
Disisi lain.
Vito yang sedang ada meeting dengan klein nya di London tidak sengaja bertemu dengan viona, dan viona mengajak vito untuk menemani nya jalan-jalan.
Karena sudah lama mereka tidak jalan berdua seperti dulu.
Dan saat vito dan viona baru keluar dari supermarket, vito seperti melihat seseorang yang dia kenal.
Vito pun langsung menghentikan langkahnya.
" Citra!" batin vito saat melihat mobil yang baru saja melintas.
" Tapi kenapa dia ada disini? Bukan nya kampus nya dia bukan di daerah sini ya?!" batin vito.
" Oh iya! Dia kan hari ini wisuda! Kenapa aku bisa lupa ya!" ucap vito sambil menepuk.
" Mungkin tadi itu benar citra, dia sedang jalan-jalan bersama keluarga nya!" ucap vito bicara sendiri.
" Kalau dia sudah wisuda, itu berarti tidak lama lagi aku akan melamar dia untuk menjadi istri ku" lanjut vito.
Vito sudah seperti orang aneh, dia berbicara sendiri di jalan. Untung saja orang yang berlalu-lalang tidak mengerti bahasa yang di katakan oleh vito.
Viona yang sedang asik mengobrol dengan teman nya melalui sambungan telepon pun tidak menyadari jika vito tidak ada di samping nya.
Dan saat viona selesai berbincang dengan seseorang melalui sambungan telepon, viona mengajak ngobrol vito tanpa melihat apakah lawan bicara nya ada di samping nya atau tidak, dia terus berbicara, dan ketika orang yang dia ajak bicara diam saja dan tidak merespon ucapan nya dia baru menoleh ke samping dan betapa terkejut nya viona saat menoleh tidak ada siapapun di samping nya.
" Vito kemana?!" kata citra sambil mencari vito.
" Itu anak ngapain malah diam disana?!" ujar viona saat melihat vito masih berada jauh di belakang.
" Dan dia kenapa seperti sedang berbicara ya, apa dia sedang berbicara dengan seseorang melalui sambungan telepon?!" batin viona.
Karena penasaran viona pun langsung menghampiri vito yang masih berada jauh di belakang.
" Woi!! " viona mengejutkan vito.
" Viona! Membuat orang terkejut saja!" marah vito.
HAHAHAHAHAAA......
Bukan nya takut karena vito marah, viona tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah vito yang sedang terkejut.
Vito yang melihat sepupu nya tertawa terbahak-bahak pun langsung memasang wajah datar.
" Memang ada yang lucu?" tanya vito dingin.
Bukan nya berhenti tertawa, kini viona malah tertawa lebih keras. Hal itu membuat orang yang lewat di jalan tersebut berhenti dan menoleh ke arah mereka berdua.
Vito yang merasa malu dengan sepupu nya karena dia tidak berhenti tertawa pun langsung meninggalkan viona.
Viona berhenti tertawa saat ada seseorang yang menepuk bahu nya.
" Are you okay mis?" tanya seseorang.
Viona hanya menganggukkan kepalanya dan berkata " I'm okay!"
Viona melihat sekeliling, dan dia terkejut saat melihat semua orang sedang melihat kearah nya.
__ADS_1
" Mereka kenapa melihat kearah ku semua?!" batin viona.
Dan dia baru menyadari jika dia di tinggal pergi oleh vito.
" Vito pergi kemana?" pikir viona sambil melihat sekeliling.
" Sorry sir, did you see a man who was near me now where did he go?" tanya viona kepada seseorang yang tadi menepuk bahu nya.
" I'm sorry miss, but i don't see anyone near you" jawab seseorang tersebut.
" Kemana pergi nya vito ya?!" batin viona.
" Ok! Thank you sir" ucap viona.
Seseorang tersebut hanya menganggukkan kepalanya dan langsung pergi.
" Awas saja kamu vito! Berani-beraninya kamu meninggalkan aku sendiri!!" gumam viona kesal karena vito meninggalkan dirinya di jalan.
Viona langsung mengambil handphone nya dan langsung menghubungi seseorang.
Tapi sayang nya sudah beberapa kali dia mencoba menghubungi orang tersebut tetap saja tidak ada jawaban sama sekali.
" Kenapa dia tidak menerima telepon dari ku ya!?" batin viona.
" Apa jangan-jangan dia ada meeting mendadak maka nya dia pergi meninggalkan ku!?" pikir viona.
Disaat viona sedang berpikir kemana pergi nya vito, tiba-tiba...
Ting!
Handphone viona berbunyi menandakan ada pesan masuk, dia pun langsung membuka handphone nya dan melihat siapa yang mengirim pesan.
Dia pun langsung membuka pesan tersebut.
Viona terlihat sangat kesal setengah membaca pesan yang dikirim oleh vito.
" Vito!!" geram viona.
2 bulan kemudian
Setelah wisuda citra masih bekerja di kafe yang sebelumnya hingga sekarang dia memutuskan untuk resign dari pekerjaan nya dan memutuskan untuk pulang dan bekerja di Indonesia tanpa sepengetahuan keluarga dan yang lainnya.
Pagi ini citra sudah selesai mengemas barang-barang yang akan dia bawa pulang, setelah selesai semua kini dia langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum berangkat ke bandara.
Setelah selesai citra langsung berjalan menuju meja rias untuk merias wajah nya agar terlihat lebih segar, saat citra sedang merias wajah, tiba-tiba terdengar suara handphone nya berdering.
Citra langsung mengambil handphone nya di atas tempat tidur untuk melihat siapa yang sedang menghubungi dirinya.
" Farel!?" ucap citra saat melihat nama di layar handphone nya.
" Tumben sekali dia menghubungi ku, kira-kira ada apa ya?" tanya citra bicara sendiri.
Karena penasaran citra langsung menerima panggilan telepon dari farel.
...* Mode telepon *...
" ***...." belum selesai citra mengucapkan salam, farel langsung berkata...
__ADS_1
" Gawat ca!!!"
" Ca! Eca!!"
Bukan nya menjawab panggilan dari farel, citra hanya diam saja, setelah farel diam citra baru berbicara.
" Assalamualaikum rel" ucap citra
" Hehe, iya ca lupa, walaikumsalam ca" jawab farel.
" Gawat kenapa rel?" tanya citra.
" Kamu ada dimana ca?" tanya farel.
" Di London rel" jawab citra.
" Kamu kapan pulang ca?" tanya farel
Bukan nya menjawab pertanyaan dari farel, citra malah mengajukan pertanyaan.
" Memang ada apa rel, kok kamu tanya kapan aku pulang rel?" tanya citra.
" Besok kan ulangtahun ku masa kamu tidak pulang ca" jawab farel.
" Kamu itu rel, membuat orang takut saja! Aku kira gawat kenapa!" kesal citra.
" Sorry ca, aku kan hanya ingin saat aku berulangtahun kamu hadir ca!" ucap farel penuh penyesalan.
" Terus kamu kapan pulang nya ca?" tanya farel.
" Aku tidak pulang!" jawab singkat.
" Apa ca?!!" teriak farel.
Mendengar teriakkan farel, citra langsung mengucapkan " Astaghfirullahalazim! Farel!!".
" Bisa tidak kalau kamu tidak berteriak!! Telinga ku sakit tahu!!" kesal citra.
" Maaf ca, aku tadi khilaf" ucap farel lirih.
" Lain kali jangan di ulangi. Paham!!" ucap citra sambil mengambil tas.
" Iya ca" kata farel.
" Kamu benaran tidak pulang ca?" tanya farel.
" Tidak!!" jawab citra singkat.
" Kenapa kamu tidak pulang ca?" tanya farel penasaran.
" Ya karena aku tidak libur!" jawab citra singkat.
" Sudah dulu rel, aku mau berangkat" ucap citra langsung mengakhiri sambungan telepon secara sepihak.
Setelah mengakhiri sambungan telepon, citra tersenyum puas karena sudah berhasil membohongi farel dengan mengatakan kalau dia tidak akan pulang.
Setelah memastikan kalau tidak ada yang tertinggal, citra langsung berangkat menuju bandara untuk pulang ke Indonesia.
__ADS_1
Tidak membutuhkan waktu yang lama kini citra sudah sampai di bandara, ternyata pesawat yang tujuan Indonesia masih 15 menit lagi baru berangkat jadi, mau tidak mau citra harus menunggu sebentar.
Tidak lama kemudian pesawat tujuan Indonesia akan segera take off, jadi citra langsung menuju pesawat untuk pulang ke Indonesia.