
Sesampainya di depan rumah peninggalan sang oma.
" Assalamualaikum" ucap citra
" Assalamualaikum" ucap citra sekali lagi.
Citra sudah mengucapkan salam beberapa kali tapi belum juga salam nya di jawab oleh orang yang berada di dalam rumah.
" Assalamualaikum bi!"
Tok! Tok! Tok!...
Citra kini tidak hanya mengucapkan salam saja, dia juga mengetuk-ngetuk pintu agar penghuni rumah mendengar ada orang di luar.
Tebakan citra benar, setelah dia mengetuk-ngetuk pintu ada suara dari dalam.
" Iya, tunggu sebentar!" ucap seseorang dari dalam rumah.
Klik!..
Terdengar suara seseorang membuka kunci.
Krek!..
Terdengar suara pintu terbuka dan terlihat seseorang yang sejak tadi citra panggil.
" Assalamualaikum" ucap citra sambil tersenyum.
" Walaikumsalam" jawab bibi
" Mencari siapa ya?" tanya bibi sambil mendongakkan kepalanya.
Art tersebut terkejut saat melihat siapa yang sedang ada di depan nya.
" Non eca!" kata bibi sambil memeluk citra.
Citra pun membalas pelukan hangat dari art tersebut.
" Non eca apa kabar?" tanya bibi sambil melepaskan pelukannya.
" Alhamdulillah kabar eca baik bi" jawab citra sambil tersenyum.
" Bi nina bagaimana kabar nya?" tanya citra.
" Kabar bibi baik non" jawab bi nina
" Ayo non masuk!" ajak bi nina.
Citra hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
Mereka langsung masuk kedalam rumah.
" Yang lain pergi kemana bi?" tanya citra sambil celingukan.
" Yang lain sedang ada di belakang non" jawab bi nina.
__ADS_1
Mereka kini sudah masuk kedalam kamar tempat citra biasa nya menginap jika dia pergi ke rumah sang oma.
" Terimakasih ya bi" ucap citra sambil tersenyum.
" Iya non, sama-sama" jawab bi nina.
" Kalau begitu bibi pergi terlebih dahulu ya non" pamit bi nina.
" Iya bi, silakan!" ucap citra sambil menganggukkan kepala.
Setelah art tersebut pergi, citra langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur nya.
" Aku harus lebih berhati-hati agar tidak ada yang mengetahui aku sudah pulang" ucap citra.
" Aku beritahu papa dan mama tidak ya, kalau ada sudah pulang dan akan bekerja disini" ucap citra.
" Nanti sore aku pulang ke rumah" imbuh nya.
Setelah merencanakan kepulangan nya ke rumah, citra langsung memejamkan matanya untuk istirahat terlebih dahulu sebelum dia pulang ke rumah.
Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat, hari sudah sore citra bangun dan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri agar terlihat lebih segar.
Setelah selesai mandi, citra keluar kamar untuk pergi menemui pegawai di rumah peninggalan sang oma.
Baru saja citra membuka pintu kamar nya, tiba-tiba....
" Selamat datang non" ucap para pegawai di rumah tersebut.
Hal itu membuat citra terkejut dan tidak menyangka jika mereka akan melakukan hal seperti itu.
" Maaf ya non kami memberi penyambutan nya terlambat, soalnya kami tidak mengetahui jika non akan pulang" ucap tukang kebun.
" Iya tidak apa-apa pak, eca bisa melihat semua nya sehat saja eca sudah senang, eh ini di tambah eca di kasih kejutan seperti ini, eca tambah senang" ucap citra sambil tersenyum bahagia.
" Sekarang saat nya kita makan kue nya bersama-sama yuk, pak, bi!" ajak citra.
" Tapi.. " belum selesai pak satpam berkata,
citra langsung menyela pembicaraan nya " Aku sedih loh pak, jika mengajak orang tapi orang nya tidak mau, lebih baik aku kembali ke London saja!" sambil memasang wajah sedih.
Mendengar ucapan citra, semua orang langsung berteriak " Jangan pergi non!!"
" Iya, kita makan kue nya bersama-sama non!" ujar bi nina.
Mendengar itu citra langsung tersenyum puas, lalu dia berkata " Nah! Begitu aku baru senang!".
" Kita makan nya di taman belakang saja yuk! Pak, bi!" ajak citra.
" Ayo non!" seru semua nya.
Mereka semua langsung pergi ke taman belakang, dan mereka langsung menikmati kue dan makanan yang sudah di siapkan oleh bi nina.
" Bi, nanti eca mau pulang ke rumah papa terlebih dahulu ya" ucap citra di sela-sela makan.
" Jadi, non eca belum pulang ke rumah?!" pak satpam terkejut mendengar ucapan citra.
__ADS_1
Citra hanya menggelengkan kepalanya, karena mulutnya masih penuh dengan makanan.
" Terus nanti non eca akan pulang ke rumah ini lagi non?" tanya bi nina.
" Iya pulang ke rumah ini bi, tapi tidak malam ini bi" jawab citra.
" Oh! Jadi non eca malam ini tidak tidur di sini" ujar bi nina
" Iya bi" jawab citra.
Setelah selesai makan, citra membantu bi nina mencuci piring.
Setelah itu dia pergi ke kamar nya untuk mengambil sesuatu. Sebelum nya citra sudah menyuruh semua orang yang tinggal di rumah itu untuk berkumpul di living room.
Tidak lama kemudian, citra keluar dari kamar nya dan membawa beberapa paper bag untuk di bagikan kepada semua orang yang ada di rumah tersebut.
Pak satpam yang melihat citra datang sambil membawa beberapa paper bag, beliau pun langsung menghampiri citra dan berkata " Biar saya bantu non"
" Terimakasih pak" ucap citra sambil memberikan beberapa paper bag yang dia bawa.
" Apa itu non? Kenapa banyak sekali?" tanya tukang kebun melihat citra membawa banyak paper bag.
" Ini ada beberapa oleh untuk semua nya" jawab citra sambil menunjukkan beberapa paper bag yang dia pegang.
" Buat kami non?!" semua terkejut mendengar jawaban citra.
Citra menganggukkan kepalanya sambil menjawab " Iya"
" Kenapa banyak sekali non?" tanya pak satpam dengan heran.
" Ini hanya sekedar ucapan terimakasih eca untuk semua nya karena masih mau tinggal disini untuk merawat dan menjaga rumah ini" jawab citra sambil tersenyum.
Citra langsung membagikan paper bag yang dia bawa kepada art dan pekerja yang lain.
" Silahkan di buka, eca minta maaf jika hanya ini yang bisa eca berikan" ucap citra mempersilahkan mereka untuk membuka bingkisan nya.
Mereka langsung membuka bingkisan yang di berikan oleh citra.
" Ini benaran buat kami non?" tanya bi nina tidak percaya dengan apa beliau lihat.
Citra menganggukkan kepalanya sambil menjawab " Iya bi"
" Apa tidak kemahalan non?" tanya bi nina.
Citra menggelengkan kepalanya sambil menjawab " Tentu saja tidak bi, bahkan menurut eca ini belum seberapa dibandingkan dengan apa yang sudah bibi dan bapak-bapak lakukan untuk menjaga dan merawat oma sejak dulu"
" Terimakasih banyak non" ucap pak satpam
" Iya sama-sama pak" ucap citra
" Semoga rezeki nya non eca di lancarkan oleh tuhan, di berikan kesehatan dan non eca dikelilingi oleh orang baik" ucap tukang kebun mendoakan citra.
" Amin, terimakasih atas do'a nya, semoga bapak dan yang lainnya rezeki nya juga di lancarkan oleh tuhan dan selalu di berikan kesehatan dan perlindungan" ucap citra.
" Amin" ucap semua orang.
__ADS_1