
Baru saja vito bersiap untuk mencium citra, tiba-tiba..
" Tapi, mas vito tidak boleh melakukan hal yang macam-macam!! Oke!!" kata citra.
Vito langsung mengangguk, setelah itu....
Cup!...
Tanpa berlama-lama, vito langsung mencium bibir citra, ciuman vito sangat intens hingga membuat citra kewalahan untuk membalas ciuman vito.
Mereka berciuman cukup lama, vito ternyata menepati janjinya kepada citra untuk tidak melakukan apapun selain berciuman.
Saat mereka sedang asik berciuman, tiba-tiba....
Tok! Tok! Tok!...
" ECA!! SARAPAN YUK!!!" teriak seseorang dari balik pintu.
" Viona!!" batin vito kesal.
Ya, seseorang yang sedang berada di balik pintu kamar citra yaitu viona.
" Viona!" batin citra.
Mendengar teriakkan dari viona yang berada di balik pintu yang mengajak nya untuk sarapan, citra mendorong pelan dada bidang suami nya itu. Bukan nya melepaskan ciumannya, tetapi vito malah menekan kepala bagian belakang citra agar ciuman mereka semakin dalam.
Karena tidak kunjung di bukakan pintu oleh citra maupun vito, viona pun kembali berteriak.
" Vito!!! Buka pintu nya!! Awas ya kalau kamu sampai macam-macam dengan eca!!!" teriak viona sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar.
Citra yang hampir kehabisan napas pun langsung memukul-mukul dada bidang sang suami agar dia mau melepaskan ciumannya.
Vito yang menyadari kalau sang istri hampir kehabisan napas pun langsung melepaskan ciumannya.
Hosh..... Hosh.... Hosh...
Setelah vito melepaskan ciumannya, citra langsung menghirup udara sebanyak-banyaknya karena dia tadi hampir kehabisan napas.
" Maafkan aku ya ra, gara-gara aku kamu hampir kehabisan napas" ucap vito sambil memegang tangan citra.
Setelah merasa udara yang masuk kedalam paru-paru nya cukup, citra langsung berkata " Iya tidak apa mas, lain kali jangan seperti itu lagi ya mas hampir saja tadi aku kehabisan napas tadi".
Vito langsung menganggukkan kepalanya berkali-kali sambil berkata " Iya, aku janji ra tidak akan seperti itu lagi" sambil tersenyum.
" Yasudah, aku mau membuka pintu terlebih dahulu ya mas soalnya dari tadi vito memanggil kita!?" ujar citra.
Baru saja citra akan pergi, tangan nya langsung di pegang oleh vito.
" Ada apa mas?" tanya citra bingung.
__ADS_1
" Biar aku saja yang membuka pintu nya, aku minta tolong siapkan air untuk aku mandi ya ra!" ujar vito.
Mendengar itu citra langsung menganggukkan kepala sambil berkata " Iya mas, akan aku siapkan air nya".
Citra bingung karena vito tangannya masih di pegang oleh vito.
" Kenapa kamu belum pergi ra?" tanya vito penasaran.
" Bagaimana aku mau pergi mas, kan tangan ku masih di pegang oleh mas vito!" jawab citra sambil pandangan nya dia arahkan ke tangan yang sedang dia pegang oleh vito.
" Oh iya! Maaf ya ra, habisnya aku merasa nyaman saat memegang tangan kamu ra" ucap vito sambil tersenyum.
" Mas vito kapan saja bisa memegang tangan ku kok mas, tapi untuk saat ini tolong lepaskan tanganku dong mas soalnya kan aku mau menyiapkan air untuk mas vito mandi" ujar citra.
" Iya ra" jawab vito sambil melepaskan genggaman tangannya.
Setelah vito melepaskan genggaman tangannya, citra langsung pergi ke kamar mandi untuk menyiapkan air untuk mandi vito.
Setelah citra pergi, vito langsung berdiri dan berjalan menuju pintu.
KREEK!!!.
" Ada apa?" tanya vito dingin.
" Lah kok kamu? Eca dimana?" tanya viona terkejut saat melihat vito yang keluar dari kamar.
" Dia sedang menyiapkan air untuk aku mandi" jawab vito santai.
" Viona! Siapa yang menyuruh kamu masuk?!" teriak vito saat melihat viona masuk kedalam kamar.
Viona tidak menghiraukan teriakkan vito, dia tetap masuk kedalam kamar untuk mencari keberadaan citra.
" Ca! Eca!!" panggil viona.
" Iya vio, ada apa? Aku ada di kamar mandi" teriak citra dari dalam kamar mandi.
Setelah mengetahui dimana citra berada, viona langsung berjalan ke kamar mandi untuk mengecek apakah citra benar-benar ada disana atau tidak.
" Ca!" panggil viona dari balik pintu kamar mandi.
" Iya, ada apa vio? Pintu nya di buka saja, pintu nya tidak aku kunci kok!" kata citra.
Mendengar pintu kamar mandi tidak dikunci oleh citra, viona pun langsung masuk ke dalam kamar mandi.
" Kamu sedang apa ca?" tanya viona sambil membuka pintu kamar mandi.
" Aku sedang mengisi air untuk mandi mas vito " jawab citra.
" Mengisi air untuk mandi vito?!" viona terkejut mendengar jawaban citra.
__ADS_1
" Iya, kenapa? Kamu iri?!" kata vito sambil berdiri dan pintu.
" Iri? Ya, tidak lah!!" ujar viona.
" Aku itu hanya heran saja dengan kamu ca, kenapa kamu mau-maunya menyiapkan air untuk mandi vito!" kata viona sambil menunjuk ke arah citra.
" Biarkan vito sendiri saja yang menyiapkan air! Kan, dia yang mau mandi, kenapa kamu yang harus menyiapkan air untuk dia! ujar viona.
" Ya tentu saja dia mau, kan citra itu istri ku!" jawab vito sambil merangkul citra.
" Ca, lebih baik sekarang kamu ikut aku sekarang juga! Soalnya ada hal sangat penting sekali ca!" ucap viona sambil menarik tangan citra.
" Enak saja kamu, seenak jidat menarik tangan istri orang!!" ucap vito memukul tangan viona.
Aw! Sakit!!
Teriak viona kesakitan karena tangan nya di pukul oleh vito.
" Ini orang dua kalau di diamkan pasti akan bertengkar, yang ada nanti kepala ku yang pusing! Lebih baik aku pisahkan mereka berdua saja deh" pikir citra.
" Mas vito ini air nya sudah siap, kalau begitu kita pergi dahulu" ucap citra sambil menarik tangan viona.
" Kita mau pergi kemana ca?" tanya viona penasaran.
" Ya, tidak pergi kemana-mana vio" jawab citra sambil duduk di tepi tempat tidur.
" Terus kenapa tadi kamu menarik tangan ku ca?" tanya viona bingung.
" Aku itu hanya tidak mau kamu dan mas vito bertengkar, kalau sampai kalian berdua bertengkar aku juga yang pusing!!" jawab citra sambil berjalan menuju lemari pakaian.
" Iya juga sih! Tadi kalau kamu tidak memisahkan aku dan vito, pasti kita akan bertengkar!" ujar viona sambil menganggukkan kepala.
" Kamu mau apa ca?" tanya viona penasaran.
" Aku mau menyiapkan pakaian untuk mas vito" jawab citra sambil mengambil pakaian untuk vito.
" Kenapa kamu yang menyiapkan pakaian untuk vito ca?" tanya viona penasaran.
" Ya karena dia itu adalah suami ku vio" jawab citra.
" Kalau kamu menikah kelak, kamu juga akan melakukan hal seperti ini juga!" ujar citra.
" Aku tidak mau ca! Aku tidak mau di suruh-suruh oleh suami ku ca!" kata viona langsung menolak ucapan citra.
" Aku tidak di suruh oleh suami ku kok vio, ini murni kemauan ku sendiri tidak ada yang menyuruh aku!" kata citra.
" Jadi, vito tidak menyuruh kamu ca?!" kata viona terkejut.
" Tidak!" jawab viona singkat.
__ADS_1
" Aku kira, kamu melakukan hal seperti itu karena di suruh oleh vito ca!?" ujar viona
Citra hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum.