Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 136


__ADS_3

" Siapa yang sedang bercanda? Saya bilang orang yang sedang kamu cari itu ada disana!" jawab vito dingin.


" Disana, Dimana?" tanya farel bingung.


" Tuh! Wanita yang memakai dress biru muda!" geram vito sambil menunjuk ke arah citra.


" Kenapa kamu menunjuk ke arah wanita itu, memang dia siapa?" tanya farel bingung.


" Huh! Wanita itu adalah citra! Orang yang sedang kamu cari farel" jawab vito


" Hah! Jadi wanita yang disampingnya om ardi itu adalah eca?!" farel terkejut mendengar jawaban vito.


" Hem!" jawab vito.


Setelah mendengar jawaban vito, farel bergegas pergi.


Vito melihat farel akan pergi pun bertanya " Kamu mau pergi kemana?"


" Aku mau bertemu eca" jawab farel


" Mau apa ketemu dia?" tanya vito dingin.


" Aku mau minta penjelasan dari dia, kenapa dia tidak pernah memberitahu aku selama ini dia ada dimana" jawab farel sambil berjalan.


Vito yang melihat tingkah farel pun hanya bisa geleng-geleng kepala.


" Kenapa aku juga tidak menemui dia untuk meminta penjelasan tentang kenapa dia mau berpura-pura menjadi kakak nya!" batin vito.


" Mending aku ikuti farel saja, siapa tahu aku ada kesempatan untuk bicara dengan dia jadi, aku bisa langsung meminta kejelasan tentang masalah itu" ucap vito dalam hati.


Vito pun langsung mengikuti farel untuk bertemu dengan citra.


" Hai ca!" sapa farel saat sudah dekat dengan citra.


Citra yang baru saja selesai melakukan foto keluarga pun terkejut saat melihat farel ada di depan nya.


" Farel!" batin citra.


Dia pun tersenyum dan berjalan menuju farel, tapi saat dia hampir sampai, tiba-tiba...


" Eca!" panggil seseorang dari arah belakang.


Citra yang mendengar ada yang memanggil nama nya pun langsung membalikkan badannya.


" Eh! Sam, ada apa?" tanya citra saat melihat samuel di belakang nya.


" Kamu mau pergi kemana?" tanya samuel sambil berjalan menuju citra.


" Aku mau kesana" jawab citra sambil menunjuk ke arah farel berada.


" Kamu mau ikut?" tanya citra.


" Memang nya tidak apa-apa, kalau aku ikut pergi kesana juga ca?" tanya samuel khawatir.


" Iya tidak apa-apa sam, nanti sekalian aku kenalkan kamu dengan teman ku" jawab citra.


Samuel hanya menganggukkan kepala, mereka pun kembali melanjutkan perjalanan menuju farel.

__ADS_1


" Hai rel! Apa kabar?" sapa citra saat sudah di depan farel.


Farel memasang wajah marah, hal itu membuat citra bertanya-tanya dalam hati " Farel kenapa ya? Kok ekspresi wajah nya terlihat seperti orang yang sedang marah!"


" Pasti dia marah karena aku tidak memberitahu dia kalau aku pergi waktu itu!" batin citra


" Pokoknya aku harus mencari cara agar farel tidak marah lagi dengan aku" batin citra


" Farel!" ucap citra sambil berjalan mendekati farel.


" Apa?" tanya farel ketus.


" Malam ini kamu tampan sekali" kata citra berusaha membujuk farel.


" Aku memang tampan bahkan sejak aku lahir" jawab farel ketus.


" Kamu jangan marah dong! Aku tahu kalau aku salah, aku minta maaf ya" ucap citra dengan wajah kasihan.


Farel hanya diam saja.


Hal itu membuat citra kebingungan untuk mencari cara agar farel tidak marah lagi dengan nya.


" Aku harus segera mencari cara agar dia tidak marah lagi dengan aku!" batin citra.


" Sam, kita nanti langsung pulang kan!?" ujar citra berbicara dengan samuel.


" Pulang? Pulang kemana ya ca?" tanya samuel bingung.


" Pulang ke London lagi sam, masa ya kita pulang ke rumah kamu!" jawab citra sambil memberikan o


kode rahasia kepada samuel.


" Oke!" kata citra.


" Yasudah! Kita pergi kesana yuk sam!" ajak citra.


" Yasudah! Kalau kamu belum mau memaafkan kesalahan ku, tidak apa-apa kok. Aku pergi dulu ya" ucap citra.


Setelah berpamitan dengan farel, citra menoleh kearah pria di samping farel dan berkata " Mari pak!" sambil tersenyum.


Deg.... Deg.... Deg


Jantung vito berdegup kencang saat melihat citra tersenyum manis kepada nya.


" Kenapa jantungku berdegup kencang sekali hanya karena melihat dia tersenyum" ucap vito dalam hati.


Vito yang melihat citra masih ada didepan nya pun langsung menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


" Terimakasih tuhan, akhirnya aku bisa melihat senyuman manis dari wanita itu" ucap vito dalam hati sambil tersenyum.


Citra langsung berjalan meninggalkan farel dan vito, tapi saat baru melangkahkan kakinya beberapa langkah tangan nya di pegang oleh seseorang.


" Kok kamu tidak membujuk aku lagi sih ca!" ucap seseorang sambil memegang tangan citra.


" Untuk apa aku membujuk kamu lagi" ucap citra.


" Percuma juga aku membujuk kamu agar mau memaafkan aku, kamu saja tadi bicara nya ketus sekali dengan ku" lanjut citra.

__ADS_1


" Itu kan tadi, sekarang sudah tidak ketus lagi kok ca!" ujar farel.


" Menurut ku itu sama saja, entah itu tadi atau sekarang" jawab citra ketus.


" Kenapa sekarang kamu yang bicara nya ketus ca!" ujar farel.


Citra langsung membalikkan badannya menghadap farel sambil berkata " Biar kamu tahu bagaimana perasaan ku tadi saat kamu bicara ketus kepada ku!".


" Maaf ca, aku tidak bermaksud seperti itu aku hanya kesal karena kamu pergi tanpa berpamitan dengan ku, dan tidak ada kabar sama sekali, kamu itu hilang bagaikan ditelan bumi!" ucap farel


" Aku kan menjadi khawatir dengan kamu ca" lanjut farel.


" Aku minta maaf ya rel karena sudah membuat kamu khawatir" ucap citra.


" Aku memaafkan kamu tapi, kamu jangan pergi lagi ya!" kata farel.


" Tapi maaf rel, seperti nya aku tidak bisa menuruti keinginan kamu rel" ucap citra.


" Maksud kamu ca?" tanya farel bingung.


" Setelah acara selesai aku akan pergi lagi rel, soalnya aku kan belum selesai" jawab citra.


" Jadi, maksud kamu setelah selesai acara ini kamu mau pergi keluar negeri lagi ca?!" ujar farel.


" Iya rel" jawab citra sambil menganggukkan kepala.


" Aku tidak mengijinkan kamu pergi sebelum kamu memberitahu aku kamu selama ini ada dimana?!" ujar farel.


" Aku ada di London " jawab citra.


" London?!" farel terkejut mendengar jawaban citra.


" Iya rel, aku selama ini ya ada di London, kalau tidak percaya kamu tanya samuel saja, dia satu kampus dengan ku" ucap citra.


" Samuel? Dia siapa ca?" tanya farel bingung.


" Dia teman ku anaknya om wiliam rel" jawab citra


Farel hanya angguk- angguk kepala.


" Terus samuel sekarang ada dimana ca?" tanya farel


" Ini orang nya" jawab citra sambil menunjuk orang yang berada di samping nya.


" Jadi, pria ini nama nya samuel" kata farel.


Citra hanya menganggukkan kepalanya


" Kenapa kamu tidak memperkenankan aku dengan dia ca?" tanya farel.


" Tadi nya aku mau memperkenalkan kamu dengan samuel, tapi tadi kamu sudah marah terlebih dahulu dengan aku jadi, aku tidak jadi memperkenalkan kamu dengan samuel rel" jawab citra.


" Kan itu tadi ca, sekarang kan sudah tidak" ujar farel.


" Yasudah! Sam kenalkan dia teman ku nama nya farel dan rel kenalkan dia samuel teman ku selama aku di london" kata citra memperkenalkan samuel kepada farel.


Farel dan samuel saling berjabat tangan.

__ADS_1


" Sudah puas rel?" tanya citra.


" Hehe" farel hanya tertawa mendengar pertanyaan citra


__ADS_2