Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 180


__ADS_3

" Saya vito ra, si manusia kutub ra" jawab orang tersebut.


Setelah merasa cukup jelas, citra pun langsung bertanya kepada orang tersebut " Anda kenapa ada di kamar ku??!"


Ya! Orang tersebut adalah vito. Orang yang semalam sudah membawa citra pergi dari cafe.


Citra melihat sekeliling dan dia menyadari sesuatu.


" Loh! Aku dimana? Ini bukan kamar ku?!" ujar citra.


" Kamu sekarang sedang berada di kamar hotel ra" jawab vito sambil berjalan mendekati citra.


" Kamar hotel???" citra terkejut mendengar jawaban dari vito.


" Iya ra, sekarang kamu sedang berada di kamar hotel" kata vito sambil terus berjalan mendekati citra.


Melihat vito yang semakin dekat dengan dirinya, citra pun langsung berteriak.


" STOP!! Jangan mendekat!!"


Mendengar itu, vito langsung menghentikan langkahnya.


" Kenapa saya di suruh berhenti ra?" tanya vito bingung.


" Saya hanya ingin menjelaskan sesuatu kepada kamu!?" ujar vito.

__ADS_1


" Anda ingin menjelaskan tentang apa?" tanya citra ketus.


" Saya ingin menjelaskan kalau saya semalam tidak melakukan apapun kepada kamu ra!" jawab vito.


" Kalau kamu tidak percaya, kamu bisa mengecek pakaian kamu masih lengkap atau tidak!" ujar vito.


Citra langsung mengecek apakah pakaian nya masih lengkap seperti saat dia pergi ke kafe.


" Alhamdulillah, masih lengkap seperti saat aku pergi ke kafe" ucap citra dalam hati sambil mengecek pakaian nya.


" Ra, sebenarnya waktu itu saya tidak melakukan apapun kepada kamu, kamu hanya salah paham saja!" ucap vito menjelaskan.


" Maksud anda apa?" tanya citra bingung dengan apa yang diucapkan oleh vito.


Citra menganggukkan kepalanya, pertanda dia masih mengingat hal itu.


" Dan pagi hari nya saat kamu melihat kita tidur bersama seperti saat ini, kamu tidak mau mendengarkan penjelasan saya dan akhirnya kamu malah memilih untuk mengakhiri hidup kamu ra" ucap vito.


" Dan disaat itu saya merasa sangat bersalah karena sudah melakukan sesuatu yang membuat kamu menyakiti diri kamu sendiri ra" lanjut vito menyesal.


Citra mengingat kembali, saat di sedang berada di rumah sakit dan vito selalu ada disisi nya untuk menemani dirinya selama dia di rumah sakit.


Dan dia memilih untuk pergi dari rumah sakit tanpa memberitahu vito.


" Saya meminta maaf karena waktu itu saya bercanda nya keterlaluan" ucap vito dengan ekspresi wajah penuh penyesalan.

__ADS_1


Citra yang melihat ketulusan vito, kemudian dia berkata " Aku sudah memaafkan anda pak".


" Kamu serius ra, sudah memaafkan saya?" tanya vito tidak percaya dengan apa yang dia dengar.


" Iya, aku sudah memaafkan anda pak vito!" jawab citra.


" Sekarang aku mau bertanya kepada anda, kenapa anda membawa aku ke kamar hotel?!" ujar citra sambil bertolak pinggang.


" Saya meminta maaf kepada kamu untuk hal ini ra, karena sebenarnya saya tidak mengetahui alamat tempat tinggal kamu selama disini jadi, saya membawa kamu ke hotel tempat saya menginap selama saya berada disini" jawab vito menjelaskan kenapa citra bisa ada di hotel bersama dirinya..


Citra mengangguk sambil mengucapkan " Terimakasih ya pak karena sudah merepotkan anda"


" Dan aku meminta Maaf karena aku sudah menuduh anda melakukan kejahatan" ucap citra sambil berjalan mendekati vito.


" Kamu tidak perlu meminta maaf kepada saya ra, karena ini salah saya, karena saya sudah membawa kamu ke sini tanpa meminta ijin terlebih dahulu kepada kamu ra"


" Pak vito, aku sudah bisa pulang ke asrama kan?!" tanya vito dengan rasa takut.


" Tentu saja bisa ra, ayo! saya akan mengantar kamu ke asrama agar saya bisa mengetahui tempat tinggal kamu" jawab vito.


" Iya pak" kata citra sambil menganggukkan kepalanya.


Sebelum mereka berdua pergi ke asrama, vito dan citra menunaikan shalat terlebih dahulu.


Setelah selesai, mereka berdua langsung pergi meninggalkan hotel tersebut dan menuju asrama tempat tinggal citra selama dia menimba ilmu di negeri orang.

__ADS_1


__ADS_2