Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 209


__ADS_3

Setelah selesai makan bakso, mereka berdua berniat ingin melanjutkan perjalanan mereka ke berbagai tempat yang pernah mereka kunjungi saat mereka masih kuliah.


Tapi baru saja mengunjungi dua tempat citra sudah merasa kantuk.


" Mel, kita pulang yuk!" ajak citra sambil menguap.


" Ini kan baru dua tempat ra, masa kita pulang sih!" ucap amel dengan ekspresi seperti anak kecil yang tidak mau pulang jalan-jalan.


" Kita lanjutkan besok saja ya mel" bujuk citra.


Amel diam saja tidak menjawab, mungkin dia masih kesal.


Citra yang melihat sahabatnya merajuk pun berusaha untuk membujuknya " Besok kan aku libur mel, jadi kita bisa jalan-jalan lagi. Bagaimana mau tidak?!"


" Kamu serius? Kamu tidak sedang berbohong kan?!" tanya amel dengan tatapan mata menyelidik.


" Iya aku serius, besok aku libur" jawab citra sambil menganggukkan kepala.


Mendengar jawaban citra membuat amel kegirangan dan melompat-lompat.


( Posisi nya mereka sedang berjalan kaki menuju mobil).


Citra yang melihat tingkah absurd amel hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum.


" Sudah! Ayo pulang, sudah malam" ajak citra.


Tapi hal itu tidak membuat amel menghiraukan ajakan citra, dia masih tetap melompat-lompat tidak jelas sehingga menarik perhatian orang-orang di sekitar mereka.


Citra yang menyadari jika orang-orang di sekitar nya sedang melihat kearah mereka dengan tatapan aneh.


" Kenapa semua orang melihat kearah kita semua!" pikir citra.


" Ini pasti gara-gara amel yang melompat-lompat tidak jelas!!" batin citra.


Karena malu terus di lihat oleh semua orang, citra pun langsung mendekati amel dan menarik tangan amel.


Amel yang merasa tangannya di tarik pun berhenti melompat dan bertanya " Ada apa?"


" Itu orang-orang melihat kearah kita semua" jawab citra.


Mendengar hal itu amel langsung melihat sekeliling, dan dia terkejut saat melihat semua orang sedang melihat kearah mereka.


" Mereka semua kenapa melihat kearah kita ra?" tanya amel pelan.


" Itu karena kamu tadi melompat-lompat tidak jelas!" bisik citra.


Amel terkejut mendengar ucapan citra.


Karena merasa malu, amel pun langsung berlari kearah mobil meninggalkan citra.


" Kamu mau pergi kemana?" tanya citra.


" Mel! Kok aku di tinggal!" teriak citra.


Amel tidak menghiraukan teriakkan citra, dia terus berlari.


Citra kebingungan saat amel berlari meninggalkan dirinya meskipun dia sudah berteriak.


" Maaf pak, bu atas kelakuan teman saya tadi" ucap citra kepada semua orang yang sedang melihat kearah mereka.


Setelah mendengar permintaan maaf dari citra, semua orang membubarkan diri.


" Huh! Akhirnya mereka pergi semua!" ucap citra lega.


" Amel ini membuat huru-hara saja!" kata citra sambil melihat sekeliling.


" Kira-kira itu anak pergi kemana ya?" ucap citra.

__ADS_1


" Apa mungkin dia pergi ke mobil ya!" pikir citra.


Tanpa pikir panjang, citra langsung pergi ke mobil untuk mengecek apakah amel ada disana atau tidak.


Sesampainya di mobil citra langsung melihat ke dalam mobil untuk mengecek apakah amel ada didalam atau tidak.


Setelah memastikan amel ada di dalam mobil citra langsung mengetuk kaca pintu mobil.


Tok! Tok! Tok!


Amel yang mendengar kaca pintu mobil di ketuk pun pun langsung mengintip siapa yang ada di luar.


" Citra!" ucap amel saat melihat citra yang mengetuk kaca pintu mobilnya.


Amel pun langsung membuka pintu mobil nya agar citra bisa masuk.


Citra yang melihat pintu mobil terbuka pun langsung masuk kedalam.


" Kamu itu ya! Sudah membuat ulah tapi tidak bertanggung jawab!" kata citra begitu masuk mobil.


" Sorry ra! Aku tidak bermaksud seperti itu" ucap amel.


" Lain kali harus melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu baru lompat-lompat seperti tadi!" ujar citra.


" Iya-iya ra, maaf" jawab amel lirih.


" Yasudah! Yuk pulang!" ajak citra.


" Iya!" ucap amel sambil menganggukkan kepala.


30 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di depan rumah citra.


" Mau mampir tidak mel?" tanya citra sambil membuka seatbelt.


" Tidak ra, aku mau langsung pulang saja" jawab amel.


Amel menganggukkan kepala sambil menjawab " Iya, aku tidak mampir. Lain kali saja aku mampir nya".


" Terimakasih ya mel, dadah!" ucap citra.


Amel melambaikan tangannya, setelah itu dia langsung melajukan mobilnya meninggalkan rumah citra.


Setelah amel pergi citra masuk kedalam rumah.


" Assalamualaikum" ucap citra sambil mendorong pintu.


" Walaikumsalam" jawab mama.


" Kok mama belum tidur?" tanya citra terkejut melihat sang mama belum tidur.


" Belum, soalnya sejak tadi ada dokter diki di rumah" jawab mama.


" Dokter diki?? Tumben dokter diki main ke rumah ma?!" kata citra.


" Ada apa memang?" tanya citra penasaran.


" Dia bilang katanya mau main saja, soalnya sudah lama dia tidak ke rumah" jawab mama.


" Oh!" kata citra.


" Yasudah, aku masuk kamar dahulu ya ma, sudah mengantuk" kata citra.


" Iya sayang, selamat istirahat" ucap mama.


" Mama juga harus segera istirahat, jangan begadang!" ucap citra sambil berjalan menuju kamar nya.


" Iya" jawab mama.

__ADS_1


Sesampainya di depan pintu, dia langsung masuk dan mengunci pintu kamar.


Citra berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan mengganti pakaian untuk dia tidur. Setelah selesai dari kamar mandi dia langsung berjalan menuju tempat tidur nya dan langsung merebahkan tubuhnya.


" Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan!" ucap citra.


Tidak membutuhkan waktu lama kini citra sudah pergi ke alam mimpi.


Mentari pagi menyapa, citra pun sudah bangun dari mimpi indah nya, tidak seperti hari biasa nya sudah hampir jam 07:00 wib citra masih betah berlama-lama di atas tempat tidur.


Drrrtttt...... Drrrtttt.... Drrrrtttt


Handphone citra sejak tadi terus bergetar, tapi citra sama sekali tidak menghiraukan nya.


" Kamu pergi kemana sih rel! Kenapa tidak pernah datang ke rumah!"ucap citra


" Jangankan datang ke rumah, kirim pesan saja tidak!" ucap citra sedih.


" Apa mungkin waktu itu aku memarahinya keterlaluan ya, sampai-sampai membuat dia marah dan enggan untuk bertemu dengan ku!" pikir citra.


Drrrttt..... Drrrrtttt.. Drrrttt...


Lagi-lagi handphone citra bergetar, menandakan ada yang menghubungi dirinya. Bukan nya mengambil handphone nya citra malah pergi ke kamar mandi untuk mandi karena dia ada janji dengan amel untuk pergi jalan-jalan lagi.


Setelah selesai dia keluar kamar dan langsung pergi ke ruang makan untuk bergabung dengan papa dan mama nya.


" Selamat pagi pa, ma" sapa citra sambil duduk.


" Selamat pagi sayang" jawab papa dan mama nya.


" Kok tumben kamu sudah rapi? Hari ini kan kamu libur sayang?" tanya mama saat melihat putri nya sudah rapi.


" Iya ma, soalnya citra mau pergi dengan amel lagi ma mumpung citra libur" jawab citra.


" Mau pergi kemana?" tanya mama.


" Ke beberapa tempat yang dulu sering aku dan amel kunjungi ma" jawab citra.


" Ingat pulang jangan malam-malam!" kata papa.


" Siap komandan!" jawab citra sambil sikap hormat.


" Yasudah, kita sarapan terlebih dahulu sebelum memulai aktivitas kita" kata mama.


" Iya ma" jawab papa dan citra bersama.


Mereka langsung mulai makan.


" Ra, farel bagaimana kabar nya?" tanya mama.


" Citra tidak tahu ma" jawab citra sambil menggelengkan kepalanya.


" Memang kamu tidak saling komunikasi ra?" tanya mama.


Citra hanya menggelengkan kepala pelan.


" Kalian sedang bertengkar?" tanya papa.


Lagi-lagi citra menggelengkan kepala.


" Tidak seperti biasa nya kalian seperti ini ra?" tanya mama.


" Mungkin dia sedang sibuk ma" jawab citra.


" Citra berangkat pa, ma" ucap citra sambil berdiri.


" Makanan kamu belum habis loh ra!" ucap mama.

__ADS_1


" Citra sudah kenyang ma" jawab citra.


__ADS_2