Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 137


__ADS_3

" Yasudah! Sam kenalkan dia teman ku nama nya farel dan rel kenalkan dia samuel teman ku selama aku di london" kata citra memperkenalkan samuel kepada farel.


Farel dan samuel saling berjabat tangan.


" Sudah puas rel?" tanya citra.


" Hehe" farel hanya tertawa mendengar pertanyaan citra.


" Dasar! Sudah dewasa juga tapi tingkah nya masih seperti anak kecil!" gumam citra.


Melihat kelakuan farel, citra hanya geleng-geleng kepala. Citra melihat ada seseorang yang tadi sedang bersama dengan papa nya.


" Maaf ya pak, teman saya memang seperti itu orang nya. Aneh!" ucap citra meminta maaf kepada seseorang yang ada di samping farel.


Vito hanya tersenyum sambil mengangguk.


Farel terkejut melihat vito tersenyum tidak seperti hari-hari biasanya.


" Ca! Memang kamu tahu dia siapa?" tanya farel penasaran.


" Iya, aku tahu kok beliau siapa" jawab citra.


" Memang kamu yakin ca? " tanya farel ragu.


" Tahu lah, beliau itu rekan bisnis nya papa kan ?!" jawab citra percaya diri.


" Kamu salah!" kata farel.


" Salah?! Memang kamu tahu beliau siapa?" kata citra penasaran.


" Iya tentu saja aku tahu ca, dia itu vito mantan suami kakak kamu" jawab farel.


" Apa kamu bilang?!!" citra terkejut mendengar jawaban farel.


" Aku tadi bilang, pria di depan kamu ini adalah vito mantan suami kakak kamu ca" jawab farel


Mata citra langsung terbelalak tak percaya mendengar jawaban farel yang mengatakan kalau orang di depan nya saat ini adalah vito.


Citra langsung mengalihkan pandangannya kearah pria yang katanya bernama vito, dia melihat penampilan pria tersebut dari atas sampai bawah.


" Tidak mungkin pria ini adalah manusia kutub itu, farel pasti hanya bercanda" ucap citra dalam hati.


" Tidak! Tidak mungkin!" ucap citra sambil melihat ke arah farel.


" Maksud kamu apa ca?" tanya farel bingung.


" Bapak ini tidak mungkin vito, si manusia kutub itu. Aku tahu betul orang itu seperti apa rel!" jawab citra.


" Kalau kamu tidak percaya, kamu tanyakan saja sendiri siapa nama dia!" ujar farel.


" Kenapa farel bicara seperti itu ya, apa mungkin orang itu benar-benar manusia kutub!" batin citra.

__ADS_1


" Tapi, kalau di lihat dari penampilan nya, pria ini sama sekali tidak mirip seperti manusia kutub tapi, kenapa farel begitu yakin jika pria di depan ku adalah manusia kutub ya?!" ujar citra dalam hati.


" Tapi, bagaimana jika ucapan farel itu benar, kalau pria di depan ku adalah manusia kutub! Kira-kira dia tahu tidak ya kalau aku pernah berpura-pura menjadi kakak dan menikah dengan nya" batin citra.


" Aku harus segera mencari cara agar manusia kutub itu tidak curiga kalau aku pernah berpura-pura menjadi kakak" batin citra.


" Pokoknya sekarang aku harus bersikap tenang agar dia tidak curiga dengan ku" ucap citra dalam hati.


" Ca! Eca!" panggil farel sambil menepuk bahu citra.


" Hah! Apa!" citra terkejut.


" Orang aku menyuruh kamu tanya, eh malah kamu melamun!" kata farel.


" Sorry rel, sedang banyak pikiran" kata citra mencari alasan.


" Oke! Aku akan tanya sama beliau untuk mengetahui kamu itu salah atau tidak" ujar citra.


" Maaf pak, kalau saya boleh tahu nama anda siapa ya?" tanya citra.


" Nama saya vito, nama lengkap saya elvito radika herlambang" jawab vito.


Citra terkejut dengan jawaban vito.


" Berarti farel tidak bohong, dia benar-benar manusia kutub" batin citra.


" Apa yang harus aku lakukan sekarang! Aku takut dia akan curiga dengan ku" ucap citra dalam hati.


Bukan nya menjawab pertanyaan vito, citra hanya diam saja.


" Ca!" panggil samuel


" Hah! apa sam?!" citra terkejut.


" Kamu baik-baik saja ca?" tanya samuel khawatir.


" Iya, aku baik-baik saja sam" jawab citra sambil tersenyum.


" Memang ada apa sam?" tanya citra


" Tidak ada apa-apa kok ca, soalnya nya kamu di tanya malah melamun, aku kira kamu kenapa" jawab samuel.


" Memang nya tadi siapa yang tanya dan tanya soal apa sam?" tanya citra.


" Tadi pak vito menanyakan kabar kamu ca" jawab samuel.


" Kabar aku baik" kata citra.


" Kamu selama ini di London?" tanya vito dengan tatapan menyelidik.


" Aduh! Aku harus jawab apa ya!" ucap citra dalam hati.

__ADS_1


Citra mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari vito.


" Iya, selama ini aku ada di London" jawab citra.


" Jadi, selama ini dia ada di London dan orang suruhan ku tidak ada yang bisa menemukan keberadaan dia" ucap vito dalam hati.


" Kamu yakin kalau kamu selama ini tinggal di London?!" tanya vito dingin.


" Tuh kan! Manusia kutub itu pasti tidak percaya dengan jawaban ku" ucap citra dalam hati.


" Iya benar, aku memang selama ini tinggal di London kalau tidak percaya tanya saja sama samuel" jawab citra.


" Kalau masih ada pertanyaan yang lain untuk nanti saja ya, soalnya aku mau makan dulu" kata citra sambil pergi.


Setelah berjalan beberapa langkah, akhirnya citra bisa bernapas lega karena dia telah berhasil pergi dari vito.


" Alhamdulillah, akhirnya bisa pergi juga" ucap citra dalam hati.


" Untung saja aku cepat-cepat kabur kalau tidak bisa-bisa manusia kutub itu tanya yang macam-macam lagi" ucap citra.


" Tapi, kenapa penampilan manusia kutub itu beda sekali dari terakhir kali aku melihat dia" ucap citra.


" Sekarang manusia kutub itu terlihat seperti orang yang tidak mengurus diri" batin citra.


" Apa karena dia sudah putus dengan kekasihnya, maka nya dia frustasi dan menjadi seperti sekarang" ucap citra.


" Tapi, aku rasa sekarang dia menjadi lebih dingin daripada saat terakhir kali bertemu" lanjut citra mengingat kembali kejadian saat dia masih bersama vito.


Teman-teman citra sudah pulang semua jadi, dia bebas untuk tidak mengikuti acara itu sampai selesai.


Sampai acara pernikahan kakak nya selesai citra berada di balkon agar dia tidak bertemu lagi dengan vito.


Setelah para tamu undangan sudah pulang semua, citra baru turun untuk bertemu dengan kedua orang tua nya.


Setelah mencari keberadaan papa dan mama nya, akhirnya dia melihat papa dan mama nya sedang berbicara dengan seseorang, dia pun langsung membalikkan badannya tapi, ternyata papa nya sudah melihat dirinya nya.


" Citra!" panggil papa saat melihat citra akan pergi lagi.


Citra pun langsung mengurungkan niatnya untuk pergi dan dia langsung membalikkan badannya.


" Iya, ada apa pa?" tanya citra.


" Kesini sebentar" ucap papa sambil memberikan isyarat tangan agar citra mendekat.


Dengan terpaksa citra menuruti perintah papa nya, kini dia sudah ada di belakang orang yang tadi sedang berbicara dengan papa nya.


" Ada apa pa?" tanya citra.


Seseorang yang sedang berbicara dengan papa nya pun langsung membalikkan badannya saat mendengar suara citra.


Citra di buat terkejut saat melihat wajah orang yang sejak tadi sedang berbicara dengan papa nya.

__ADS_1


" Papa dimas!" batin citra.


__ADS_2