
Di dalam kamar citra langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur nya.
Hiks.... Hiks.... Hiks....
" Rel, kenapa kamu sekarang seperti menjauh dari aku, sebenarnya aku sudah melakukan kesalahan apa kepada kamu sampai-sampai kamu tidak mau bertemu dengan ku" ucap citra sambil menangis sesenggukan.
" Seharusnya kamu bicara dengan ku agar aku tahu kesalahan apa yang sudah aku lakukan kepada kamu sehingga membuat kamu seperti sekarang rel" lanjut citra.
" Kamu tahu tidak rel, sekarang sudah tidak ada lagi orang yang peduli dengan ku" ucap citra.
" Sekarang aku tidak tahu harus bercerita kepada siapa? Karena sejak dahulu kamu adalah tempat untuk aku bercerita tentang semua hal" kata citra sambil memandangi foto farel.
" Dan kenapa tadi saat aku memanggil nama kamu kamu seakan-akan tidak mengenali aku rel, kenapa??" ucap citra.
" Asal kamu tahu rel, hati ini rasanya sangat sakit! Ingin rasa nya aku pergi dari dunia ini" kata citra sambil memeluk foto farel.
Mungkin karena kelelahan citra pun perlahan tidur sambil memeluk foto farel.
Pagi hari nya citra bangun langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya karena kemarin dia tidak mandi badan nya terasa gatal.
Setelah selesai dengan rutinitas pagi nya dia langsung keluar untuk pergi ke ruang makan untuk sarapan pagi bersama.
" Pagi ma" sapa citra sambil berjalan menuju meja makan.
" Pagi sayang" ucap mama.
" Papa tidak ikut sarapan ma?" tanya citra kepada sang mama karena dia tidak melihat papa nya.
" Papa sedang di ruang kerja, nanti papa sarapan nya menyusul" jawab mama.
Sang mama terkejut saat melihat mata sang putri membengkak, karena penasaran beliau pun langsung bertanya kepada citra " Sayang, mata kamu kenapa?"
" Tidak kenapa-kenapa ma" jawab citra singkat.
" Tapi mata kamu bengkak loh" kata mama.
" Mata citra baik-baik saja ma" jawab citra.
Karena malas mendengar pertanyaan dari sang mama, citra pun langsung berkata " Aku berangkat dahulu ma" sambil mencium tangan sang mama.
Sang mama yang melihat citra tergesa-gesa pun hanya bisa diam saja dan tidak berani bertanya apapun lagi.
" Kira-kira citra kenapa ya?" ucap mama.
" Ada apa ma? kenapa mama bicara sendiri?" tanya papa saat melihat sang istri berbicara sendiri.
Belum juga sang istri menjawab pertanyaan beliau, pak ardi bertanya kepada istri nya lagi " Loh! Citra belum keluar kamar ma?" saat tidak melihat sang putri di meja makan.
" Citra sudah berangkat pa" jawab mama.
" Berangkat? Bukan nya hari ini dia berangkat siang ya ma?!" ujar papa.
__ADS_1
" Memang iya pa?" bu veronica terkejut dengan apa yang di katakan sang suami.
" Iya ma, masa mama lupa!" jawab pak ardi sambil menyuapkan makanan ke mulut.
" Kalau citra tidak ke rumah sakit! Terus citra pergi kemana dong pa?" kata bu veronica panik.
Pak ardi hanya menggedikan bahu sambil mengangkat kedua tangannya.
Melihat reaksi sang suami terlihat santai, hal itu membuat bu veronica emosi.
" Papa!" teriak bu veronica kesal.
" Kenapa teriak-teriak sih ma, papa kan ada disini?!" kata pak ardi.
" Bagaimana teriak, orang citra pergi dari rumah papa reaksi nya biasa saja!!" kesal
" Bukan nya tadi mama bilang kalau citra berangkat ke rumah sakit terus, kenapa mama sekarang terlihat panik?!" kata papa
" Bagaimana mama tidak panik pa, citra tadi saat pergi mata nya bengkak pa seperti habis menangis!" jawab mama.
Uhuk uhuk.... Uhuk uhuk...
Mendengar jawaban dari sang istri, membuat pak ardi tersedak makanan.
Melihat sang suami tersedak, bu veronica langsung memberikan sang suami air minum.
" Minum dahulu pa!" kata mama sambil memberikan air minum.
" Maka nya pa, kalau makan itu pelan-pelan! Jadi tersedak kan!" kata mama.
" Papa tadi terkejut saat mendengar jawaban mama yang mengatakan jika citra mata nya bengkak seperti habis menangis" jawab papa.
" Terus mama tadi bertanya tidak kepada citra tentang mata nya yang bengkak?" tanya papa.
" Mama tadi bertanya pa " jawab mama.
" Terus citra menjawab apa ma?" tanya papa penasaran.
" Dia tadi menjawab dia baik-baik saja pa!" jawab mama.
" Terus sekarang kita harus mencari citra kemana pa?!" kata mama khawatir.
" Sekarang mama hubungi amel, siapa tahu sekarang citra sedang bersama dengan amel" ucap papa.
" Iya pa, mama akan mencoba menghubungi amel untuk bertanya apakah citra sedang bersama dengan dia atau tidak" kata mama.
Tidak lama kemudian, bu veronica sudah selesai menghubungi amel.
" Bagaimana ma?" tanya pak ardi saat melihat wajah sang istri terlihat kecewa.
Bu veronica hanya menggelengkan kepalanya pelan.
__ADS_1
" Sekarang coba mama hubungi farel, siapa tahu citra sedang bersama dia, setidaknya mungkin farel tahu biasa nya citra pergi kemana!" ujar papa.
" Apa mungkin farel mengetahui nya pa, dia kan sudah lama tidak bersama dengan citra pa?" tanya mama.
" Bagaimana kita akan mengetahui nya ma tanpa kita mencoba nya terlebih dahulu!" jawab papa.
" Iya juga ya pa" kata mama.
Pak ardi menganggukkan kepala.
Tanpa menunggu lama, bu veronica langsung menghubungi nomor farel.
Setelah selesai, pak ardi kembali bertanya
" Bagaimana mau?" tanya papa penasaran.
" Terus farel menjawab apa ma" imbuh nya.
Lagi-lagi bu veronica hanya menggelengkan kepalanya pelan.
" Farel juga berkata mereka berdua sudah lama tidak bertemu pa" jawab bu veronica.
" Yasudah, sekarang mama tenang! Papa akan menghubungi vito untuk mencari dimaa keberadaan citra" kata papa sambil mengambil handphone di saku jas.
" Iya pa" jawab citra sambil menganggukkan kepala.
Beberapa saat kemudian, pak ardi sudah selesai menghubungi vito.
" Bagaimana pa?" tanya mama.
" Vito juga tidak mengetahui dimana citra ma" jawab papa sambil menggelengkan kepala.
" Yasudah, sekarang kita pergi untuk mencari keberadaan citra ma!" ujar papa.
Mendengar itu bu veronica langsung menjawab " Iya pa".
Setelah menjawab, bu veronica langsung pergi ke kamar untuk bersiap.
Disisi lain.
Farel yang mendapat telepon dari mama nya citra dan mengatakan jika citra pergi pun terlihat sangat panik, tanpa berpikir panjang farel langsung merubah jam penerbangan nya demi mencari keberadaan citra.
Begitu pula dengan vito, dia langsung menghubungi asisten nya untuk menghandle semua urusan kantor karena dia harus mencari keberadaan citra.
Di tempat lain.
Citra kini sedang berada dijalan raya dan dia tidak mengetahui kemana dia akan pergi.
Sebenarnya citra masuk kerja jam 12:30 wib, tetapi karena semalaman dia menangis dan mata nya bengkak jadi dia memutuskan untuk pergi jalan-jalan agar saat berangkat kerja mata nya sudah tidak bengkak.
Hari ini citra sengaja membawa motor karena dia berharap bisa bertemu dengan farel.
__ADS_1
Karena itu juga akan memudahkan citra untuk mengejar farel, jika dia menggunakan motor di bandingkan menggunakan mobil seperti semalam.