tanya mama


" Melakukan apa ma?" tanya citra tidak mengerti apa maksud dari pertanyaan sang mama


" Maksud mama, apa kalian pernah melakukan hubungan suami istri?!" kata mama memperjelas


" Iya tidak lah ma" sarkas citra


" Manusia kutub itu setelah acara resepsi selesai, dia sudah membuat surat pernyataan kalau dia itu tidak akan pernah melakukan hubungan suami istri dengan aku ma, karena dia bilang dia hanya mau melakukan itu dengan orang yang dia cintai yaitu pacar" ucap citra


" Dia juga bilang, dia akan meyakinkan kedua orang tua nya kalau angel itu cocok jadi menantu mereka jadi, nanti saat orang tua nya setuju kita akan pisah dan diantara kita berdua tidak ada yang dirugikan" sambung citra


" Apa orang tua nya vito sudah setuju kalau anak nya menikah dengan siapa tadi mama lupa?" tanya mama


" Angel ma" jawab citra


" Orang tua nya belum setuju ma" ucap citra


" Misalkan jika vito putus dengan pacarnya itu bagaimana ra?" tanya mama


" Kalau si manusia kutub itu putus dengan pacarnya atau dia sudah suka dengan istri nya surat yang dia buat sudah tidak berlaku ma" jawab citra


" Maka nya aku merasa tertantang waktu mama elisa minta tolong ke aku, supaya aku bisa membuat vito meninggalkan pacar nya" ujar citra


" Aduh, Kenapa perasaan aku tidak enak ya!" batin citra


" Lebih baik sekarang aku pergi ke kamar saja lah daripada nanti di tanya terus" pikir citra

__ADS_1


" Ma, pa aku ke kamar dulu ya mau ganti baju soalnya sudah siang" ucap citra sambil berdiri


" Tunggu dulu mama belum selesai" ucap mama


" Besok lagi saja ma, citra takut terlambat!" kata citra sambil berlari menuju kamar


Sesampainya di kamar citra langsung mengunci pintu dan berkata " Huh aman!"


" Untung tadi masih sempat kabur, kalau tidak habis aku di interogasi sama mama dan papa" ucap citra


Citra pun langsung menghapus makeup nya dan langsung menuju lemari pakaian untuk mengambil baju yang biasa nya dia pakai, dia juga membawa baju ganti karena dia ingin pergi ke tempat latihan.


Setelah selesai citra langsung pamit dengan orang tua nya.


" Pa, ma citra berangkat ke kampus dulu" ucap citra sambil mencium tangan kedua orang tuanya


" Iya hati-hati ra" ucap papa


" Iya pa" ucap citra


Baru saja mama mau bertanya kepada citra, citra langsung berkata " Kalau mama mau tanya masalah hubungan aku dengan manusia kutub jangan sekarang ya ma, ini sudah siang ma aku takut terlambat"


Mama pun tidak jadi bertanya, dan papa hanya tertawa melihat tingkah citra yang mencoba untuk kabur dari mama nya


" Papa ini, bukan nya bantu mama untuk menghentikan citra ini malah papa ketawa saja, tadi juga malah diam saja" ucap mama kesal


" Habis nya tadi lucu banget ma, maka nya papa ketawa" kata papa


" Yasudah, papa berangkat ke kantor dulu ini sudah siang takut terlambat " ucap papa menggunakan kalimat yang tadi di gunakan oleh citra


" Ih, papa malah ikut-ikutan citra!" kata mama


" Ikut-ikutan citra bagaimana ma?" tanya papa


" Itu pakai bilang, ini sudah siang takut terlambat!" jawab mama


" Oh, yang itu, yasudah jangan marah-marah tidak cantik lagi!" goda papa sambil mencium kening istrinya


Papa pun langsung pergi ke kantor diantar oleh pak supir.


Setelah perjalanan yang lumayan membuat orang kesal karena macet nya, akhirnya citra sampai di kampus.


Dia langsung menuju ke kelas nya, disana dia sudah di tunggu oleh sahabat nya, untung nya saat citra sampai di kelas dosen nya belum masuk sehingga citra tidak jadi terlambat.

__ADS_1


" Citra!" panggil amel sambil melambaikan tangan


Citra yang merasa namanya di panggil langsung mencari sumber suara, dan akhirnya dia melihat sahabatnya, dia pun langsung berjalan menuju tempat dimana sahabat nya duduk


Setelah citra duduk, dosen pun masuk dan pelajaran dimulai, selama kelas berlangsung para mahasiswa terlihat serius dalam mengikuti kelas hari ini.


Saat kelas sedang berlangsung tiba-tiba terdengar suara seseorang mengetuk pintu.


Dan saat dosen mempersilahkan masuk, ternyata ada seseorang yang membawa pesan seluruh mahasiswa dan mahasiswi agar dapat berkumpul di aula kampus karena ada sesuatu yang penting yang akan di sampaikan oleh rektor.


Kelas pun dengan terpaksa harus dihentikan, dan semua orang pergi ke tempat yang sudah di sampaikan tadi.


" Memang mau ada acara apa sih, kenapa semua nya di suruh berkumpul?" tanya amel sambil berjalan


" Mana aku tahu mel, kan aku hari ini baru masuk jadi, tidak tahu akan ada acara apa" jawab citra


" Kan kamu yang selalu masuk, seharusnya kamu tahu di kampus hari ini ada acara apa!" ucap citra


" Iya juga ya, kan kamu tahu sendiri aku di kampus ngapain saja!" kata Amel


" Iya tahu lah, kamu berangkat ke kampus cuman ingin melihat kakak senior yang ganteng itu kan" ucap citra


" Betul banget, aku kasih nilai 100 buat kamu" ucap Amel


" Terimakasih tapi, nilai dari kamu tidak mempengaruhi nilai kelulusan ku" ucap citra


" Hehehe "


Amel hanya tertawa mendengar ucapan citra.


Saat mereka sedang berjalan menuju aula, tanpa sengaja di samping mereka ada kakak senior yang tadi mereka bicarakan, hal itu membuat amel salah tingkah.


" Kamu kenapa mel? tanya citra yang melihat sahabatnya seperti sedang salah tingkah


" Itu di samping kamu ada kakak senior" jawab amel berbisik


Citra pun menoleh kearah samping, dan benar yang di katakan oleh amel.


" Sejak kapan kakak senior ada di samping kita?" tanya citra berbisik


" Tadi saat kamu bilang terimakasih ra" jawab amel


Dan saat mereka sedang berbincang tiba-tiba dari arah belakang ada seseorang yang berlari dan menabrak citra sampai membuat citra hampir terjatuh, untung ada seseorang yang menangkap tubuh nya sehingga dia tidak terjatuh ke lantai.

__ADS_1


__ADS_2