
" Masa aku tidur di luar sih ra, memang kamu tidak kasihan dengan aku?!" ucap vito dengan ekspresi memelas.
" Tidak!!" jawab citra ketus.
" Huh! Yasudah deh tidak apa kalau nanti malam aku tidur di luar, yang penting sekarang aku tidur disini!!" ujar vito sambil merebahkan tubuhnya di belakang citra lalu memeluk nya dari belakang.
Citra terkejut saat vito memeluk nya dari belakang.
" Iihh!! Mas vito kenapa main peluk-peluk aku segala sih! Aku itu sedang marah dengan mas vito!!" ujar citra dengan nada kesal.
" Mas vito pergi saja sana!!" usir citra sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan vito.
" Aku tidak mau melepaskan pelukan ku sebelum kamu memaafkan aku!!" tegas vito.
" Kalau aku tidak mau memaafkan mas vito. Bagaimana?" kata citra.
" Ya, kamu harus tetap memaafkan aku dan bi sum!!" kata vito.
" Kalau kamu tidak tetap tidak mau memaafkan kami berdua, aku akan langsung memakan kamu saat ini juga!!" ancam vito.
Mendengar ancaman vito langsung membuat bulu kuduk citra berdiri.
" Aduh!! Masa iya, mas vito mau melakukan nya lagi. Pinggang ku saja masih terasa sakit gara-gara ulah mas vito tadi malam!!" batin citra.
" Tidak!! Aku tidak mau!!" pikir citra.
" Yang ada nanti aku tidak bisa berjalan gara-gara ulah nya mas vito, kan hari ini aku mau merayakan hari ulang tahunnya ibu" pikir citra.
" Karena kamu diam saja itu artinya kamu sudah memaafkan aku dan bi sum dong ra!" kata vito.
" Siapa juga yang marah dengan ibu!" gumam citra.
__ADS_1
" Bukan nya tadi kamu marah dan kesal karena bi sum memanggil kamu dengan sebutan non citra?!" ujar vito.
Mendengar hal itu, citra langsung merubah posisi tidur nya menghadap vito lalu berkata " Mas vito sok tahu!!".
" Terus kalau kamu tidak marah dengan bi sum, kenapa tadi kamu langsung pergi ra?" tanya vito penasaran.
" Itu karena... Aku mau memberikan kejutan ulangtahun untuk ibu mas" jawab citra.
" Jadi, tadi itu adalah salah satu rencana kamu untuk memberikan kejutan untuk bi sum?" tanya vito tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
Citra hanya menganggukkan kepalanya.
" Memang hari ulangtahun nya bi sum kapan ra?" tanya vito penasaran.
" Ulangtahun ibu hari ini mas" jawab citra.
" Yasudah kalau begitu aku akan membantu kamu untuk mengerjai bi sum. Bagaimana sayang?" ujar vito.
Mendengar ucapan sang suami, wajah citra langsung terlihat sangat bahagia.
" Iya, aku serius sayang" jawab vito sambil tersenyum.
Saking bahagianya, citra langsung memeluk sang suami lalu berkata " Terimakasih ya mas".
" Iya, sama-sama istri ku" jawab vito.
Vito pun langsung mencium kening citra dengan lembut.
" Istri ku sekarang kamu mau tidur atau mau makan dahulu ?" tanya vito.
" Aku mau makan mas, soalnya aku sudah sangat lapar suami ku" jawab citra sambil memegangi perutnya.
__ADS_1
" Kalau begitu, ayo kita makan!" ajak vito.
" Ayo!!" seru citra semangat.
" Setelah kamu kenyang, kita akan melakukan olahraga seperti semalam lagi istri ku!" bisik vito tepat di telinga citra.
Mendengar itu citra langsung mengambil langkah seribu meninggalkan vito sendirian.
Melihat sang istri langsung kabur setelah mendengar ucapan nya, vito langsung tersenyum puas karena lagi-lagi dia sudah berhasil membuat sang istri tersipu malu.
Setelah citra pergi, vito pun menyusul.
" Hai! Sayang!" sapa mama.
" Sini duduk di samping mama!" kata mama.
" Iya ra, sini kamu duduk di kursi samping kami!" kata mama elisa.
" Kalau citra duduk di samping mama terus, aku aku duduk nya dimana?!" ujar vito.
" Kamu duduk disampingnya papa kamu saja! Jangan manja!!" kata mama elisa.
" Tapi kan, vito juga mau duduk di samping istri nya vito ma!" ucap vito.
" Kan kalian berdua kemarin sudah sering berduaan, sekarang gantian kami yang bersama istri kamu" ujar mama elisa.
" Kamu jangan serakah! Tidak baik tahu!!" imbuhnya.
" Tidak apa kan mas, jika aku duduk di samping mama?" ucap citra.
" Yasudah, iya tidak apa-apa ra" jawab vito pelan.
__ADS_1
" Terimakasih ya mas, sudah mau mengalah" ucap citra sambil tersenyum.
" Iya ra" jawab vito sambil tersenyum.