Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 200


__ADS_3

" Kamu sudah mengingat papa dan mama sayang?!" pak ardi dan bu veronica terkejut saat mengetahui putri nya sudah mengingat mereka.


" Iya tentu saja aku ingat ma, kan aku hanya berpura-pura amnesia saja di depan manusia kutub!" ucap citra.


" APAA!!!" semua orang terkejut mendengar pengakuan dari citra.


" Jadi, kemarin kamu hanya berpura-pura sayang?!" ujar mama tidak percaya dengan apa yang beliau dengar.


Citra hanya menganggukkan kepalanya sambil berkata " Iya ma"


" Pa, ma citra minta maaf ya karena kemarin sudah membuat papa dan mama khawatir dan kemarin citra juga sudah berbohong kepada papa dan mama" ucap citra dengan ekspresi wajah menyesal.


Bukan nya menjawab permintaan maaf sang putri, kedua orang tua langsung memeluk citra dengan hangat.


Citra yang mendapat pelukan dari papa dan mama nya pun terkejut.


" Kamu lupakan saja masalah kemarin sayang, yang terpenting kamu baik-baik saja kan ra?!" ujar papa.


" Iya pa, aku baik-baik saja" jawab citra sambil tersenyum bahagia.


Citra mendengar mama nya menangis saat memeluk dirinya pun langsung berkata " Mama jangan menangis, aku hanya luka ringan saja kok ma".


Mendengar perkataan sang putri, bu veronica langsung mengusap air mata nya, dan berkata " Mama tidak menangis kok sayang, ini ada sesuatu yang masuk ke mata mama jadi, mama seperti sedang menangis".


" Mama yakin tidak menangis?!" ucap citra yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh sang mama.


Pak ardi dan bu veronica langsung melepaskan pelukannya dan bu veronica langsung berkata " Tuh! Kan ra, mama tidak menangis".


Citra tersenyum saat melihat sang mama masih kekeuh tidak mau mengakui jika beliau tadi menangis.


" Iya ma, citra percaya " kata citra sambil menganggukkan kepalanya.


Citra yang melihat farel diam saja pun merasa heran dengan farel yang tidak seperti biasa nya.


Karena penasaran, citra pun langsung bertanya kepada farel " Kamu kenapa rel? Kok diam saja?".


" Aku baik-baik saja ca" jawab farel.


" Kamu berbohong!!" ucap citra tegas.


" Memang aku berbohong apa ca?!" kata farel bingung.


" Aku harus tidak percaya saja saat kamu berkata kalau kamu sebenarnya tidak amnesia ca" ucap farel.


" Memang kenapa kalau aku amnesia benaran rel? Kamu pasti takut ya kalau aku akan melupakan kamu?!" kata citra sambil menaik-turunkan alis nya.


" Tidak! Aku tidak takut, buktinya kemarin kamu masih ingat dengan aku" ucap farel bohong.


" Ya itu kan, karena kamu yang tiba-tiba memeluk aku, hampir saja sandiwara ku ketahuan oleh manusia kutub!" kesal citra.

__ADS_1


" Kamu juga berbohong kan dengan aku!?" kata farel dengan ekspresi wajah marah.


" Memang aku berbohong apa dengan kamu?" tanya citra bingung.


" Kemarin kamu berkata dengan aku kalau kamu tidak bisa pulang karena tidak dapat cuti dari bos kamu, tapi ternyata kamu sudah pulang ke rumah" jawab farel.


" Kenapa nomor handphone ku di blokir, kamu sudah mau berkomunikasi dengan aku lagi?!" kata farel.


" Ya kan, rencana nya mau membuat surprise tapi, malah aku kecelakaan" ucap citra.


" Maka nya lain kali jangan seperti itu lagi! Membuat orang khawatir saja!!" kata farel.


Citra yang melihat wajah farel marah membuat citra merasa bersalah dan tidak berani menatap wajah farel.


" Aku minta maaf rel, aku tidak bermaksud membuat semua nya khawatir" ucap citra sambil menundukkan kepala.


Farel terkejut melihat citra ketakutan karena dia, dia pun langsung berkata " Ca aku minta maaf, aku tidak bermaksud membuat kamu takut seperti ini, aku hanya takut saat kamu memblokir nomor handphone ku ca".


" Sekali lagi aku minta maaf ya ca" ucap farel penuh penyesalan karena sudah membuat citra merasa takut.


" Kamu sih rel, tidak bisa mengontrol emosi! Eca jadi ketakutan kan!!" ucap farel dalam hati.


" Aduh! Bagaimana ini kalau misalkan eca tidak mau memaafkan ku!" ucap farel dalam hati cemas.


Citra terkejut saat mendengar farel meminta maaf kepada dirinya.


Citra memberanikan dirinya untuk melihat kearah farel, saat farel melihat citra mau melihat kearah dirinya, dia tersenyum bahagia.


" Sebagai permintaan maaf aku, kamu boleh memukul atau mencubit aku, asalkan kamu memaafkan aku ca" ucap farel.


Citra terkejut mendengar ucapan farel.


" Maksud kamu apa rel?" tanya citra dengan ekspresi wajah bingung.


" Kamu boleh memukul aku atau pun mencubit aku asalkan kamu mau memaafkan aku ca" jawab farel.


" Kan aku yang salah karena sudah berbohong kepada kamu dan juga sudah memblokir nomor handphone kamu, tapi kenapa malah sekarang kamu yang meminta maaf kepada ku rel!" ujar citra heran.


" Dan tadi kamu bilang kalau aku boleh memukul atau mencubit kamu asalkan aku mau memaafkan kamu, kamu kan tidak salah rel! Kenapa kamu bicara seperti itu!!" lanjut citra.


" Daripada kamu aku pukul lebih baik sini aku peluk saja rel" kata citra sambil mengulurkan tangannya.


Melihat citra mengulurkan tangannya farel langsung berjalan mendekat kearah citra dan langsung memeluk citra.


" Kamu janji ya ca, jangan melakukan hal seperti itu lagi!" ucap farel sambil memeluk citra.


" Iya rel" ucap citra.


" Lain kali kalau mau pergi harus hati-hati ya ca, jangan membuat aku khawatir" ucap farel.

__ADS_1


" Jangan membuat aku takut lagi ya ca" lanjut farel sambil melepaskan pelukannya.


" Iya rel" ucap citra.


" Janji ya ca jangan seperti ini lagi" ucap farel.


" Iya rel, aku janji" ucap citra sambil tersenyum dan mengangguk.


Mereka melakukan janji kelingking.


" Ca, kamu tahu tidak kemarin saat mendengar kamu kecelakaan aku merasa seperti setengah jiwa ku hilang" ucap farel dalam hati.


" Terus kenapa kemarin dokter mengatakan kalau kamu amnesia ca!?" ucap farel bingung.


" Kamu jangan menyalahkan dokter diki ya rel, itu semua aku yang meminta agar dokter diki bicara seperti itu rel" ujar citra.


" Untuk apa kamu melakukan itu ca?" tanya farel penasaran.


" Aku melakukan itu karena aku ingin menjauh dari manusia kutub rel" jawab citra.


" Menjauh dari manusia kutub? Maksud kamu apa ca?!"tanya farel bingung.


" Kenapa kamu mau menjauh dari vito sayang?" tanya mama.


" Tidak kenapa-kenapa ma, aku hanya tidak ingin menyakiti hati seseorang ma" jawab citra.


" Pa, ma citra minta tolong jangan sampai manusia kutub itu tahu ya ma, kalau aku hanya berpura-pura amnesia" ucap citra.


" Iya sayang" kata mama.


" Tunggu dulu! Jadi, yang kamu maksud manusia kutub itu siapa ca?" tanya farel penasaran.


" Manusia kutub yang aku maksud yaitu vito rel" jawab citra.


" Vito!!" farel terkejut mendengar jawaban citra.


Citra hanya menganggukkan kepalanya.


" Kenapa kamu memanggil vito dengan sebutan manusia kutub ca?" tanya farel penasaran.


" Ya, kamu lihat saja sikap nya sangat dingin, seperti kutub rel maka nya aku panggil dia manusia kutub" jawab citra menjelaskan.


" Sudahlah jangan bahas dia lagi, aku malas!" ucap citra.


" Oke ca! Aku tidak akan membahas dia lagi" kata farel.


" Oh iya dok, kenalkan ini farel sahabat aku sejak kecil" ucap citra memperkenalkan farel kepada dokter diki.


Mereka berdua saling memperkenalkan diri dan bersalaman.

__ADS_1


__ADS_2