
Kini mereka berdua sudah sampai di depan sebuah ruangan, lalu pegawai butik tersebut berkata " Ini kak, ruang ganti nya"
" Oh iya! saya masuk kedalam dulu" ucap citra sambil tersenyum.
Sebelum masuk kedalam ruang ganti, citra berkata " Terimakasih sudah mengantar saya, kalau mbak nya mau kembali bekerja silahkan mbak, saya bisa sendiri".
" Tidak bisa kak, soalnya saya sudah di tugaskan untuk menunggu anda sampai selesai mencoba pakaian nya kak" ujar pegawai butik.
Citra tidak bisa berbuat apa-apa selain berkata " Yasudah, saya masuk kedalam dulu".
Dan dijawab dengan anggukan kepala oleh pegawai butik.
Setelah mengatakan itu citra langsung masuk ke ruang ganti untuk mencoba pakaian yang dia pilih.
Citra terkejut saat mencoba pakaian nya dan berkata " Wow! Kenapa ukuran nya bisa pas di badan ku ya!".
Citra pun langsung mengganti pakaian kembali dan langsung keluar.
Saat baru keluar dia di buat terkejut dengan pertanyaan dari amel.
" Ra! Baju nya kenapa di lepas lagi?" tanya amel.
" Astaghfirullah, amel! Kamu kaget saja!" ucap citra.
" Sorry! Aku tidak bermaksud membuat kamu kaget ra" ucap amel.
" It's okay!" kata citra.
" Kamu tadi tanya apa mel?" tanya citra.
" Aku tadi tanya, kenapa baju nya di lepas lagi" jawab amel.
" Ya aku lepas lagi, kan belum aku bayar mel" kata citra.
" Kamu tidak perlu bayar, baju nya untuk kamu saja ra" kata amel.
" Apa mel?" tanya citra memperjelas apa yang dia dengar.
" Baju ini untuk kamu ra, gratis" jawab amel sambil memegang baju yang di bawa citra.
" Tidak mau!" tolak citra.
" Kenapa tidak mau ra?" tanya amel penasaran.
" Kalau kamu memberikan baju ini secara gratis untuk aku, aku tidak mau! Lebih baik aku mencari butik yang lain saja!" jawab citra tegas.
" Ini mbak baju nya, saya tidak jadi membeli nya!" ucap citra sambil memberikan baju yang dia pegang.
Pegawai butik itu hanya bisa menerima baju yang di berikan oleh citra.
" Memang nya kenapa ra?" tanya amel bingung.
" Kamu tahu kan aku itu seperti apa orang nya?!" kata citra.
Amel terdiam mendengar perkataan citra.
" Yasudah! Kamu boleh membayar baju ini tapi, hanya setengah nya saja ya jangan di bayar semuanya" kata amel pasrah.
" Nah! Begitu dong! Baru sahabat ku" kata citra sambil tersenyum bahagia.
" Tapi, kamu harus mau aku make over!" kata amel tegas.
" Iya mel, terserah kamu saja yang penting aku bisa segera pergi ke acara pernikahan kak devina" ucap citra pasrah.
" Ayo sekarang kamu ikut aku!" ajak citra sambil menarik tangan citra.
Citra hanya pasrah tangan nya di tarik oleh amel.
Setelah 15 menit kemudian, akhirnya citra sudah selesai.
" Ra! Cepat keluar!" teriak amel menyuruh citra keluar dari ruang ganti.
__ADS_1
" Iya sabar mel! Jalan nya susah tahu mel!" kata citra sambil berjalan keluar.
" Tuh kan! Apa aku bilang, kamu itu cantik ra" kata amel saat melihat citra keluar.
Samuel terpanah melihat penampilan citra.
" Subhanallah, cantik nya" batin samuel.
" Ayo kita berangkat!" ajak citra.
Amel dan citra sudah berjalan cukup jauh, tapi samuel masih saja tidak bergerak sedikit pun dari tempat dia berdiri.
" Kenapa seperti ada yang kurang ya" batin citra.
Amel melihat citra seperti orang yang sedang kebingungan pun langsung bertanya " Ada apa ra?".
" Hah! Apa?!" citra terkejut.
" Sorry mel, sedang tidak fokus" kata citra.
" Memang ada apa ra?" tanya amel penasaran.
" Aku merasa seperti ada sesuatu yang kurang, tapi apa ya" jawab citra sambil mengingat sesuatu yang kurang.
Citra terkejut saat tidak melihat samuel di samping nya.
" Samuel dimana mel?" tanya citra terkejut.
" Loh! Kok dia tidak ada mel, bukan nya tadi dia ada di samping kamu kan!?" ujar citra sambil mencari keberadaan samuel.
" Iya, tadi dia ada di samping aku ra" jawab amel.
Citra terkejut saat melihat orang yang dia cari masih ada di depan ruang ganti.
" Ya ampun! Mel lihat itu orang nya!" kata citra sambil menunjuk ke arah Samuel.
Amel mengikuti kemana arah tangan citra menunjuk.
" Yasudah! Kita pergi susul dia saja!" ucap amel memberi saran
Mereka berdua pun langsung berjalan menuju samuel, saat sudah di dekat samuel citra berkata " Sam, ayo pergi!" sambil menepuk bahu samuel.
Samuel pun langsung tersadar dari lamunannya, dan berkata " Hah! Apa?!".
" Ayo pergi! Malah melamun disini" ajak citra.
" Pergi kemana?" tanya samuel.
" Ke laut!" jawab citra kesal.
" Loh! Bukan nya kita mau pergi ke acara pernikahan kakak kamu ya ca, kenapa jadi kita pergi ke laut?!" ucap samuel bingung.
Citra hanya garuk-garuk kepala mendengar ucapan samuel.
" Kamu saja mel yang bicara dengan dia" ucap citra.
Amel hanya menganggukkan kepalanya.
" Maksud nya citra, kita harus segera pergi ke acara pernikahan kak devina, dan bukan nya malah melamun saja" kata amel menjelaskan.
Samuel tersenyum kikuk.
"Yasudah, ayo!" ajak samuel
Citra dan amel langsung berjalan diikuti oleh samuel di belakang.
" Aduh! Kenapa aku tadi seperti orang bodoh sih, kan gengsi!" merutuki dirinya sendiri.
" Apalagi di depan nya eca, malu sekali aku!" batin samuel.
Kini mereka sudah sampai di parkiran, mereka langsung masuk kedalam mobil dan berangkat menuju rumah kedua orang tua nya citra.
__ADS_1
30 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di depan rumah orang tua citra. Mereka langsung turun dari mobil dan langsung berjalan menuju lokasi acara.
" Akhirnya aku pulang juga, setelah lama aku tidak pulang" ucap citra dalam hati.
Citra yang ingin melihat kakak nya dari dekat pun terus berjalan maju meninggalkan amel dan samuel.
Citra tersenyum bahagia saat melihat kakak akan telah resmi menikah dengan kekasih nya.
" Alhamdulillah, akhirnya mereka bisa menikah" ucap citra dalam hati.
Citra terkejut saat melihat wajah kedua orang tua nya seperti sedang tidak bahagia, tiba-tiba handphone nya berbunyi menandakan ada pesan masuk citra pun langsung membuka handphone nya.
" Papa!" batin citra.
" Papa kenapa mengirim pesan kepada ku ya" batin citra.
" Oh iya! aku lupa kalau mereka tidak mengetahui kalau aku sudah pulang" ucap citra dalam hati sambil menepuk keningnya.
Citra pun langsung pergi dari tempat itu, untuk membuat sebuah kejutan untuk keluarga nya.
Disaat kedua pengantin akan bersalaman dengan tamu undangan, tiba-tiba terdengar suara musik.
Semua tamu undangan menoleh kearah belakang untuk melihat apa yang sedang terjadi.
Ada seorang wanita yang sedang berjalan menuju pengantin sambil bernyanyi.
...*Wajahmu mengalihkan duniaku*...
Ketika kau lewati bumi tempat ku berdiri
Kedua mata ini tak berkedip menatapi
Pesona indah wajahmu mampu mengalihkan duniaku
Tak henti membayangkanmu terganggu oleh cantikmu
Tujuh hari dalam seminggu
Hidup penuh warna ku selalu mendekatimu
Memberi tanda cinta
Engkau wanita tercantikku yang pernah ku temukan
Wajahmu mengalihkan duniaku
Hey pesonamu
Dan wajahmu mengalihkanku
Pesona indah wajahmu mampu mengalihkan duniaku
Tak henti membayangkanmu terganggu oleh cantikmu
Tujuh hari dalam seminggu
Hidup penuh warna ku slalu mendekatimu
Memberi tanda cinta
Engkau wanita tercantikku yang pernah ku temukan
Wajahmu mengalihkan duniaku
Hidupku penuh warna
Ku selalu mendekatimu memberi tanda cinta
Engkau wanita tercantikku yang pernah ku temukan
Wajahmu mengalihkan duniaku
__ADS_1
Duniaku oh
Duniaku.