Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 135


__ADS_3

Saat vito sedang bersalaman dengan pak ardi, dari arah berlawanan ada seseorang yang memanggil.


" CITRA!"


Vito mendengar ada seseorang yang memanggil nama citra langsung melihat sekeliling mencari keberadaan citra.


" Apa benar dia pulang? Tapi sekarang dia ada dimana? " ucap vito dalam hati.


" Ternyata kamu ada disini! Aku dari tadi itu mencari kamu tahu tidak!?" kesal amel saat sudah sampai di dekat citra.


" Aku kan tadi bilang sama kalian kalau aku mau ketemu ibu" kata citra.


" Apa kabar citra?" tanya pak wiliam.


" Alhamdulillah kabar citra baik om" jawab citra sambil bersalaman dengan pak wiliam.


" Om sendiri bagaimana kabar nya?" tanya citra.


" Kabar om baik " jawab pak wiliam.


Vito yang mendengar suara citra langsung menoleh ke belakang untuk memastikan kalau yang sedang bicara itu citra orang yang dia cari atau bukan.


Pak ardi yang melihat vito seperti sedang mencari seseorang pun bertanya " Ada apa pak vito?"


Vito masih fokus mencari seseorang yang suara nya mirip dengan citra.


" Apa aku tanya langsung kepada pak ardi, apakah citra pulang atau tidak" batin vito.


" Daripada penasaran, sebaiknya aku tanya langsung saja" ucap vito dalam hati.


" Pak ardi bisa minta waktu nya sebentar?!" ucap vito.


Pak ardi terkejut dengan ucapan vito.


" Aduh! Kira-kira pak vito mau bicara apa ya?" batin papa.


" Tentu saja bisa pak" jawab papa sambil menganggukkan kepala.


Setelah berpamitan dengan rekan bisnis nya papa dan vito pergi untuk mencari tempat yang cocok untuk mereka mengobrol.


Setelah menemukan tempat yang cocok, vito pun langsung bertanya kepada papa ardi " Apakah wanita itu benar-benar pulang?"


" Wanita itu? Kira-kira wanita yang dia maksud siapa ya?" batin papa.


" Apa mungkin wanita yang dia maksud itu adalah citra!" batin papa.


" Tapi untuk apa vito menanyakan hal seperti itu? Apa mungkin dia masih terus berusaha mencari keberadaan citra?!" pikir papa.


" Memang nya selama ini dia masih belum bisa menemukan keberadaan citra di luar negeri!" ucap papa dalam hati.


Vito yang melihat lawan bicara nya hanya diam saja dan tidak menjawab pertanyaan nya, dia pun berpikir " Kenapa pak ardi diam saja ya? Apa mungkin beliau khawatir aku akan melukai anak nya?!"

__ADS_1


" Tapi wajar saja jika beliau ada pemikiran seperti itu, karena selama ini beliau hanya mengetahui aku mencari putri nya hanya ingin balas dendam atas apa yang beliau lakukan kepada ku waktu itu" pikir vito.


Saat vito dan pak ardi sedang sibuk dengan pemikiran nya masih-masing, tiba-tiba....


" Papa!" panggil seseorang dari arah belakang nya vito.


Hal itu membuat vito terkejut dan tersadar dari lamunannya, begitu pula dengan sang papa yang tersadar dari lamunan nya.


" Iya ra, ada apa sayang?" tanya papa sambil berjalan mendekati putri nya.


Vito yang mendengar pak ardi sedang bertanya kepada seseorang yang ada di belakang nya dengan sebutan nama ra, hal itu membuat vito terkejut.


" Ra! Apa mungkin seseorang yang ada di belakang ku adalah citra" batin vito.


Karena penasaran vito pun langsung membalikkan badannya di saat citra akan menjawab pertanyaan dari papa nya.


Vito terkejut dengan seseorang yang ada di hadapannya.


" Siapa wanita ini? Kenapa seperti nya aku pernah melihat wajah nya! Tapi dimana ya?" batin vito.


Citra yang belum menyadari kalau di depan nya ada vito, dia pun bersikap seperti biasa.


" Citra itu dari tadi mencari papa, soalnya kita akan melakukan foto bersama pa" jawab citra.


" Memang kapan foto bersama nya ra?" tanya papa.


" Masih nanti sih pa, tunggu kakak selesai foto dengan suaminya" jawab citra.


Mendengar hal itu membuat citra langsung melihat ke samping papa nya dan benar saja disana ada seseorang yang wajah terlihat tidak asing lagi bagi dirinya.


" Orang ini siapa ya? Kenapa aku merasa seperti pernah melihat wajah nya, tapi dimana ya?!" batin citra sambil menatap wajah vito.


Melihat putri nya melamun membuat sang papa merasa khawatir, lalu beliau pun bertanya" Kamu kenapa ra?".


" Hah! Aku baik-baik saja pa" jawab citra terkejut.


" Yasudah pa! Kalau begitu citra pergi dulu" ujar citra


" Iya ra" jawab papa.


Mereka tidak menyadari jika di tempat itu masih ada vito.


" Ternyata dia benar-benar citra, pantas saja aku merasa tidak asing lagi dengan dia" batin vito.


" Syukur lah kalau dia sudah pulang" ucap vito dalam hati.


Vito merasa senang akhirnya dia bisa melihat seseorang yang dia cari selama ini, seseorang yang mampu membuat dia seperti orang bodoh.


Vito hanya bisa melihat citra pergi dan tidak berani memanggil namanya bahkan hanya untuk sekedar bertegur sapa pun vito tidak berani, dia takut kalau sampai citra pergi lagi dan dia tidak bisa melihat nya lagi.


" Pak vito!" ucap papa memanggil vito.

__ADS_1


" Dia ada apa pak?" tanya vito dengan wajah datar.


" Saya mau bilang jika..." jawab papa


Belum selesai pak ardi menjawab, vito langsung berkata " Anda tidak perlu menjawab pertanyaan saya yang tadi, karena saya sudah menemukan jawaban dari pertanyaan yang saya tanyakan kepada anda".


" Saya mohon pak jangan sakiti putri saya, jika anda ingin membalas dendam atas kejadian waktu itu anda bisa melampiaskan amarah anda kepada saya" ucap papa sambil memohon.


Vito hanya diam dan tidak berkata apapun.


" Anda tenang saja, saya hanya ingin bertanya sesuatu kepada putri anda" ucap vito.


" Tetapi saya akan mencari saat yang tepat untuk menanyakan hal itu kepada putri anda" lanjut vito.


Vito yang melihat wajah pak ardi seperti orang yang sedang mengkhawatirkan anak nya pun membuat vito merasa bersalah.


" Huh! Anda tenang saja, saya hanya ingin menanyakan kepada putri anda selama ini dia pergi kemana" ujar vito.


" Hanya itu saja pak yang ingin saya tanyakan kepada putri anda" imbuh nya.


Setelah mengatakan itu, vito langsung pergi meninggalkan pak ardi.


Pak ardi tercengang mendengar ucapan vito.


" Apa benar yang dikatakan oleh vito, kalau dia hanya ingin menanyakan kepada citra selama ini dia pergi kemana" batin papa.


" Semoga saja ucapan nya benar, amin" ucap papa dalam hati.


Pak ardi langsung pergi menemui anak dan istri nya untuk melakukan foto keluarga.


Disisi lain


Saat vito sedang memperhatikan keluarga pak ardi sedang foto bersama, dari kejauhan ada seseorang yang memanggil namanya.


" Vito!" panggil seseorang sambil melambaikan tangan nya.


Vito yang merasa namanya di panggil pun langsung menoleh untuk mencari siapa yang sedang memanggil namanya.


" Farel!"batin vito saat melihat seseorang yang sedang memanggil nya.


" Ada apa?" tanya vito saat farel ada di samping nya.


" Kamu tahu sekarang eca ada dimana tidak" jawab farel.


" Eca siapa?" tanya vito dingin.


" Maksud ku, kamu tahu sekarang citra ada dimana tidak?" tanya farel


" Itu dia ada disana" jawab vito sambil melihat ke seseorang yang sedang ikut berfoto keluarga.


" Jangan bercanda deh! Aku tanya sekarang eca ada di negara mana? Soalnya kan kamu selama ini mencari keberadaan dia, pasti kamu tahu kan dia ada di negara mana?" ujar farel kesal.

__ADS_1


" Siapa yang sedang bercanda? Saya bilang orang yang sedang kamu cari itu ada disana!" jawab vito dingin.


__ADS_2