Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 134


__ADS_3

" Jadi, ini citra nya ibu?" tanya bi sum sambil melepaskan pelukannya.


Citra hanya menganggukkan kepala sambil berkata " Iya bu, ini aku"


Bi sum kembali memeluk citra dengan erat sambil menangis.


" Ibu kira kamu tidak akan pulang ra" kata bi sum sambil menangis sesenggukan.


" Tentu citra akan pulang dong, kan citra kangen dengan suasana di rumah ini" jawab citra.


" Sekarang ibu berhenti dong menangis nya, kan aku jadi ikutan sedih" ucap citra mencoba menenangkan bi sum.


Citra melepaskan pelukannya dan berkata dengan suara lembut " Bu, ibu jangan menangis lagi ya" sambil mengusap air mata di pipi bi sum.


" Kalau ibu menangis, nanti citra pergi lagi loh!" kata citra pura-pura marah.


Mendengar itu membuat bi sum langsung berhenti menangis.


Citra tersenyum saat melihat bi sum akhirnya tidak menangis lagi.


" Nak citra kamu jangan pergi lagi dari rumah tanpa berpamitan dengan ibu ya" ujar bi sum.


Di jawab dengan anggukan kepala dari citra sambil berkata " Iya ibu".


Disaat citra sedang melepas rindu dengan bi sum, tiba-tiba.....


Drrrttt...... Drrttttt....


Handphone citra bergetar, citra lalu mengambil handphone nya di dalam tas dan melihat siapa yang menelepon dirinya.


" Papa!" kata citra saat melihat nama papa nya tertera di layar handphone nya.


" Siapa menelepon?" tanya bi sum.


" Papa yang menelepon bu" jawab citra.


" Yasudah, di angkat saja siapa tahu penting ra" kata bi sum.


" Iya bu" jawab citra sambil menganggukkan kepala.


Citra langsung mengangkat panggilan telepon dari papa nya.


...* Mode telepon *...


" Halo! Assalamualaikum" ucap citra.


" Walaikumsalam sayang" jawab papa.


" Kamu sekarang ada dimana?" tanya papa.


" Aku ada di dalam rumah pa, memang ada apa pa?" jawab citra.


" Didalam rumah? dengan siapa?" tanya papa penasaran.


" Aku didalam rumah dengan ibu pa" jawab citra.


" Oh, yasudah kalau kamu sudah bertemu dengan ibu" kata papa.


" Ada apa ya pa, kok papa tumben menelepon aku?" tanya citra penasaran.


" Kamu bisa datang kesini tidak? Soalnya papa ingin memperkenalkan kamu dengan para kolega papa" jawab papa.


" Umm.. Bisa kok pa, memang papa sekarang ada dimana?" kata citra.


" Papa ada di depan" jawab papa.


" Yasudah pa, aku kesana sekarang" kata citra.

__ADS_1


" Papa tunggu" kata papa


" Assalamualaikum pa" ucap citra.


" Walaikumsalam sayang" jawab papa.


Setelah mengakhiri sambungan telepon dengan papa nya, citra langsung menoleh ke arah bi sum dan berkata " Bu aku pergi ke depan dulu ya, soalnya di suruh papa".


" Iya nak citra" jawab bi sum.


" Yasudah, aku pergi ke papa dulu ya bu, assalamualaikum" ucap citra sambil mencium tangan bi sum.


" Walaikumsalam" jawab bi sum sambil tersenyum.


Setelah berpamitan dengan bi sum, citra langsung pergi menemui papa dan mama nya.


" Papa dimana ya?" kata citra sambil melihat sekeliling mencari keberadaan papa nya.


" Kamu sedang mencari siapa ca?" tanya samuel dari arah belakang.


Karena tidak melihat kedatangan nya samuel, citra pun langsung berkata " Astaghfirullahalazim!"


Citra langsung menoleh kearah belakang dan berkata " Ya ampun sam, kamu membuat jantung ku hampir copot, tahu tidak!"


" Sorry ca, habis nya aku panggil-panggil dari tadi kamu tidak dengar, yasudah aku kesini dan saat aku tanya kamu sedang apa, eh malah aku membuat kamu terkejut" ucap samuel merasa bersalah.


" Iya tidak apa-apa" kata citra sambil tersenyum.


" Kamu sedang mencari siapa ca?" tanya samuel.


" Aku sedang mencari papa ku sam" jawab citra.


" Kamu melihat papa ku ada dimana tidak?" tanya citra.


" Iya aku tadi melihat papa ca" jawab samuel.


Samuel hanya menganggukkan kepala.


" Kamu melihat papa ku ada dimana?" tanya citra.


" Yuk ikut aku!"ajak samuel sambil menarik tangan citra


Citra yang tangan nya di tarik oleh samuel pun hanya bisa pasrah dan mengikuti kemana samuel pergi.


" Papa kamu ada di sana ca!" kata samuel sambil menunjuk ke arah papa nya berada.


" Mana sam?" tanya citra masih mencari keberadaan papa nya.


" Itu ca disana!" jawab samuel sambil menunjuk ke arah papa nya citra berada.


Citra mengikuti kemana arah telunjuk samuel menunjuk.


" Oh! Ternyata ada disana" kata citra.


" Yasudah! Kita pergi kesana yuk!" ajak citra.


" Oke!" Kata samuel sambil tersenyum.


Mereka berdua langsung pergi menemui pak ardi tapi, baru beberapa langkah mereka melangkahkan kakinya, tiba-tiba....


" Samuel!!" panggil seseorang dari arah belakang.


Samuel pun langsung menghentikan langkahnya dan menoleh kearah belakang untuk melihat siapa yang sedang memanggil namanya.


" Papa!" samuel terkejut saat melihat papa nya ada di belakang mereka.


Citra yang mendengar samuel memanggil nama papa nya, dia pun ikut menoleh.

__ADS_1


" Om wiliam!" batin citra.


" Ca, aku minta maaf ya aku tidak bisa menemani kamu pergi ke papa kamu" ucap samuel merasa bersalah.


" Iya tidak apa-apa sam, Yasudah kamu temui papa kamu saja dulu, aku bisa pergi kesana sendiri kok" kata citra.


" Yasudah! Aku pergi dulu" lanjut citra sambil berjalan menuju papa nya berada.


Pak ardi yang melihat jarak anak nya sudah dekat dengan dirinya pun langsung memanggil anaknya " Sini sayang!" sambil melambaikan tangan.


Citra pun hanya mengangguk seraya tersenyum.


" Kenapa kamu sendiri, teman-teman kamu yang lain dimana?" tanya papa saat citra sudah ada disampingnya.


" Mereka sedang ada urusan jadi, mereka tidak ikut pa" jawab citra.


" Oh iya! Bapak-bapak perkenalkan ini anak bungsu saya nama nya citra" kata papa memperkenalkan citra kepada rekan bisnis nya.


Citra bersalaman dengan semua rekan bisnis papa nya yang ada di dekat nya.


" Pak ardi kenapa saya tidak pernah melihat putri anda yang ini, memang nya selama ini dia ada dimana?" tanya salah satu rekan bisnis nya.


" Itu karena putri saya sedang menyelesaikan pendidikan nya di luar negeri pak, jadi dia jarang berada di rumah" jawab papa.


" Maaf ardi, saya mau tanya dia putri anda yang beberapa tahun lalu yang sering menjuarai pertandingan beladiri itu kan!?" ujar mr A.


" Iya benar pak" jawab papa.


" Jadi, dia adalah eca yang sering menjadi juara saat pertandingan beladiri itu pak?!" Mr. C terkejut mendengar jawaban papa.


" Iya benar pak" kata papa.


" Jadi, kamu murid nya mike?" tanya Mr. C


" Iya benar saya murid nya coach mike om" jawab citra.


" Om kenal dengan coach mike?" tanya citra.


" Saya kakak nya mike" jawab Mr. C


" Berarti, anda adalah om eza ya om?!" ujar citra menebak


" Iya kamu benar, nama om adalah eza " jawab om eza


" Jadi, nama asli kamu itu citra ya ca?!" ujar om eza


" Iya om" jawab citra sambil menganggukkan kepala.


" Kamu sekarang sudah tidak pernah ikut pertandingan beladiri lagi ca?" tanya om eza


" Tidak om, aku sedang fokus menyelesaikan pendidikan ku dulu om" jawab citra.


Saat citra sedang mengobrol dengan pak eza, datang lah kedua orang tua vito untuk bergabung dengan mereka.


" Selamat atas pernikahan putri anda pak ardi" ucap pak dimas.


" Terimakasih atas kehadiran nya pak dimas dan ibu" ucap papa.


Tidak lama setelah kedua orang tua nya datang, vito juga datang bersama teman wanita nya.


" Selamat atas pernikahan putri anda putri anda pak ardi" ucap vito sambil mengulurkan tangannya.


" Terimakasih pak vito" ucap papa sambil menjabat tangan vito.


Saat vito sedang bersalaman dengan pak ardi, dari arah berlawanan ada seseorang yang memanggil.


" CITRA!"

__ADS_1


Vito mendengar ada seseorang yang memanggil nama citra langsung melihat sekeliling mencari keberadaan citra.


__ADS_2