
" Jadi, ini citra nya ibu?" tanya bi sum sambil melepaskan pelukannya.
Citra hanya menganggukkan kepala sambil berkata " Iya bu, ini aku"
Bi sum kembali memeluk citra dengan erat sambil menangis.
" Ibu kira kamu tidak akan pulang ra" kata bi sum sambil menangis sesenggukan.
" Tentu citra akan pulang dong, kan citra kangen dengan suasana di rumah ini" jawab citra.
" Sekarang ibu berhenti dong menangis nya, kan aku jadi ikutan sedih" ucap citra mencoba menenangkan bi sum.
Citra melepaskan pelukannya dan berkata dengan suara lembut " Bu, ibu jangan menangis lagi ya" sambil mengusap air mata di pipi bi sum.
" Kalau ibu menangis, nanti citra pergi lagi loh!" kata citra pura-pura marah.
Mendengar itu membuat bi sum langsung berhenti menangis.
Citra tersenyum saat melihat bi sum akhirnya tidak menangis lagi.
" Nak citra kamu jangan pergi lagi dari rumah tanpa berpamitan dengan ibu ya" ujar bi sum.
Di jawab dengan anggukan kepala dari citra sambil berkata " Iya ibu".
Disaat citra sedang melepas rindu dengan bi sum, tiba-tiba.....
Drrrttt...... Drrttttt....
Handphone citra bergetar, citra lalu mengambil handphone nya di dalam tas dan melihat siapa yang menelepon dirinya.
" Papa!" kata citra saat melihat nama papa nya tertera di layar handphone nya.
" Siapa menelepon?" tanya bi sum.
" Papa yang menelepon bu" jawab citra.
" Yasudah, di angkat saja siapa tahu penting ra" kata bi sum.
" Iya bu" jawab citra sambil menganggukkan kepala.
Citra langsung mengangkat panggilan telepon dari papa nya.
...* Mode telepon *...
" Halo! Assalamualaikum" ucap citra.
" Walaikumsalam sayang" jawab papa.
" Kamu sekarang ada dimana?" tanya papa.
" Aku ada di dalam rumah pa, memang ada apa pa?" jawab citra.
" Didalam rumah? dengan siapa?" tanya papa penasaran.
" Aku didalam rumah dengan ibu pa" jawab citra.
" Oh, yasudah kalau kamu sudah bertemu dengan ibu" kata papa.
" Ada apa ya pa, kok papa tumben menelepon aku?" tanya citra penasaran.
" Kamu bisa datang kesini tidak? Soalnya papa ingin memperkenalkan kamu dengan para kolega papa" jawab papa.
" Umm.. Bisa kok pa, memang papa sekarang ada dimana?" kata citra.
" Papa ada di depan" jawab papa.
" Yasudah pa, aku kesana sekarang" kata citra.
__ADS_1
" Papa tunggu" kata papa
" Assalamualaikum pa" ucap citra.
" Walaikumsalam sayang" jawab papa.
Setelah mengakhiri sambungan telepon dengan papa nya, citra langsung menoleh ke arah bi sum dan berkata " Bu aku pergi ke depan dulu ya, soalnya di suruh papa".
" Iya nak citra" jawab bi sum.
" Yasudah, aku pergi ke papa dulu ya bu, assalamualaikum" ucap citra sambil mencium tangan bi sum.
" Walaikumsalam" jawab bi sum sambil tersenyum.
Setelah berpamitan dengan bi sum, citra langsung pergi menemui papa dan mama nya.
" Papa dimana ya?" kata citra sambil melihat sekeliling mencari keberadaan papa nya.
" Kamu sedang mencari siapa ca?" tanya samuel dari arah belakang.
Karena tidak melihat kedatangan nya samuel, citra pun langsung berkata " Astaghfirullahalazim!"
Citra langsung menoleh kearah belakang dan berkata " Ya ampun sam, kamu membuat jantung ku hampir copot, tahu tidak!"
" Sorry ca, habis nya aku panggil-panggil dari tadi kamu tidak dengar, yasudah aku kesini dan saat aku tanya kamu sedang apa, eh malah aku membuat kamu terkejut" ucap samuel merasa bersalah.
" Iya tidak apa-apa" kata citra sambil tersenyum.
" Kamu sedang mencari siapa ca?" tanya samuel.
" Aku sedang mencari papa ku sam" jawab citra.
" Kamu melihat papa ku ada dimana tidak?" tanya citra.
" Iya aku tadi melihat papa ca" jawab samuel.
Samuel hanya menganggukkan kepala.
" Kamu melihat papa ku ada dimana?" tanya citra.
" Yuk ikut aku!"ajak samuel sambil menarik tangan citra
Citra yang tangan nya di tarik oleh samuel pun hanya bisa pasrah dan mengikuti kemana samuel pergi.
" Papa kamu ada di sana ca!" kata samuel sambil menunjuk ke arah papa nya berada.
" Mana sam?" tanya citra masih mencari keberadaan papa nya.
" Itu ca disana!" jawab samuel sambil menunjuk ke arah papa nya citra berada.
Citra mengikuti kemana arah telunjuk samuel menunjuk.
" Oh! Ternyata ada disana" kata citra.
" Yasudah! Kita pergi kesana yuk!" ajak citra.
" Oke!" Kata samuel sambil tersenyum.
Mereka berdua langsung pergi menemui pak ardi tapi, baru beberapa langkah mereka melangkahkan kakinya, tiba-tiba....
" Samuel!!" panggil seseorang dari arah belakang.
Samuel pun langsung menghentikan langkahnya dan menoleh kearah belakang untuk melihat siapa yang sedang memanggil namanya.
" Papa!" samuel terkejut saat melihat papa nya ada di belakang mereka.
Citra yang mendengar samuel memanggil nama papa nya, dia pun ikut menoleh.
__ADS_1
" Om wiliam!" batin citra.
" Ca, aku minta maaf ya aku tidak bisa menemani kamu pergi ke papa kamu" ucap samuel merasa bersalah.
" Iya tidak apa-apa sam, Yasudah kamu temui papa kamu saja dulu, aku bisa pergi kesana sendiri kok" kata citra.
" Yasudah! Aku pergi dulu" lanjut citra sambil berjalan menuju papa nya berada.
Pak ardi yang melihat jarak anak nya sudah dekat dengan dirinya pun langsung memanggil anaknya " Sini sayang!" sambil melambaikan tangan.
Citra pun hanya mengangguk seraya tersenyum.
" Kenapa kamu sendiri, teman-teman kamu yang lain dimana?" tanya papa saat citra sudah ada disampingnya.
" Mereka sedang ada urusan jadi, mereka tidak ikut pa" jawab citra.
" Oh iya! Bapak-bapak perkenalkan ini anak bungsu saya nama nya citra" kata papa memperkenalkan citra kepada rekan bisnis nya.
Citra bersalaman dengan semua rekan bisnis papa nya yang ada di dekat nya.
" Pak ardi kenapa saya tidak pernah melihat putri anda yang ini, memang nya selama ini dia ada dimana?" tanya salah satu rekan bisnis nya.
" Itu karena putri saya sedang menyelesaikan pendidikan nya di luar negeri pak, jadi dia jarang berada di rumah" jawab papa.
" Maaf ardi, saya mau tanya dia putri anda yang beberapa tahun lalu yang sering menjuarai pertandingan beladiri itu kan!?" ujar mr A.
" Iya benar pak" jawab papa.
" Jadi, dia adalah eca yang sering menjadi juara saat pertandingan beladiri itu pak?!" Mr. C terkejut mendengar jawaban papa.
" Iya benar pak" kata papa.
" Jadi, kamu murid nya mike?" tanya Mr. C
" Iya benar saya murid nya coach mike om" jawab citra.
" Om kenal dengan coach mike?" tanya citra.
" Saya kakak nya mike" jawab Mr. C
" Berarti, anda adalah om eza ya om?!" ujar citra menebak
" Iya kamu benar, nama om adalah eza " jawab om eza
" Jadi, nama asli kamu itu citra ya ca?!" ujar om eza
" Iya om" jawab citra sambil menganggukkan kepala.
" Kamu sekarang sudah tidak pernah ikut pertandingan beladiri lagi ca?" tanya om eza
" Tidak om, aku sedang fokus menyelesaikan pendidikan ku dulu om" jawab citra.
Saat citra sedang mengobrol dengan pak eza, datang lah kedua orang tua vito untuk bergabung dengan mereka.
" Selamat atas pernikahan putri anda pak ardi" ucap pak dimas.
" Terimakasih atas kehadiran nya pak dimas dan ibu" ucap papa.
Tidak lama setelah kedua orang tua nya datang, vito juga datang bersama teman wanita nya.
" Selamat atas pernikahan putri anda putri anda pak ardi" ucap vito sambil mengulurkan tangannya.
" Terimakasih pak vito" ucap papa sambil menjabat tangan vito.
Saat vito sedang bersalaman dengan pak ardi, dari arah berlawanan ada seseorang yang memanggil.
" CITRA!"
__ADS_1
Vito mendengar ada seseorang yang memanggil nama citra langsung melihat sekeliling mencari keberadaan citra.