Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 194


__ADS_3

" Kenapa nomor ku diblokir oleh eca??" pikir farel.


" Apa jangan-jangan dia marah dengan ku karena dari kemarin aku terus menghubungi dia ya?!" batin farel.


Saat farel sedang kebingungan karena nomor nya di blokir oleh citra, tiba-tiba...


" Sayang, ada orang yang mencari kamu!" kata istri farel.


" Siapa?" tanya farel penasaran.


Istri nya hanya menggelengkan kepalanya pertanda dia tidak mengetahui siapa yang sedang mencari suaminya.


" Apa jangan-jangan itu eca! Dia mau memberikan kejutan untuk aku!" batin farel.


" Orang nya ada dimana sayang?" tanya farel dengan semangat.


" Orang nya ada di depan sayang" jawab istri farel.


" Yasudah, kita pergi menemui orang itu!" kata farel dengan ekspresi wajah bahagia.


Mereka langsung keluar untuk menemui orang tersebut.


Sesampainya di depan rumah, ekspresi farel masih terlihat bahagia tapi, saat seseorang didepan nya membalikkan badan senyum farel seketika hilang.


" Permisi, apa ini benar rumahnya pak farel?" tanya seseorang tersebut.


" Iya, saya farel. Ada apa ya?" jawab farel.


" Ini mau mengantarkan kue untuk pak farel" ucap seseorang tersebut.


" Kue?? Kue apa?" tanya farel bingung.


" Kue ulangtahun pak" jawab seseorang tersebut.


" Kue ulangtahun untuk saya?" tanya farel dengan ekspresi wajah bingung.


" Iya pak" jawab seseorang tersebut.


" Siapa yang memesan nya?" tanya farel bingung.


" Kamu yang memesan kue sayang?" tanya farel kepada istri nya.


" Bukan sayang" jawab istri nya.


" Kalau bukan kamu, terus siapa yang memesan nya?" ucap farel bingung.


" Yang memesan kue untuk anda adalah sahabat anda pak" jawab seseorang tersebut.


" Sahabat saya?!" farel terkejut mendengar jawaban seseorang tersebut.


" Iya pak, namanya eca" ucap seseorang tersebut.


" Eca??" farel terkejut mendengar ucapan seseorang tersebut.


" Iya pak, beliau menghubungi toko kami dan memesan kue untuk sahabat nya dan beliau menyuruh kami untuk mengirimkan kue ini ke alamat ini pak" ucap seseorang tersebut.


Farel terkejut mendengar ucapan seseorang tersebut.

__ADS_1


Farel menerima kue tersebut, setelah farel menerima kue tersebut, orang itu pergi.


Saat farel dan istri nya masuk kedalam rumah, bu veronica menghampiri mereka dan langsung bertanya " Kue dari siapa rel?".


" Kue dari eca tan" jawab farel.


" Citra? Dia sudah sampai rel?!" ujar bu veronica.


" Eca sudah sampai? Maksud tante apa?" tanya farel bingung.


" Ups! Hampir saja aku merusak rencana citra!" batin bu veronica hampir keceplosan.


" Maksud tante memang citra sudah pulang rel?!" jawab bu veronica.


" Eca tidak pulang tan, dia hanya mengirimkan ini saja tan" kata farel.


Bu veronica hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.


Saat mereka sedang mengobrol, tiba-tiba handphone bu veronica berdering, beliau langsung melihat siapa yang menghubungi nya.


" Ini nomor siapa ya?" ucap bu veronica saat melihat nomor tidak diketahui nama nya menghubungi beliau.


" Dari siapa tan?" tanya farel.


" Tante juga tidak tahu rel, soalnya tidak ada nama nya" jawab bu veronica.


" Terima saja tan, siapa tahu penting" kata farel.


Bu veronica langsung menerima panggilan telepon tersebut.


...* Mode telepon *...


" Selamat malam bu, apakah ini keluarga dari saudara citra Anindita Putri?" tanya seseorang dari seberang telepon.


" Iya benar, saya mama nya" jawab bu veronica


" Maaf anda siapa ya?" tanya bu veronica.


" Kami dari pihak rumah sakit mau memberitahukan jika putri anda yang bernama citra anindita putri mengalami kecelakaan dan sekarang sedang di rawat di rumah sakit restu bunda" jawab seseorang dari seberang telepon.


" APAA!!!" bu veronica terkejut mendengar jawaban dari seseorang di seberang telepon.


" Tidak!! Tidak mungkin!!! Tidak mungkin anak saya kecelakaan!!!" teriak bu veronica tidak percaya dengan apa yang beliau dengar.


Mendengar teriakkan bu veronica semua orang langsung menoleh kearah bu veronica.


Tidak terkecuali vito dan pak ardi yang juga sedang berada tidak jauh dari posisi berdiri nya bu veronica.


" Citra!!" batin vito saat mendengar teriakkan bu veronica.


Mendengar itu vito langsung berlari menuju


Farel yang tepat di samping nya, dia langsung bertanya " Siapa yang kecelakaan tan?" sambil menoleh ke arah bu veronica.


Karena tidak mendengar jawaban dari bu veronica, farel melihat bu veronica yang terlihat shock pun dia penasaran sebenarnya apa yang terjadi sehingga membuat bu veronica terlihat sangat shock.


" Halo! Halo!" ucap seseorang di seberang telepon.

__ADS_1


Farel yang masih mendengar suara dari handphone bu veronica pun langsung mengambil handphone milik bu veronica.


" Halo bu" ucap seseorang di seberang telepon.


Farel terkejut saat mendengar suara seseorang yang sedang menelepon bu veronica bicara menggunakan bahasa Indonesia.


" Kenapa orang nya bicara dengan bahasa Indonesia, apa mungkin devina yang mengalami kecelakaan" pikir farel.


" Iya, halo! Maaf saya mau bertanya yang mengalami kecelakaan siapa ya?" ucap farel.


" Saya pihak keluarga korban" imbuh nya.


" Yang mengalami kecelakaan atas nama citra anindita putri pak" jawab seseorang dari seberang telepon.


" Eca!!" batin farel.


" Sekarang korban di bawa ke rumah sakit apa sus?" tanya farel.


" Korban sekarang sedang berada di rumah sakit restu bunda pak" jawab seseorang dari seberang telepon.


" Terimakasih sus atas informasi nya, kami akan segera pergi ke rumah sakit" ucap farel.


Setelah sambungan telepon terputus, farel langsung melihat ke bu veronica yang masih terlihat sangat shock.


" Siapa yang mengalami kecelakaan rel?" tanya pak aldi saat sudah sampai di samping istri nya.


" Kata nya yang tadi mengalami kecelakaan nama nya citra om" jawab farel.


" Tapi bukan nya eca masih di London ya om?!" ujar farel bingung.


" Dia sudah pulang" kata vito dari arah belakang farel.


" Sudah pulang?! Kapan? Kenapa tidak ada yang memberitahu aku?!" farel terkejut mendengar perkataan vito.


" Sekarang di rawat dimana?" tanya vito dingin.


" Di rumah sakit restu bunda" jawab farel.


Vito yang mendengar jawaban farel pun langsung pergi ke rumah sakit yang di katakan oleh farel.


" Hei! Maksud anda eca sudah pulang apa?!" teriak farel saat vito sudah pergi.


" Kalau benar eca sudah pulang, itu berarti...." ucap farel tidak melanjutkan ucapannya.


" ECAA!!!" teriak farel sambil berlari menyusul vito.


Tamu undangan lainnya kebingungan dengan apa yang sedang terjadi.


Istri farel yang melihat farel pergi pun langsung berkata " Saya meminta maaf kepada para tamu undangan karena dengan terpaksa acara ini harus di bubarkan karena ada keluarga kami yang mengalami kecelakaan".


semua tamu undangan meninggalkan tempat pesta, setelah semua tamu pulang kedua orang tua farel dan juga istri nya pergi menyusul farel dan yang lainnya pergi ke rumah sakit.


Vito yang berangkat ke rumah sakit terlebih dahulu langsung menuju ruangan citra dirawat, karena sebelumnya dia sudah menyuruh asisten nya untuk mencari tahu dimana citra dirawat.


Sesampainya di depan ruangan yang dikatakan oleh asisten nya dia melihat para dokter dan perawat sedang mengobati citra.


" Ya tuhan, hamba mohon selamatkan citra, orang yang paling cinta" ucap vito sambil terus melihat kearah citra yang sedang terbaring lemah.

__ADS_1


Tanpa sadar air mata vito mengalir membasahi pipinya.


__ADS_2