Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 222


__ADS_3

Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan bulan pun berganti, hari yang di tunggu-tunggu pun akhirnya datang juga yaitu hari pernikahan citra dan vito.


Acara pernikahan mereka di adakan secara sederhana sesuai keinginan citra dan hanya di hadiri oleh keluarga, saudara dan kerabat dekat saja.


Keluarga vito dan rombongan sudah sampai di tempat acara.


Mereka di persilahkan untuk duduk sambil menunggu calon mempelai wanita nya keluar.


Viona yang duduk di samping vito langsung berbisik " Cie! Ada yang grogi!".


Vito yang mendengar hal itu pun langsung memberikan tatapan tajam kearah viona.


" Sudah tahu aku grogi! Masih saja di ejekin!!" batin vito kesal.


" Awas saja kamu viona! Suatu saat akan aku balas ejekan kamu!!" gumam vito.


Bu veronica yang melihat vito dan rombongan sudah sampai, beliau langsung pergi ke kamar citra untuk melihat apakah putri nya sudah selesai berdandan atau belum.


KREEK!!!


Pintu kamar citra secara perlahan di buka oleh sang mama, beliau melihat sang putri sedang duduk sendiri di depan meja rias.


Senyuman bahagia merekah di bibir bu veronica saat melihat putri nya akan menikah, dengan langkah kaki pelan beliau menghampiri citra yang sedang duduk.


" Putri mama hari ini cantik sekali" ucap mama sambil berjalan mendekati citra.


Citra yang mendengar suara sang mama pun langsung mengusap air matanya.

__ADS_1


" Mama!!" citra terkejut saat melihat sang mama sudah ada di dekat nya.


" Sayang!! Kenapa kamu menangis??" tanya mama saat melihat citra menangis.


Citra menggelengkan kepalanya sambil menjawab " Citra baik-baik saja kok ma"


" Mama tidak percaya!" kata mama menyela jawaban citra.


" Coba ceritakan kepada mama kenapa kamu menangis?!" lanjut beliau.


" Citra tidak kenapa-kenapa kok ma" kata citra.


" Seharusnya kamu bahagia sayang karena ini adalah hari pernikahan kamu, tetapi kenapa kamu malah menangis?!" ujar mama.


" Citra hanya sedih saja karena citra akan meninggalkan papa dan mama" jawab citra bohong.


Citra hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


" Yasudah, sekarang kamu rapihkan riasan kamu agar terlihat makin cantik" kata mama.


" Iya ma" jawab citra sambil menganggukkan kepala.


" Apa perlu mama panggil MUA nya untuk datang ke sini lagi ra?" tanya mama.


" Tidak perlu ma, aku bisa merapikan makeup nya sendiri kok ma" jawab citra.


Mendengar jawaban citra bu veronica hanya bisa mengangguk sambil tersenyum.

__ADS_1


Di saat citra sedang merapikan makeup nya, tiba-tiba dari arah pintu kamar citra terdengar suara seseorang memanggil namanya.


" CITRA!!!"


Mendengar namanya di panggil, citra langsung memutar kursi yang dia duduki.


Citra sangat terkejut saat melihat sahabatnya datang, dia pun langsung berdiri dan berlari kearah amel dan langsung memeluk nya.


" Amel, aku senang sekali kamu mau datang" ucap citra sambil memeluk amel.


Amel pun langsung membalas pelukan hangat dari citra dan berkata " Aku pasti datang ra, masa sahabat kesayangan ku menikah aku tidak datang".


Saat citra dan amel sedang berpelukan, devina datang sambil berkata " Eh! Kenapa malah berpelukan disini, ayo ra! Vito dan yang lainnya sudah menunggu di depan!"


Mendengar hal itu citra melepaskan pelukannya dan berkata " Iya kak".


Citra kembali ke meja rias untuk merapikan riasan nya, setelah selesai citra keluar kamar di dampingi oleh sang mama, kakak dan sahabat nya.


Saat pintu kamar citra terbuka, semua mata tertuju ke arah kamar citra.


Dengan langkah kaki pelan, citra bersama mama, kakak dan sahabat nya berjalan menuju tempat untuk melangsungkan ijab qobul hari ini.


Viona yang melihat citra sangat cantik pun langsung berbisik di telinga vito " Vit, kamu kenapa malah menunduk saja, coba kamu lihat hari ini citra terlihat sangat cantik sekali".


Mendengar itu vito langsung mengarahkan pandangan nya ke arah depan.


" Masyalloh, cantik nya" ucap vito lirih sambil matanya tertuju ke arah citra.

__ADS_1


Vito melihat citra sampai terperangah dengan mulut terbuka.


__ADS_2