Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 49


__ADS_3

" Oh iya dok, memang tipe wanita yang dokter raka suka itu yang seperti apa dok?" tanya citra


Baru saja dokter raka akan menjawab, citra langsung berkata " Jangan di jawab dulu dok, biar aku tebak "


" Oke!" kata dokter raka


" Pasti tipe wanita yang dokter raka suka itu, wanita cantik, pintar, anggun, iya kan dok" tebak citra


Dokter raka hanya menggelengkan kepalanya pertanda bahwa tebakan citra salah.


" Kalau bukan, berarti tipe nya cantik, pintar, feminim, rambutnya panjang, atau jangan-jangan tipe nya dokter raka itu model ya dok!" ucap citra


" Salah semua!" ucap dokter raka tangan nya membentuk tanda silang


" Jadi, tipe wanita yang dokter raka suka yang seperti apa dok?" tanya citra penasaran


" Tipe wanita yang kamu sebutkan tadi, tidak semua nya salah sih, aku suka wanita yang cantik, pintar, tomboi, dan bisa beladiri" jawab raka


" Oh. jadi, tipe wanita dokter raka itu yang cantik, tomboi, terus bisa beladiri dok!" ucap citra mengulangi ciri-ciri wanita yang di sebutkan oleh dokter raka


" Iya, aku suka banget dengan wanita yang seperti itu, di tambah lagi dia sangat sayang banget sama oma nya" kata dokter raka


" Kenapa dokter raka suka wanita yang sayang dengan oma nya, tomboi dan suka beladiri dok?" tanya citra penasaran


" Menurut ku, untuk saat ini mencari wanita yang seperti itu sangat susah, apalagi mencari wanita yang apa ada nya itu susah banget" ujar dokter raka


" Tunggu dulu, kenapa ciri-ciri wanita yang di ucapkan dokter raka mirip seperti aku ya!" batin citra


" Tidak mungkin kan dokter raka suka sama aku" pikir citra


" Daripada penasaran, mending aku langsung tanya saja ke orang" pikir citra


" Dok, maaf ya memang masih ada ya, tipe wanita yang tadi dokter sebutkan?" tanya citra


" Ada, aku baru bertemu dengan wanita itu beberapa hari yang lalu, dan dia sudah langsung membuat aku selalu memikirkan dirinya" jawab dokter raka


" Apa jangan-jangan, wanita itu seorang dokter juga ya?!" ujar citra


" Dia bukan seorang dokter, dan aku bertemu dengan dia di saat aku bekerja sebagai dokter pengganti di sebuah panti jompo" jawab dokter raka


" Oh. jadi, dokter raka suka dengan salah satu cucu oma dan kakek yang ada di panti jompo tempat dokter raka bekerja!" ucap citra sambil menganggukkan kepalanya


" Iya, tapi sayang nya wanita itu sekarang jarang pergi ke panti" ucap dokter raka


" Yang sabar ya dok, mungkin wanita itu sedang sibuk dok jadi, jarang menemui oma nya di panti" ucap citra


" Dok, tapi aku masih tidak percaya, kalau dokter bilang dokter tidak punya pacar" kata citra


" Secara dokter kan, seorang dokter muda, terus ganteng masa sih dokter tidak punya pacar, seperti nya tidak mungkin" ucap citra masih tidak percaya dengan perkataan dokter raka yang bilang kalau dia tidak punya pacar

__ADS_1


" Apa karena dokter raka sedang menunggu seseorang?" tanya citra


" Iya, aku memang sedang menunggu seseorang" jawab dokter raka


Obrolan mereka terhenti karena handphone citra berdering, citra pun langsung mengangkat panggilan telepon tersebut.


Disaat citra sedang menelepon vito mengajak raka keluar ruangan.


" Kok tumben kamu akrab banget sama pasien, biasa tidak?" tanya vito saat mereka sudah di luar


" Aku biasa nya juga akrab dengan pasien" jawab dokter raka


" Memang ada yang aneh ya?" tanya dokter raka


" Oh, aku tahu kamu cemburu ya vit, karena aku dari tadi asik ngobrol dengan istri kamu!" ucap dokter raka


" Mana mungkin aku cemburu, aku saja tidak cinta dengan dia" sarkas vito


" Oh. jadi, kamu tidak cinta dengan istri kamu?" tanya dokter raka


" Tidak, cinta ku hanya untuk angel" jawab vito


" Oke! Aku hanya ingin bilang sama kamu, kalau kamu tidak cinta dengan istri kamu, lepaskan dia dan biarkan dia menemukan orang yang benar-benar mencintai diri nya" kata dokter raka berpesan kepada vito


Setelah berpesan kepada vito, raka pergi meninggalkan vito sendirian.


Setelah raka pergi, vito kembali masuk ke ruangan citra, dia berjalan ke arah citra.


" Aku tidak mau, ajak saja angel" ucap citra


" Tidak bisa!"sarkas vito


" Kenapa tidak bisa, bukan nya biasa nya juga pergi dengan angel?!" ujar citra


" Kamu tidak perlu tanya lagi, yang penting besok kamu ikut saya datang ke pesta!" ucap vito tegas


" Tidak bisa, aku masih sakit!" ucap citra


" Tuh, tanya dokter memang aku sudah boleh pulang!" kata citra sambil menunjuk ke arah dokter raka yang baru saja masuk sambil membawa obat


" Ada apa ini, kenapa aku tadi dengar nama ku di sebut?" tanya dokter raka saat sampai di samping citra


" Ini dok, memang aku sudah boleh pulang dok?" tanya citra


" Iya belum, kan kamu belum sembuh" jawab dokter raka


" Sampai kapan dia boleh pulang?" tanya vito


" 2 atau 3 hari lagi, pasien baru boleh pulang" jawab dokter raka

__ADS_1


" Kenapa lama?" tanya vito


" Itu tidak lama vit" jawab dokter raka


" Memang ada apa?" tanya dokter raka


" Aku besok mau mengajak wanita ini ke pesta klein ku" jawab vito


" Kamu datang ke acara itu sendiri saja dulu, istri kamu kan masih sakit vit!" ucap dokter raka


" Tidak bisa, apa kata orang nanti seorang elvito datang ke pesta tanpa membawa seorang pendamping wanita


" Sudah dok, percuma ngmong sama orang yang tidak pernah mau mengalah" ujar citra


" Benar juga kata kamu" jawab dokter raka


" Sekarang bagaimana kondisi kamu?" tanya dokter raka


" Sudah enakan dok" jawab citra


" Oh iya, ini tolong kasih ke citra ya!" ucap dokter raka sambil memberikan obat


" Buat citra, memang obat apa dok?" tanya citra


" Itu obat memar, mungkin itu akan berguna untuk dia, saat dia sedang latihan maupun saat dia bertanding" jawab dokter raka


" Terimakasih ya dok" ucap citra


" Iya sama-sama" jawab dokter raka


" Oh iya, tadi oma kamu menelepon" kata dokter raka


" Oma dok?" tanya citra terkejut


" Iya oma kamu, beliau bilang kalau aku melihat citra, beliau menyuruh aku untuk menyampaikan pesan kalau beliau kangen dengan dia" jawab dokter raka


" Yang kangen sama citra oma, atau dokter raka nih?" tanya citra


" Ya oma kamu kamu" jawab dokter raka


" Oh. jadi, oma yang kangen" ucap citra


" Yasudah, nanti kalau aku ketemu citra aku sampaikan" sambung citra


" Memang citra sekarang ada dimana?" tanya dokter raka


" Sekarang dia mungkin sedang fokus dengan kuliahnya" jawab citra


" Jadi, dia masih kuliah?" tanya dokter raka

__ADS_1


" Iya, dia masih kuliah" jawab citra


__ADS_2