
" Om tahu, kalau kamu ikut pertandingan?" tanya seseorang tersebut dengan nada cemas
" Aku tahu kalau oma yang menyuruh kamu ikut pertandingan beladiri, tapi aku takut kalau sampai papa kamu tahu soal ini ca" ujar seseorang tersebut sambil menatap wajah citra yang mulai membengkak akibat pukulan tadi
" Kamu dari dulu tidak pernah berubah ya?" ujar citra tersenyum
" Aku lagi serius ca, aku tidak sedang bercanda" ucap seseorang tersebut
" Iya aku tahu kalau kamu tidak sedang bercanda, tapi kamu coba lihat dulu disamping ku ada siapa" ujar citra
orang tersebut langsung mengarahkan pandangannya ke samping citra, dan dia melihat seseorang yang sedang dia bicarakan, lalu dia pun bertanya " Apa kabar om?"
" Om kabarnya baik" jawab papa
" Kalau kamu bagaimana kabar nya dava?" tanya papa
Ya, seseorang tersebut adalah dava kakak sepupu nya citra.
" Kabar dava baik om" jawab dava.
" Jadi om sudah tahu ca, kalau kamu suka ikut pertandingan beladiri ?" tanya dava
" Iya, papa sudah tahu kok" jawab citra
" Aku kira... " ucap dava, tapi tidak jadi di teruskan karena takut citra terkena marah papa nya
" Pasti kamu mau bilang, aku bertanding nya sembunyi-sembunyi biar papa tidak tahu, seperti dulu iya kan dav?"ujar citra
" Hehe iya, kamu tahu saja kalau aku mau bilang begitu" jawab dava
" Terus kamu tidak jadi bilang, karena takut papa akan marah sama aku" ucap citra
Dan hanya di jawab dengan anggukkan kepala sambil tersenyum oleh dava.
" Dava, dava kamu dari dulu tidak pernah berubah ya " ucap citra
" Kamu yang selalu khawatir, peduli sama aku, dan selalu melindungi aku " sambung citra
" Iya pasti, dan kamu harus ingat, aku akan selalu ada di depan kamu untuk melindungi kamu, dan aku juga selalu ada di belakang kamu untuk selalu mensupport kamu terus ca" ucap dava
Citra langsung memeluk dava
" Kenapa aku tidak senang saat melihat citra memeluk pria lain" batin vito
" Dan kenapa hati ku sakit saat melihat citra bersama pria lain" ucap citra dalam hati
" Hei kalian berdua, kalau mau bermesraan itu jangan disini" ucap Vina
" Memang kenapa?" tanya citra
" Sudah bilang saja, kalau kalian berdua iri kan" sambung citra
" Karena kalian kan jomblo" ucap coach mike
" Tidak terkecuali tadi yang pelukan juga masih jomblo" sambung coach mike
__ADS_1
" Ssstt.... jangan bilang-bilang coach, kalau kita itu masih jomblo" ujar citra
Hahahaha....
Semua teman-teman citra tertawa mendengar ucapan citra.
" Ssstt... diam ini di tempat umum!" ucap coach mike
Mereka semua pun diam.
" Apa kabar dava?" tanya coach mike sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman
" Baik coach" jawab dava sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan coach mike
" Sudah lama kamu tidak menemani citra bertanding" ujar coach mike
" Iya coach, soalnya aku baru pulang dan langsung menuju ke sini, karena eca bilang kalau dia sedang makan disini" jawab dava
" Tunggu dulu, kalau citra jomblo terus ini siapa nya citra?" ucap cella
" Dava itu sebenarnya..." ucap citra
Belum selesai citra bicara, dava sudah berkata " Calon suaminya eca"
" Calon suami?" ucap vito terkejut dengan perkataan dari dava
" Iya, aku calon suami nya eca" jawab dava
" Kenapa aku merasa kesal dan marah, saat pria ini bilang kalau dia adalah calon suami nya citra" ujar vito dalam hati
Hal itu membuat orang yang ada di tempat itu terheran dengan apa yang dikatakan oleh vito.
" Maksud nya apa, kenapa tidak boleh?" tanya dava
" Aduh, aku ini kenapa sih" batin vito
" Maksud nya, citra kan masih kuliah jadi belum boleh untuk menikah" jawab vito
" kalau masalah menikah itu gampang, asalkan eca mau menikah dengan ku, sekarang pun aku siap" ujar dava
" Dava, dava kamu masih suka iseng menjahili orang" ucap citra dalam hati sambil menggelengkan kepala melihat kelakuan dari saudara nya
kita tinggalkan dava dan vito dua yang sedang berbicara dengan serius.
" Pa, besok citra boleh pergi tidak?" tanya citra dengan nada pelan takut papa nya marah
" Pergi kemana?" tanya papa
" Pergi ke panti, menjenguk oma" jawab citra
" Tentu saja boleh dong sayang" ucap papa sambung tersenyum
" Benar boleh pa?" tanya citra
" Iya, bila perlu nanti kita langsung pergi menjenguk oma, bagaimana?" jawab papa
__ADS_1
" Iya pa, makasih ya pa" ucap citra sambil memeluk papa nya
Sang mama merasa sangat bahagia, saat melihat suami dan anaknya bisa akrab tidak seperti biasanya.
Coach Mike pun tersenyum bahagia, saat melihat citra dan papa nya bisa sedekat ini.
Acara makan-makan pun sudah selesai, semua orang pulang ke rumah masing-masing, terkecuali citra dan keluarga nya, mereka berencana untuk pergi menjenguk oma di panti.
Dava yang tadi sempat mau ikut ke panti, tapi tidak jadi di karenakan dia harus pergi tempat temannya.
Sedangkan vito dan pacar memilih untuk kembali ke kantor, dikarenakan vito masih ada pekerjaan yang harus segera di kerjakan.
Sesampainya di panti, citra langsung berlari menuju oma nya dan langsung memeluk oma nya yang sedang berada di halaman depan.
" Assalamualaikum oma" ucap citra sambil tersenyum
" Walaikumsalam " jawab oma
" Kamu kenapa, kelihatan nya senang banget?" tanya oma
" Kamu senang karena kamu dapat juara" sambung oma
" Iya oma, tapi bukan cuman itu saja yang buat aku senang oma" jawab citra
" Terus, apa lagi yang buat senang selain dapat juara?" tanya oma
Belum sempat citra menjawab, terdengar suara seseorang mengucapkan salam dan kami pun menjawab salam nya.
" Bagaimana kabar ibu?" tanya papa sambil memeluk ibu mertua nya
" Kabar ibu baik-baik saja" jawab oma sambil melepaskan pelukannya
" Ma, mama apa kabar?" tanya mama sambil memeluk ibunda nya
" Aku minta maaf ya ma, karena baru bisa menjenguk mama" ucap mama sambil menangis di pelukan ibunda nya
" Iya tidak apa, kata citra kalian sangat sibuk, jadi belum bisa kesini" jawab oma
" Keadaan mama baik-baik saja, malah mama merasa badan mama jadi makin sehat, karena di sini mama selalu olahraga sama teman-teman oma" ujar oma
Oma pun melepaskan pelukannya, kemudian oma berkata" jadi ini yang membuat cucu oma sangat bahagia"
" Iya oma" ucap citra sambil menganggukkan kepala
Saat kami sedang asik ngobrol datang ibu panti bersama seseorang disampingnya menghampiri kami.
" Selamat sore" ucap ibu panti
" Sore bu" jawab citra
" Hari ini, adalah hari pemeriksaan kesehatan rutin untuk oma, dan kebetulan dokter yang biasa nya datang sedang ada tugas yang tidak bisa di tinggal, jadi beliau mengutus seseorang untuk menjalankan tugas beliau" ucap ibu panti
" Dan perkenalkan ini dokter raka, beliau yang menggantikan dokter Ridwan." sambung ibu panti memperkenalkan seseorang yang berada di sampingnya
Saat ibu panti sedang memperkenalkan seseorang yang datang bersama beliau citra pergi untuk mengangkat telepon dari sahabat nya.
__ADS_1
Oma dan lainnya masuk kedalam, sedangkan citra masih asik ngobrol dengan teman nya melalui sambungan telepon.