
Sinar matahari pagi menyapa, citra sudah berada di rumah sakit untuk melakukan senam pagi bersama beberapa pasien yang ada di rumah sakit tersebut.
Setelah selesai senam pagi, citra langsung melakukan pemeriksaan rutin terhadap beberapa pasien di ruang rawat inap.
Baru saja citra keluar dari ruangan pasien, tiba-tiba...
" Dokter citra!" panggil salah satu perawat dari arah belakang.
Citra yang merasa nama nya di panggil pun langsung membalikkan badannya kearah sumber suara.
" Iya ada apa?" tanya citra saat perawat tersebut sudah sampai di depan nya.
" Gawat dok!! Gawat!!" kata perawat tersebut.
Citra yang melihat perawat tersebut terengah-engah pun berkata " Tarik napas, lalu buang! Tarik napas lagi, buang!".
" Bagaimana sudah mending?" tanya citra.
Perawat tersebut mengangguk.
" Coba sekarang kamu ceritakan sebenarnya apa nya yang gawat?" tanya citra saat perawat tersebut sudah tenang.
" Itu dok, ada pasien yang baru datang dengan luka yang sangat parah dok!" jawab perawat tersebut.
Mendengar itu, citra langsung bertanya " Sekarang pasien itu berada dimana?"
" Di IGD dok" jawab perawat tersebut.
__ADS_1
Setelah mendengar jawaban perawat tersebut citra langsung berlari kearah IGD untuk memeriksa kondisi pasien.
Sesampainya di ruang IGD, citra langsung melakukan pemeriksaan terhadap pasien tersebut.
Betapa terkejutnya citra saat wajah pasien tersebut sudah dibersihkan dari darah yang mengalir ke wajah.
" Abang ridwan!!" kata citra terkejut.
" Dokter citra mengenal pasien ini?" tanya salah satu perawat di samping citra.
" Dia kakak saya" jawab citra.
" Dok wajah pasien sudah selesai di bersihkan!" ujar salah satu perawat.
" Oh iya, terimakasih sus" ucap citra.
Citra terkejut saat keluar dari ruangan IGD dia tidak melihat siapapun disana.
" Sus, dimana keluarga pasien?" tanya citra.
" Pasien di bawa ke rumah sakit oleh warga dan mereka sudah pergi semua dok" jawab perawat tersebut.
" apakah pihak rumah sakit sudah menghubungi pihak keluarga pasien?" tanya citra.
" Kami sudah menghubungi pihak keluarga pasien dok, tapi tidak ada satu orang pun yang menerima panggilan telepon dari kami dok" jawab perawat tersebut.
Citra hanya mengangguk-anggukan kepalanya, lalu dia berkata " Kamu begitu biar saya yang menjadi penanggung jawab dari pasien".
__ADS_1
" Baik dok" jawab perawat tersebut.
Setelah itu citra langsung menuju meja resepsionis untuk mengisi formulir agar dokter ridwan bisa di rawat inap.
Setelah selesai semua, citra melanjutkan tugasnya yang sempat tertunda karena dia harus segera menangani pasien yang baru tiba di rumah sakit.
Selesai dengan tugas nya, citra pergi ke ruangan dokter ridwan di rawat, karena sebelumnya dia mendapat kabar jika dokter ridwan sudah sadarkan diri.
KREEK....
Suara pintu terbuka, dengan langkah pelan citra mendekati dokter ridwan yang sedang istirahat.
Citra langsung duduk di kursi, sambil menunggu dokter ridwan bangun dari tidurnya.
30 menit kemudian sudah citra menunggu dokter ridwan hingga dia tertidur.
" Kenapa ada orang tidur disini?!" batin dokter ridwan saat melihat seseorang sedang tidur.
" Orang ini siapa ya? Kalau di lihat dari seragam nya dia seorang dokter?!" pikir dokter ridwan.
Karena penasaran, dokter ridwan ingin melihat siapa yang sedang tertidur pulas di kursi.
Baru saja dokter ridwan akan melihat orang tersebut, tiba-tiba...
" Bang ridwan!!"
Dokter ridwan terkejut saat melihat citra berada di depan nya.
__ADS_1