Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 18


__ADS_3

"Pokoknya aku harus bisa keluar dari rumah ini, aku tidak mau seperti rapunzel yang terkurung didalam menara, tapi bagaimana caranya" ucap citra


Di saat citra sedang memikirkan cara untuk kabur,


tiba-tiba..


Klik..


Terdengar suara seseorang memutar kunci pintu kamar mandi, pintu pun terbuka dan vito keluar dengan pakaian rapi dan sambil membawa dasi di tangan.


Huh... Citra menghela napas dan sudah membulatkan tekadnya untuk bisa keluar dari rumah tersebut.


Citra berdiri dan berjalan menuju ke arah vito berniat untuk menjalankan rencananya, sesampainya di hadapan vito, citra meraih dasi yang ada di tangan vito.


Dia berniat ingin memasang kan dasi tersebut ke leher vito, tetapi baru saja citra akan memasangkan dasi tersebut, kini dasi tersebut sudah di ambil paksa oleh vito sambil berkata " saya bisa sendiri!".


" Huh! gagal deh rencana ku" gumam citra


" Kamu bicara apa?" tanya vito


" Tapi aku tidak boleh menyerah, aku harus pakai cara lain agar bisa keluar dari rumah ini" batin citra


" Heh, malah melamun!" ucap vito sambil melambaikan tangan nya di depan wajah citra.


" Hah! Apa" ucap citra dengan wajah bingung


" Ditanya bukan nya jawab, malah melamun" ucap vito


" Memang nya tadi mas vito tanya apa?" tanya citra


" Saya tanya kamu tadi bicara apa?" ucap vito


" Oh itu, hm.. itu mas" ucap citra


" Itu apa? kalau bicara itu yang jelas!" bentak vito


" Galak banget sih jadi orang, aku sumpahi tidak ada yang mau menjadi istri kamu" ucap citra dalam hati.


Dengan cepat citra harus mencari cara agar dia bisa keluar dari rumah itu, dan satu-satunya cara yang ada di pikiran citra yaitu dengan cara merayu vito.


" Huh.. Semangat citra!" ucap citra dalam hati memberikan semangat untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


" Mas vito, aku boleh tidak keluar rumah, aku bosan di rumah terus" pinta citra dengan suara yang di buat manja.


Belum juga vito membuka mulutnya tiba-tiba...


Cup...


Satu kecupan mendarat di pipi vito, membuat vito terdiam sesaat atas apa yang baru saja terjadi.


"Aku janji, kalau mas vito memberi ijin aku keluar rumah, aku akan cium mas vito pagi hari sebelum aku pergi dan malam hari sebelum tidur" ucap citra


Baru saja tersadar dari keterkejutan yang baru saja citra lakukan, kini vito kembali terkejut dengan ucapan citra.


" kamu bicara apa?" tanya vito memperjelas apa yang dia dengar itu benar atau salah.


" Tadi aku bilang, aku janji, kalau mas vito memberi ijin aku keluar rumah, aku akan cium mas vito pagi hari sebelum aku pergi dan malam hari sebelum tidur" ucap citra mengulangi kalimat yang baru saja dia ucapkan.


Huh.. Vito menghela napas sebelum berkata " Ya, saya ijin kan kamu pergi, tetapi dengan syarat harus pulang sebelum jam 7 malam"


" Siap pak komandan!" ucap citra sambil hormat kearah vito.


Citra merasa sangat bahagia, karena dia dapat kembali ke sekolah dan kembali menjadi diri nya sendiri, citra langsung mengambil tas nya dan bergegas pergi, tetapi dia membalikkan badannya lalu berlari memeluk dan mencium pipi vito kembali. Setelah puas dia langsung pergi meninggalkan vito yang masih terkejut dengan apa yang baru saja dia terima.


Vito tersadar dari keterkejutan nya setelah ponselnya berdering, vito lalu mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang menelepon, setelah mengetahui bahwa yang menelepon adalah sekretaris nya vito langsung bergegas berangkat ke kantor, karena hari ini dia ada meeting penting dengan klien nya.


Dilain sisi, citra sedang berada di dalam taksi menuju ke suatu tempat, selama perjalanan citra terus tersenyum bahagia karena dia berhasil keluar dari rumah tersebut.


" Akhirnya aku bisa ke kuliah lagi" ucap citra


" Memang nya kemarin pergi kemana neng, kok seperti nya senang sekali bisa kuliah lagi?" tanya supir taksi


" Beberapa hari yang lalu pergi ke rumah saudara pak, karena ada acara di sana" jawab citra bohong


( Mana mungkin aku bilang kalau beberapa hari lalu aku


habis nikah, maka nya tidak masuk sekolah. kalau aku bilang yang ada beliau pingsan lagi ) lanjut citra dalam hati.


Sang supir taksi hanya menganggukkan kepalanya tanda dia mengerti.


" Tunggu dulu, berarti aku harus cium orang itu pagi dan malam dong, citra kenapa kamu tidak berpikir dulu sebelum bertindak" ucap citra dalam hati sambil memukulkan tangannya ke kepala.


" Ada apa neng?" tanya supir taksi

__ADS_1


" tidak ada apa-apa pak, cuma ada barang yang ketinggalan di tempat saudara pak" jawab citra


" Apa perlu kita putar balik lagi neng?" tanya supir taksi


" Tidak perlu pak, tidak terlalu penting juga pak, kita lanjutkan perjalanan saja pak." jawab citra.


Kini citra sampai di tempat tujuan dia, setelah membayar taksi citra langsung masuk ke dalam gedung yang sudah lama tidak dia kunjungi.


Saat citra sudah memasuki gedung tersebut, dia langsung mencari seseorang, saat matanya melihat orang yang sedang dia cari, dia langsung berjalan kearah orang itu.


"Assalamualaikum coach" sapa citra


" Walaikumsalam " jawab coach sambil membalikkan badan


" CITRA!" ucap coach terkejut saat melihat citra ada di belakang


" Iya coach, ini aku" ujar citra


" Memang ada apa coach, kok coach kaget waktu melihat aku tadi?" tanya citra


" Tidak apa-apa, coach cuma kaget kok kamu sudah ada di sini?" jawab coach


" Bukan nya kamu ijin sampai 3 minggu, karena ada di luar kota" ujar coach


" Luar kota? atau jangan-jangan, papa bilang sama teman-teman kalau aku ada di luar kota, maka nya tidak di rumah" ucap citra dalam hati


" Hei, kok malah diam" Ucap coach sambil menepuk bahu


" Heh, tidak apa kok coach" jawab citra sambil tersenyum


" Oh iya coach, aku mau tanya soal pertandingan besok" ucap citra mengganti topik pembicaraan


" Masalah pertandingan, memang kenapa ra?" tanya coach


" Aku mau tanya, aku sudah di daftarkan belum coach, soalnya kan beberapa hari lalu aku tidak berangkat" jawab citra


" Oh soal itu, sebenarnya ada yang mau coach bicarakan sama kamu" ujar coach


" Ada masalah apa coach?" tanya citra


" Mari ikut coach!" ajak coach

__ADS_1


Kini mereka sudah sampai di ruang pelatih


" Memang mau bicara soal apa coach, kok sampai kita harus ke sini?" tanya citra


__ADS_2