
Hufh...
Papa nya hanya bisa menghela napas berat sebelum berkata " Yasudah, kalau itu sudah menjadi keputusan kamu sayang".
Citra langsung mendapatkan pelukan hangat dari kedua orang tua nya.
" Jadi, citra kapan harus berperan sebagai kakak pa?" tanya citra.
" Kalau bisa malam ini sayang!" jawab mama
" Mama apa-apaan sih, citra itu masih sakit tidak mungkin juga malam ini!" ucap papa sambil melepaskan pelukannya.
" Iya mama tahu pa, tapi malam ini vito mau menginap di sini bersama wanita yang bersama nya pa, mama tidak mau sampai tetangga tahu kalau vito tidur dengan wanita yang bukan istri nya pa" ucap mama
" Aku juga bukan istri nya vito kali!" batin citra
" Lengan citra kan masih sakit ma, kalau vito itu sampai tahu yang bersama dia bukan devina bagaimana?!" kata papa
" Terus solusi nya apa pa, mama juga tidak tega melihat citra yang lengan nya sedang sakit, tapi citra harus berperan sebagai devina pa!" ucap mama frustasi.
" Citra tidak apa-apa, kalau malam ini citra harus berperan sebagai kakak, nanti citra bisa memakai baju yang berlengan panjang" ucap citra.
" Terus sekarang bagaimana cara kamu untuk...?" tanya papa belum selesai bicara citra sudah menyela pembicaraan papa nya " Nanti citra akan pergi, terus ganti baju setelah itu citra akan masuk lagi ke rumah pa!"
Papa dan mama hanya menganggukkan kepala, yang berarti menyetujui pendapat citra.
Citra dan kedua orang tua nya pun keluar dari kamar citra, dokter raka yang melihat citra sudah rapi dan membawa tas pun bertanya " Kamu mau pergi kemana ra?"
" Aku mau pulang dok" jawab citra
" Kamu serius?! Mau pergi ke luar negeri lagi?!" tanya dokter ridwan terkejut.
" Iya bang, aku mau masih ujian jadi, cuman sebentar pulang nya" jawab citra
" Yasudah, pa, ma citra berangkat dulu" ucap citra sambil mencium tangan papa dan mama nya.
" Hati-hati dijalan, kalau sudah sampai jangan lupa langsung telpon" pesan mama
" Iya ma" kata citra sambil tersenyum
" Mari dok, assalamualaikum" ucap citra sambil berjalan.
" Walaikumsalam" jawab papa dan mama
Taksi online yang di pesan citra sudah sampai, citra langsung masuk kedalam dan pergi ke rumah peninggalan sang oma.
Setelah sampai citra langsung turun dan masuk kedalam rumah.
" Sudah pulang non?!" ucap nina
" Iya bi" jawab citra
" Non eca mau makan?" tanya bi nina
__ADS_1
" Tidak bi, eca cuman mau ambil tas saja kok bi" jawab citra
" Non eca mau pulang ke rumah orang tua non?" tanya bi nina
" Aku mau berangkat ke luar negeri lagi bi, soalnya aku belum libur" jawab citra
Bi nina hanya menganggukkan kepalanya.
" Yasudah bi, aku ke kamar dulu ya" pamit citra
" Iya, silahkan non" ucap bi nina
Citra pun langsung berjalan menuju kamar nya, dia mengganti pakaian nya, setelah selesai dia langsung keluar.
" Bi, aku berangkat dulu ya" pamit citra
" Iya non, hati-hati di jalan" ucap bi nina
" Iya bi, assalamualaikum" ucap citra sambil berjalan keluar.
" Walaikumsalam" jawab bi nina
Taksi yang di pesan citra sudah sampai di depan rumah, citra pun langsung masuk kedalam dan taksi tersebut berangkat ke rumah orang tua nya citra.
Setelah 30 menit perjalanan akhirnya taksi yang di tumpangi citra sampai di depan rumah orang tua nya, citra langsung turun dari taksi tersebut dan langsung berjalan masuk.
" Assalamualaikum" ucap citra sambil mengetuk pintu
Saat citra sedang menunggu seseorang untuk membukakan pintu, dari arah belakang ada seseorang yang memanggil.
Citra yang mendengar suara seseorang yang memanggil nama kakak nya langsung menoleh ke sumber suara.
" Itu kan, orang tua nya manusia kutub" gumam citra
" Ini mama sayang" kata mama mertua
" Apa kabar ma?" tanya citra sambil mencium tangan mereka.
" Kabar kami baik, kamu bagaimana kabar nya sayang" jawab mama
" Alhamdulillah kabar devina baik ma" ucap citra
Saat mereka sedang ngobrol, tiba-tiba terdengar pintu terbuka.
" Non devina!" ucap bibi
Bukan nya mempersilahkan mereka masuk, bibi kembali masuk kedalam rumah sambil berteriak " Pak, bu non devina pulang!"
Mendengar itu papa dan mama langsung bergegas keluar.
" Devina!" kata mama sambil memeluk citra.
" Ma, ada orang tua nya vito" bisik citra.
__ADS_1
Mama pun tidak jadi bertanya kepada citra, ketika mendengar citra mengatakan kalau ada orang tua nya vito di samping citra.
" Apa kabar mbak?" tanya mama veronica
" Baik, kamu bagaimana kabar nya?" jawab mama mertua
" Mari silahkan masuk!!" ajak papa
Saat baru masuk papa dimas melihat vito sedang bersama dengan angel pun langsung berjalan mendekati vito.
Citra yang merasa sudah sangat lelah pun langsung pamit ingin ke kamar nya.
Sesampainya di kamar citra langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" Huh! Capek banget!" ucap citra
" Kalau sudah begini enaknya tidur!" ucap citra memejamkan matanya.
Baru saja citra memejamkan mata nya, dia teringat pakaian nya belum dia susun di lemari, dia pun hanya meminggirkan koper nya di samping lemari.
Setelah itu dia langsung menuju tempat tidur nya kembali untuk tidur.
" Waktu nya tidur" ucap citra sambil merebahkan tubuhnya.
Tidak butuh waktu lama, citra sudah pergi ke alam mimpi.
Di sisi lain
Saat sampai di samping anak nya papa dimas berkata " Ikut sekarang!"
Vito pun hanya bisa menuruti perintah papa nya, mereka pergi ke luar rumah.
" Sudah berapa kali papa ingatkan kamu untuk tidak berhubungan lagi dengan wanita itu vito!" ucap papa dimas
" Tapi, kenapa kamu masih tetap berhubungan dengan wanita itu, bahkan setelah kamu di khianati oleh dia beberapa kali vito!?" kata papa dimas
Vito hanya diam saja tanpa berani menjawab ucapan papa nya, karena semua yang di katakan papa nya memang benar kalau dia sudah di khianati oleh pacar nya beberapa kali.
" Kamu itu sudah menikah, seharusnya kamu meninggalkan wanita itu, agar istri kamu tidak lagi merasa kesepian!" ucap papa sebelum pergi.
Setelah papa nya pergi, vito merenungkan kembali ucapan papa nya.
" Bagaimana aku bisa, aku saja tidak ada perasaan apapun dengan wanita itu!" ucap vito.
" Tapi, yang di katakan papa memang benar, tapi aku juga tidak bisa berpisah dengan angel" gumam vito.
" Apa harus aku pilih, angel atau wanita itu!" ucap vito sambil mengacak-acak rambut nya.
Karena bingung harus bagaimana lagi, akhirnya dia memilih untuk masuk kedalam. Setelah itu dia langsung pergi ke kamar nya tanpa mempedulikan angel yang terus memanggil nya.
Sesampainya di depan kamar, dia langsung masuk kedalam, dia melihat citra sedang tertidur pulas di atas tempat tidur, dia langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai vito keluar kamar mandi hanya menggunakan celana pendek dan langsung berjalan menuju tempat tidur, saat sampai di samping tempat tidur dia langsung merebahkan tubuhnya dan langsung menyusul citra ke alam mimpi.
__ADS_1
Pagi hari nya citra merasa ada sesuatu yang melilit kaki nya, karena penasaran dia pun membuka mata nya dan langsung berteriak.
Aaaarrrrggg....