
Mendengar itu Vito langsung tersenyum lebar dan berkata " Bisa! Nanti mas sore sudah pulang ".
" Yasudah, mas mandi dulu ya" ucap Vito.
Citra menganggukkan kepalanya sambil berkata " Iya mas".
Vito langsung pergi ke kamar mandi.
Citra yang melihat tingkah sang suami hanya bisa tersenyum.
Setelah selesai, mereka berdua langsung keluar kamar dan menuju ruang makan untuk sarapan pagi bersama keluarga nya.
Selesai sarapan mereka berdua pamit untuk berangkat kerja dan sekaligus pamit jika nanti mereka akan pulang ke rumah mereka.
30 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di depan rumah sakit tempat Citra bekerja.
" Aku berangkat dulu ya mas " pamit Citra sambil mencium tangan Vito.
" Iya sayang, kamu kerja nya hati-hati ya, dan jangan lupa makan!" pesan Vito kepada sang istri.
" Iya mas " jawab Citra sambil menganggukkan kepala.
" Mas Vito juga harus hati-hati kerja nya, jangan lupa makan juga ya!" ucap Citra kepada suaminya.
" Iya sayang ku" jawab Vito sambil tersenyum.
Sebelum Citra keluar, Vito mengecup kening Citra.
Setelah itu Citra turun dari mobil, sebelum pergi Citra berkata " Hati-hati ya mas, assalamualaikum ".
" Walaikumsalam, kamu hati-hati juga ya!" jawab Vito.
Citra sambil menganggukkan kepala sambil tersenyum.
" I love you, suamiku " ucap Citra pelan tapi masih bisa di dengar oleh Vito.
" I love you, istriku " jawab Vito sambil tersenyum manis.
Mendengar itu membuat Jantung Citra berdebar kencang.
Deg... Deg... Deg....
" Kenapa jantung ku berdetak kencang banget " batin Citra sambil memegang dada nya.
Setelah menggoda sang istri, Vito langsung pergi meninggalkan Citra yang masih tersipu malu setelah mendengar ucapan sang suami.
Sedangkan Vito langsung pergi setelah berhasil membuat istri nya tersipu ketika mendengar ucapan nya.
Saat Citra sedang memandangi mobil suami nya, dari arah belakang datang rekan kerja nya dan saat tepat berada di belakang Citra, orang tersebut menepuk bahu Citra, hal itu membuat Citra berteriak " Aku sayang kamu !".
Ppfffttt Hahahaha!!
Tawa renyah pecah saat mendengar ucapan Citra.
Citra yang mendengar teman nya membuat Citra kesal.
__ADS_1
" Rafaa!!!!" teriak Citra kesal.
Ya! Orang tersebut adalah Rafa rekan kerja nya sesama dokter.
Rafa yang mendengar teriakan Citra pun langsung menghentikan tawanya.
" Sorry Ra, habis nya kamu sampai segitunya melihat mobil itu pergi !" ledek Rafa.
" Kayak tidak rela kalau orang yang ada di dalam mobil itu pergi " ucap Rafa.
Mendengar ucapan Rafa, Citra langsung memberikan tatapan maut kepada Rafa.
Rafa yang melihat Citra akan memarahi dirinya pun langsung mengambil jurus langkah seribu.
" Rafaa!!!" geram Citra saat melihat Rafa kabur.
" Awas saja kalau ketemu, aku hajar kamu!!!" kesal Citra.
Citra berusaha meredakan emosi sebelum bertemu dengan perawat dan pasien di rumah sakit tempat dia bekerja.
Setelah mereka sudah lebih baik, barulah Citra masuk kedalam rumah sakit untuk bekerja.
Di sisi lain Vito kini sudah sampai di kantor nya, dia langsung mengerjakan berbagai pekerjaan yang sudah menumpuk.
Tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat, dan sudah saatnya jam pulang kerja. Vito bergegas menuju rumah sakit tempat sang istri bekerja.
Di tempat lain Citra yang sudah selesai dengan pekerjaan nya langsung bersiap untuk pulang.
Saat Citra baru sampai di lobby rumah sakit, mobil Vito sudah terparkir di depan rumah sakit.
" Hay! Sayang !" sapa Vito sambil tersenyum.
" Mas Vito sudah menunggu lama?" tanya Citra sambil mencium tangan Vito.
" Belum kok " jawab Vito.
" Mau langsung pulang sekarang ? Atau mau pergi jalan-jalan dulu?" tanya Vito.
" Kita pergi ke supermarket dulu ya mas, aku mau membeli sesuatu " jawab Citra.
" Oke istri ku" bisik Vito.
Mendengar itu jantung Citra berdetak kencang.
Dag... Dig... Dug....
Tanpa menunggu ajakan Vito, Citra berjalan menuju mobil terlebih dulu meninggalkan Vito.
Sesampainya di mobil, Citra langsung masuk kedalam mobil, Vito yang melihat Sang istri pergi begitu saja membuat Vito kebingungan.
" Citra kenapa ya?? Apa mungkin dia sedang PMS" pikir Vito.
" Kalau dia benaran sedang PMS, itu artinya aku harus ..." Vito tidak melanjutkan ucapan nya.
Dengan langkah cepat, dia menyusul sang istri ke dalam mobil.
__ADS_1
Di dalam mobil, Citra berusaha untuk menstabilkan detak jantungnya agar kembali normal, karena dia tidak mau kalau sampai Vito mengetahui jika dia sebenarnya sedang tersipu malu karena ucapan Vito tadi.
" Ra, kamu ke supermarket mau membeli apa?" tanya Vito sambil masuk kedalam mobil.
" Astaghfirullahalazim, mas Vito!!!" teriak Citra karena terkejut.
Vito yang melihat sang istri terkejut pun langsung berkata " Maaf, maaf!!! Aku membuat kamu terkejut ya?" dengan nada menyesal.
" Iya, tidak apa mas, aku yang salah karena kurang fokus " kata Citra.
Kini giliran Citra yang bertanya kepada Vito "Tadi mas Vito tanya apa?".
" Kamu mau pergi ke supermarket mau membeli apa" jawab Vito.
" Aku mau membeli sayuran, daging dan yang lainnya mas" kata Citra.
" Buat apa Ra, kan di rumah masih ada?" tanya Vito.
Bukan nya menjawab pertanyaan Vito, Citra malah bertanya kepada Vito " Memang mas Vito yakin? Kalau di dalam kulkas masih ada sayuran??".
" A.. Ada kok" jawab Vito ragu.
" Yakin ada mas??" tanya Citra sambil mencondongkan tubuhnya ke arah Vito.
" Ya.. Yakin!" jawab Vito terbata-bata.
" Kalau yakin, kenapa jawab nya seperti itu?!" kata Citra.
" Yasudah ! Iya aku kalah. Aku tidak tahu stok bahan makanan di kulkas masih ada atau tidak " kata Vito mengaku kalah.
Mendengar itu, Citra hanya tersenyum, lalu dia berkata " Good ! Itu baru namanya pria sejati !" sambil mengacungkan kedua jempol kearah suaminya.
" Sebenarnya tadi, aku itu sudah tanya dengan bibi di rumah, katanya stok bahan makanan di kulkas habis maka nya, aku mau mampir ke supermarket dulu sebelum pulang mas!" ujar Citra menjelaskan.
" Oh, jadi kamu sudah tanya bibi?!" kata Vito.
" Hem" jawab Citra sambil menganggukkan kepala.
" Yasudah! Kita berangkat sekarang !" kata Vito.
" Let's go !!!" seru Citra.
Mendengar itu Vito langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju supermarket.
15 menit kemudian mereka berdua sampai di depan supermarket, Mereka langsung turun dan masuk ke dalam supermarket tersebut.
" Kita mau membeli apa dulu sayang ?" tanya Vito saat sudah di dalam supermarket.
" Kita mau membeli sayuran setelah itu baru lauk nya mas" jawab Citra.
Citra langsung menuju tempat sayuran untuk memilih sayuran apa saja yang mau dia beli, sedangkan Vito hanya mengikuti Citra di belakang nya sambil membawa troli belanjaan.
Setelah selesai membeli sayuran, Mereka langsung pergi ke tempat ikan dan daging. Setelah itu mereka juga membeli cemilan untuk di makan di rumah nanti.
Setelah selesai mereka langsung membawa belanjaan mereka ke kasir dan membayar, setelah itu mereka langsung pulang ke rumah.
__ADS_1