
Yang citra kira di belakang nya masih ada bantal guling untuk pijakan tangannya, tapi ternyata kosong dan tidak ada bantal guling di belakang nya, dan refleks tangan kiri citra menarik tangan vito, karena vito tidak siap dengan gerakan citra yang mendadak menarik tangan nya sehingga membuat vito terjatuh di atas citra, dan ...
Cup...
Bibir mereka saling bersentuhan namun, hal itu tidak berlangsung lama di karenakan handphone vito berdering.
" Sial, siapa sih yang pagi-pagi sudah menelepon!" batin vito
Citra berusaha mendorong tubuh vito agar dia bisa pergi, karena kaki nya mulai mati rasa namun, sialnya saat vito akan bangun kancing bajunya tersangkut di rambut citra, hal itu membuat vito hampir terjatuh menimpa citra lagi, dengan sigap dia menggunakan tangan nya untuk menopang dirinya agar hal seperti tadi terulang lagi.
Aw..
Teriak citra mengaduh kesakitan akibat rambut nya tersangkut di kancing baju vito, vito pun bingung bagaimana cara nya untuk melepaskan rambut citra dari kancing bajunya, sedangkan tangan nya, dia gunakan untuk menopang tubuh nya.
Vito yang melihat wajah citra seperti sedang menahan sakit akibat dia yang berusaha melepaskan rambut citra yang menyangkut di kancing baju nya pun merasa tidak tega bila dia terus menarik paksa baju nya, vito pun mencari ide agar rambut yang menyangkut di kancing bajunya bisa cepat terlepas.
" Kamu sedang apa?" tanya vito saat melihat citra sedang berusaha untuk melepaskan rambut nya yang tersangkut di kancing baju milik vito.
" Sedang mencoba melepaskan rambut ku lah mas, memang apa lagi coba mas" jawab citra tanpa melihat kearah vito
Vito pun hanya menjawab dengan kata " Oh".
Saat citra sedang mencoba melepaskan rambut nya yang tersangkut di kancing baju vito, tiba-tiba terdengar handphone vito berdering kembali, hal itu membuat vito penasaran siapa orang yang sejak tadi terus menghubungi dirinya terus menerus.
" Sudah belum?" tanya vito ketus
" Belum, susah tahu mas" jawab citra masih fokus ke kancing baju vito
" Lama! cuman melepaskan rambut yang tersangkut saja sudah mengeluh" ucap vito dengan nada dingin
" Mas vito mau apa?" tanya citra saat melihat tangan vito meraih kancing bajunya
" Menurut kamu saya sedang apa, hah!" jawab vito
" Maksud aku, kalau mas vito ikutan melepas rambut ku yang tersangkut di kancing baju nya mas vito, yang ada nanti.." ucap citra tidak melanjutkan ucapannya
__ADS_1
" Yang ada nanti kamu cium bibir aku lagi, jangan sampai terjadi lagi " ucap citra dalam hati
" Yang ada nanti apa, kalau bicara yang jelas!" bentak vito
" Yang ada nanti malah tambah susah melepaskan nya mas" ujar citra
" Tunggu dulu, dari tadi kamu panggil saya apa?" tanya vito penasaran dengan kata yang sejak tadi citra gunakan
" Tadi aku panggil nama bapak dengan kata mas" jawab citra pelan
" Kalau mas vito tidak suka atau keberatan aku panggil mas vito dengan sebutan mas aku tidak akan pakai lagi kata itu" sambung citra
" Atau mungkin, itu hanya boleh di ucapkan oleh mba angel karena dia kan calon istri nya mas eh maksudnya pak vito yang paling pak vito cinta" ucap citra
Vito tersentak dengan jawaban citra, lalu dia pun berkata " Daripada kamu bicara yang tidak jelas, lebih baik sekarang kamu lepas baju saya sekarang!"
" Lepas baju?" tanya citra
" Iya, cepat!" jawab vito
" Kamu mau kita seperti ini terus!" bentak vito
" Oh, oke" ucap citra sambil berusaha membuka semua kancing baju vito.
Saat citra sedang berusaha membuka kancing baju vito, citra tidak menyadari kalau vito terus menatap dirinya.
" Kenapa setiap saya dekat dengan wanita ini jantung ku berdegup kencang ya, atau jangan-jangan jantung ku bermasalah" batin vito
" Seperti nya aku harus pergi ke dokter!" ujar vito dalam hati
" Tapi, kalau dilihat dari dekat wanita ini cantik juga" ucap vito dalam hati
Dak, dig, dug.....
" Kenapa jantung manusia kutub ini berdetak nya kencang banget ya?" tanya citra dalam hati
__ADS_1
" Terserah lah, mau jantung dia berdetak kencang atau tidak itu bukan urusan ku juga" pikir citra
Akhirnya usaha citra tidak sia-sia, karena rambut nya kini sudah terlepas dari kancing baju vito
" Alhamdulillah, akhirnya lepas juga kamu rambut" ucap citra sambil memegang rambut nya yang tadi sempat tersangkut di kancing baju nya vito.
Tanpa sadar vito tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajah citra, dan tiba-tiba...
Cup!....
Vito mencium kening citra, citra pun terkejut dengan kecupan yang di berikan oleh vito.
Saat vito sedang mengecup kening citra, tiba-tiba pintu kamar terbuka dan....
" Sayang!" ucap angel terkejut melihat adegan vito dan citra
Tanpa basa-basi angel langsung berjalan kearah mereka berdua, dan saat sudah sampai di depan vito dan citra, angel langsung menarik paksa tangan citra sehingga membuat nya terjatuh dari tempat tidur.
Aw
Citra mengaduh kesakitan karena kepalanya terbentur tepi tempat tidur.
" Bangun!" bentak angel sambil menarik tangan citra
Dengan menahan rasa sakit di kepala nya, citra berusaha berdiri, dan saat citra sudah berdiri, tiba-tiba...
Plak!....
Angel menampar pipi citra dengan sangat keras.
Ouch!....
Citra kembali tersungkur ke lantai akibat tamparan keras dari angel.
Saat citra sedang berusaha berdiri, angel kembali mendorong nya dari belakang dan membuat dirinya kembali terjatuh, tidak hanya mendorong tubuh citra, angel juga menarik rambut citra dengan kuat.
__ADS_1
Membuat citra merasa kesakitan dan ingin rasanya dia membalas perbuatan angel, angel terus menarik rambut citra dan berkata " Kamu itu, hanya istri di atas kertas, jadi jangan coba-coba untuk menggoda pacar ku!!"